INBERITA.COM, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berhasil menyelesaikan pembangunan fasilitas Pabrik Persiapan Bijih (Ore Preparation Plant/OPP) di Tambang Emas Pani, yang terletak di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Oktober 2025.
Penyelesaian proyek ini menandai langkah penting dalam perjalanan perusahaan menuju fase produksi emas komersial.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Abidin, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, menyatakan bahwa selesainya pembangunan fasilitas OPP merupakan tonggak signifikan bagi EMAS dalam mempercepat proses produksi.
“Commissioning (pengujian) fasilitas OPP menandai langkah selanjutnya bagi EMAS. Tahap commissioning ini akan dilanjutkan dengan stacking pertama pada bulan November dan diikuti oleh first gold pour pada awal 2026,” ujar Boyke dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (22/10/2025).
Fasilitas OPP di Tambang Emas Pani berfungsi untuk mempersiapkan bijih emas sebelum dilakukan proses pelindian (leaching), yang bertujuan untuk mengekstraksi logam emas secara efisien.
Proses pelindian sendiri adalah metode pemisahan zat berharga dari material padat dengan cara melarutkannya menggunakan cairan khusus.
Boyke menjelaskan bahwa OPP akan memproses bijih mentah menjadi ukuran yang lebih kecil sebelum bijih tersebut ditumpuk di atas bantalan pelindian untuk memaksimalkan efisiensi proses ekstraksi emas.
Keberadaan fasilitas ini diyakini dapat mempercepat pencapaian produksi komersial di Tambang Emas Pani, yang merupakan salah satu proyek strategis bagi Merdeka Gold Resources.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat tidak hanya bagi perekonomian daerah Pohuwato, Provinsi Gorontalo, tetapi juga bagi perekonomian nasional,” ujar Boyke, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah dan negara.
Seiring dengan kemajuan proyek, cadangan bijih emas di Tambang Emas Pani juga mengalami peningkatan signifikan.
Berdasarkan studi teknis terbaru, cadangan bijih emas yang teridentifikasi kini mencapai 4,8 juta ounces, sementara estimasi sumber daya mineral diperkirakan lebih dari 7 juta ounces.
Angka ini menjadikan Tambang Emas Pani sebagai salah satu deposit emas primer terbesar di Indonesia, dengan potensi yang sangat menjanjikan di masa depan.
Tambang Emas Pani dirancang sebagai tambang terbuka berbiaya rendah, yang memiliki kapasitas pengolahan bijih hingga 19 juta ton per tahun.
Desain tambang yang efisien ini memungkinkan perusahaan untuk memaksimalkan produksi dengan biaya operasional yang terkontrol.
Selain itu, umur tambang yang diperkirakan multidekade memberikan jaminan keberlanjutan dalam hal produksi dan kontribusi ekonomi jangka panjang.
Boyke mengungkapkan bahwa penyelesaian fasilitas OPP ini menjadi sinyal positif bagi investor dan pihak terkait lainnya.
“Penyelesaian fasilitas OPP ini menjadi indikasi kuat bagi keberlanjutan investasi serta ekspansi usaha grup Merdeka Copper Gold di sektor pertambangan emas nasional,” tambahnya.
Hal ini juga menunjukkan bahwa Merdeka Gold Resources Tbk terus berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertambangan emas Indonesia, dengan menjaga standar operasional yang efisien dan ramah lingkungan.
Meskipun proyek ini telah mencapai beberapa tonggak penting, Merdeka Gold Resources Tbk masih harus menghadapi tantangan besar dalam mengelola risiko operasional dan finansial yang terkait dengan proyek pertambangan emas berskala besar.
Namun, dengan cadangan sumber daya yang melimpah dan infrastruktur yang terus berkembang, prospek jangka panjang untuk Tambang Emas Pani sangat cerah.
Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya Merdeka Copper Gold untuk memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pemain utama di industri pertambangan Indonesia.
Dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dan kemajuan teknologi yang diterapkan di fasilitas OPP, perusahaan berharap dapat meraih efisiensi lebih tinggi dalam proses produksi dan ekstraksi emas.
Seiring dengan komitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan, Merdeka Gold Resources Tbk juga berfokus pada pengelolaan dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan operasionalnya.
Perusahaan berupaya memastikan bahwa operasionalnya memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat sekitar dan tidak merusak keseimbangan ekosistem di wilayah sekitar tambang.
Penyelesaian pembangunan fasilitas Pabrik Persiapan Bijih (OPP) di Tambang Emas Pani menandai langkah besar bagi PT Merdeka Gold Resources Tbk dalam mewujudkan produksi emas komersial di awal 2026.
Dengan cadangan bijih emas yang melimpah dan kapasitas pengolahan yang besar, Tambang Emas Pani diharapkan dapat menjadi salah satu tambang emas terbesar di Indonesia.
Keberlanjutan proyek ini akan sangat bergantung pada efisiensi operasional dan pengelolaan risiko yang baik, yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan nasional. (*xpr)







