INBERITA.COM, Raut kegembiraan terpancar jelas dari wajah Sasongko Dwi Cahya, seorang siswa kelas V SD 1 Wonosoco, setelah membuka ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolahnya.
Di dalam ompreng tersebut, ia menemukan uang tunai sebesar Rp 10.000, yang menjadi kejutan spesial.
Sasongko, yang tampak sangat senang, langsung menikmati menu MBG berupa nasi dengan lauk tahu, orak-arik telur, sayur, dan salad buah naga.
“Setiap hari saya makan MBG-nya, habis terus,” katanya dengan gembira.
Kejutan berupa uang tunai ini tentu menambah semangatnya, dan ia berencana menggunakannya untuk membeli jajan.
Namun, Sasongko bukan satu-satunya siswa yang mendapat kejutan tersebut. Beberapa siswa lainnya juga mendapatkan uang tunai di dalam ompreng mereka, dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000.
“Uang ini mau saya buat jajan,” ungkap salah satu teman Sasongko yang juga mendapat uang kejutan.
Program MBG yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonosoco di SD 1 Wonosoco ini memang memiliki kejutan unik.
Sejak program dimulai pada 31 Maret 2026, seluruh siswa di sekolah ini sudah mendapatkan kejutan berupa uang tunai di dalam ompreng mereka. Namun, tidak semua siswa mendapatkan uang setiap hari; hanya beberapa siswa yang beruntung.
Nirma Ari Astuti, Kepala SD 1 Wonosoco, menjelaskan bahwa program MBG berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Semua siswa menikmati menu yang disediakan, terutama siswa kelas V dan VI, yang sudah pasti menghabiskan seluruh makanan MBG yang mereka terima.
Selain itu, pada hari pertama penyediaan MBG, seluruh siswa mendapatkan uang tunai sebagai bentuk kejutan dengan nominal antara Rp 5.000 hingga Rp 100.000.
“Untuk anak-anak sangat senang ketika mendapatkan menu dari SPPG Wonosoco. Hari pertama dapat MBG ada kejutan THR, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 100.000. Sekarang, setiap hari ada surprise, meskipun tidak semua sekolah mendapatkannya,” kata Nirma.
Program bagi-bagi uang di dalam ompreng MBG ini sengaja dilakukan oleh SPPG Wonosoco dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar para siswa.
Arinda Kharismanisaa Islami, Kepala SPPG Wonosoco, mengatakan bahwa uang tunai yang diberikan kepada anak-anak penerima MBG ini tidak berasal dari dana operasional SPPG, melainkan dari Yayasan Barokah Sinergi Terpadu yang menaungi SPPG tersebut.
“Program ini akan berlangsung selama sebulan sejak SPPG Wonosoco pertama beroperasi. Setiap hari kami menyediakan uang tunai sekitar Rp 100.000 dalam berbagai pecahan yang ditempelkan di tutup ompreng MBG,” jelas Arinda.
Selain siswa sekolah, SPPG Wonosoco juga mendistribusikan MBG kepada anak usia dini, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di beberapa desa seperti Desa Wonosoco, Desa Berugenjang, dan Desa Kalirejo.
Setiap harinya, SPPG Wonosoco menyiapkan 838 porsi MBG yang tersebar di sekolah-sekolah dan rumah-rumah penerima manfaat.







