Sempat Unggul 2-0, Senegal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Diarra Ungkap Kekecewaan

Selebrasi belgia lawan senegalSelebrasi belgia lawan senegal
Senegal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3. Belgia membalikkan keadaan pada masa tambahan waktu untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.

INBERITA.COM, Harapan Senegal untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 sirna setelah mengalami kekalahan dramatis dari Belgia pada babak 32 besar. Sempat unggul dua gol, tim berjuluk Singa Teranga itu akhirnya takluk 2-3 dalam pertandingan yang ditentukan hingga masa tambahan waktu.

Kekalahan di Stadion Lumen Field, Seattle, Kamis (2/7/2026) WIB, menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pemain Senegal. Salah satunya diungkapkan gelandang Habib Diarra yang menilai timnya gagal menjaga performa hingga akhir pertandingan.

“Kami kecewa. Kami memiliki babak pertama yang bagus, tapi itu tidak cukup. Sebuah pertandingan berlangsung 90 menit, dan (hasil ini membuat) kami hancur,” ujar Diarra usai pertandingan.

Senegal tampil meyakinkan sejak awal laga. Mereka berhasil membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Habib Diarra yang memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah sundulan Ismaila Sarr, hasil umpan silang Sadio Mane, membentur tiang.

Gol tersebut membuat Senegal tampil semakin percaya diri. Hingga turun minum, Belgia kesulitan membongkar pertahanan lawannya dan skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Senegal kembali memperbesar keunggulan. Baru enam menit setelah pertandingan dilanjutkan, Ismaila Sarr mencetak gol kedua melalui penyelesaian voli yang membawa timnya unggul 2-0.

Dengan keunggulan dua gol, Senegal tampak berada di atas angin. Namun, situasi berubah drastis menjelang berakhirnya waktu normal.

Belgia mulai bangkit pada menit ke-86 lewat gol Romelu Lukaku yang memanfaatkan umpan tarik Thomas Meunier. Gol tersebut membangkitkan semangat Belgia untuk terus menekan pertahanan Senegal.

Tiga menit kemudian, kesalahan kiper Mory Diaw dalam mengantisipasi umpan silang Leandro Trossard dimanfaatkan Youri Tielemans untuk menyundul bola ke gawang yang kosong. Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.

Momentum tersebut membuat Belgia tampil lebih percaya diri. Sebaliknya, Senegal terlihat kehilangan ritme permainan setelah gagal mempertahankan keunggulan yang telah dibangun sejak babak pertama.

Belgia sebenarnya hampir mencetak gol kemenangan melalui Dodi Lukebakio pada menit ke-118. Meski bola hanya membentur mistar, proses serangan kemudian ditinjau wasit melalui VAR.

Setelah melakukan pemeriksaan, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Belgia karena menilai Lamine Camara melakukan pelanggaran terhadap Youri Tielemans di kotak terlarang.

Keputusan tersebut sempat memicu protes dari kubu Senegal. Namun, Tielemans yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya ke sudut kanan atas gawang pada menit ke-120+5 membawa Belgia berbalik unggul 3-2.

Meski pertandingan masih berlangsung beberapa menit setelah gol penalti tersebut, Senegal tidak mampu menciptakan peluang yang cukup untuk memaksakan adu penalti. Belgia akhirnya memastikan kemenangan sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Diarra mengakui timnya harus bertanggung jawab atas hasil tersebut dan tidak ingin mencari kambing hitam.

“Teramat sangat berat. Entah apa boleh bilang. Ketika berada di atas lapangan, Anda harus menyerahkan seluruh kemampuan, dan kami tidak melakukannya. Kami tidak bisa menyalahkan sesiapa,” katanya.

Kegagalan ini membuat Senegal kembali terhenti di fase gugur pertama Piala Dunia, mengulang hasil yang mereka alami pada edisi 2022 di Qatar.

Hingga kini, pencapaian terbaik Singa Teranga di ajang Piala Dunia masih tetap perempat final pada edisi 2002 saat turnamen digelar di Korea Selatan dan Jepang.

Bagi Belgia, kemenangan dramatis tersebut menjadi bukti ketangguhan mental mereka dalam situasi sulit.

Sementara bagi Senegal, kekalahan setelah sempat unggul dua gol menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya menjaga konsentrasi hingga peluit akhir dibunyikan.