Tuan Rumah Meksiko Terlalu Tangguh! Ekuador Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Setelah Kalah 0-2

Meksiko vs ekuador piala duniaMeksiko vs ekuador piala dunia
Julian Quinones membuka keunggulan Meksiko saat menghadapi Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

INBERITA.COM, Tim nasional Meksiko memanfaatkan status sebagai tuan rumah dengan sempurna untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Azteca, Mexico City, El Tri tampil dominan dan mengalahkan Ekuador dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga babak 32 besar, Rabu WIB.

Kemenangan ini memperpanjang perjalanan Meksiko di turnamen sekaligus menjaga harapan mereka untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia yang digelar di kandang sendiri.

Penampilan disiplin di lini belakang dipadukan dengan efektivitas serangan menjadi kunci keberhasilan skuad asuhan Javier Aguirre Onaindia.

Sejak menit-menit awal pertandingan, Meksiko langsung mengambil inisiatif permainan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain El Tri yang terus menekan pertahanan Ekuador melalui kombinasi serangan dari kedua sisi lapangan.

Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Julian Quinones berhasil memecah kebuntuan setelah menyambut umpan Roberto Alvarado dan menuntaskannya menjadi gol pembuka.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Meksiko yang terus mendominasi jalannya pertandingan.

Tak membutuhkan waktu lama, keunggulan tuan rumah kembali bertambah. Pada menit ke-31, Raul Jimenez sukses menggandakan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Quinones. Kolaborasi keduanya menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Stadion Azteca.

Unggul dua gol membuat Meksiko bermain lebih tenang hingga turun minum. Sebaliknya, Ekuador kesulitan mengembangkan permainan karena rapatnya organisasi pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, pelatih Sebastian Andres Beccacece mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan meningkatkan intensitas serangan.

Ekuador tampil lebih berani menekan demi mengejar ketertinggalan, namun berbagai peluang yang diciptakan gagal membuahkan hasil.

Lini belakang Meksiko tampil disiplin sepanjang pertandingan. Setiap upaya yang dibangun Ekuador mampu dipatahkan sebelum benar-benar mengancam gawang tuan rumah.

Secara statistik, dominasi Meksiko terlihat jelas sepanjang laga. El Tri melepaskan 15 percobaan ke arah gawang, sementara Ekuador hanya mampu mencatatkan tujuh upaya.

Ketertinggalan membuat Ekuador beberapa kali harus menghentikan serangan lawan melalui pelanggaran. Pertandingan pun berlangsung cukup keras dengan total 17 pelanggaran yang dilakukan kedua tim.

Wasit sempat mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Ekuador sebelum akhirnya memberikan kartu merah langsung kepada Paul Hincapie pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5.

Bermain dengan 10 orang di penghujung pertandingan membuat peluang Ekuador untuk bangkit semakin tertutup.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tidak berubah. Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar, sedangkan perjalanan Ekuador di Piala Dunia 2026 harus berakhir pada fase 32 besar.

Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi El Tri yang tampil konsisten di hadapan publik sendiri. Selain produktif di lini depan, Meksiko juga menunjukkan keseimbangan permainan dengan pertahanan yang solid sehingga mampu meredam setiap ancaman lawan.

Pada babak 16 besar, Meksiko masih menunggu lawan berikutnya. El Tri akan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu pukul 23.00 WIB.

Dengan performa yang terus meningkat, Meksiko berpeluang menjadi salah satu tim yang mampu memberi kejutan pada fase gugur. Dukungan suporter di Stadion Azteca juga diprediksi kembali menjadi keuntungan besar saat mereka melanjutkan perjuangan di babak 16 besar Piala Dunia 2026.