PSI Klaim Jokowi Effect Dongkrak Keanggotaan di Lampung, Bertambah 6.000 Orang Usai Kunjungan

Safari Politik Jokowi Berlanjut ke NTT Setelah PSI Klaim Lonjakan Anggota di LampungSafari Politik Jokowi Berlanjut ke NTT Setelah PSI Klaim Lonjakan Anggota di Lampung
Jokowi Effect Diklaim Mulai Terlihat, Anggota PSI Lampung Tembus 31.200 Orang.

INBERITA.COM, Pergerakan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menjadi sorotan setelah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim kunjungannya ke Provinsi Lampung memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan keanggotaan partai.

Dalam hitungan singkat setelah agenda tersebut berlangsung, ribuan warga disebut mendaftarkan diri sebagai anggota baru.

Klaim itu memperlihatkan bagaimana figur politik nasional masih dinilai memiliki daya tarik elektoral maupun organisasi, meski tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Bagi PSI, momentum tersebut dipandang sebagai peluang memperluas basis dukungan sekaligus memperkuat konsolidasi menjelang agenda politik berikutnya.

Pengurus DPW PSI Lampung menyebut jumlah anggota baru yang bergabung setelah kunjungan Jokowi mencapai sekitar 6.000 orang. Penambahan itu membuat total anggota PSI di provinsi tersebut kini berada di angka 31.200 orang.

Sebelumnya, jumlah anggota partai di Lampung disebut berkisar 25.000 orang. Kenaikan tersebut diklaim menjadi indikator meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap PSI setelah kehadiran Jokowi di daerah tersebut.

Sekretaris DPW PSI Lampung Benny Batara mengatakan kunjungan mantan presiden itu menjadi momentum yang memicu antusiasme berbagai kalangan untuk mendekat kepada partai.

“Kami ketiban pulung dengan adanya kunjungan Pak Jokowi. Jadi setelah kunjungan Pak Jokowi itu berbondong-bondong tokoh dan masyarakat ingin bergabung ke PSI, baik menjadi pengurus maupun anggota,” ujar Benny, sebagaimana disampaikan kepada awak media usai bertemu Jokowi, Rabu (15/7/2026).

Fenomena yang disebut sebagai “Jokowi Effect” sebelumnya memang beberapa kali muncul dalam dinamika politik nasional.

Istilah tersebut merujuk pada pengaruh popularitas dan tingkat penerimaan Jokowi yang dinilai masih mampu memengaruhi pilihan politik masyarakat maupun meningkatkan perhatian terhadap kelompok atau tokoh yang berafiliasi dengannya.

Meski demikian, klaim mengenai dampak politik semacam ini umumnya masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui perkembangan keanggotaan yang berkelanjutan maupun hasil kontestasi politik pada masa mendatang.

Hingga kini, angka penambahan anggota tersebut merupakan data internal yang disampaikan oleh pengurus PSI Lampung.

Ketua DPW PSI Lampung Ahmad Ridho Julian menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan tersebut menjadi modal untuk mengejar target organisasi yang lebih besar. PSI Lampung menargetkan kepemilikan sekitar 300.000 kartu tanda anggota (KTA) pada 2028.

“Kalau sampai saat ini sudah 31.200 orang. Sebelum Bapak datang ada 25.000, dengan target kita sekitar 300.000 KTA di 2028. Insya Allah tercapai,” katanya.

Target tersebut menunjukkan bahwa partai tidak hanya mengejar peningkatan jumlah anggota, tetapi juga memperluas jaringan hingga tingkat akar rumput.

Dalam konteks organisasi politik, pertumbuhan anggota menjadi salah satu indikator penting untuk memperkuat mesin partai menjelang berbagai agenda pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

Menurut Ahmad, kabar bertambahnya ribuan anggota baru juga mendapat respons positif dari Jokowi. Bahkan, mantan wali kota Solo itu disebut berencana kembali mengunjungi Lampung karena masih terdapat sejumlah wilayah yang belum sempat didatangi dalam agenda sebelumnya.

“Senang, alhamdulillah. Nanti Insya Allah mau datang ke Lampung lagi karena kemarin belum semua terkunjungi,” ujarnya.

Selain membahas perkembangan organisasi, Jokowi juga memberikan sejumlah arahan kepada pengurus dan kader PSI di Lampung.

Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

Ahmad mengatakan Jokowi menekankan bahwa pengurus partai perlu aktif hadir dalam berbagai aktivitas sosial warga, bukan hanya ketika memasuki momentum politik.

“Pesannya itu perkuat struktur, banyak silaturahmi dengan masyarakat. Hadiri semua acara di masyarakat seperti tahlilan atau nikahan, supaya masyarakat di Lampung lebih mengenal PSI dan merasa dekat,” kata Ahmad.

Pesan tersebut dinilai sejalan dengan strategi partai untuk membangun komunikasi politik yang lebih intensif di tingkat lokal. Kehadiran kader dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dipandang sebagai cara memperluas interaksi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap partai.

Di sisi lain, agenda Jokowi bersama PSI belum berhenti di Lampung. Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron mengungkapkan bahwa rangkaian safari politik akan berlanjut ke wilayah Indonesia timur.

Menurutnya, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah ditetapkan sebagai tujuan berikutnya pada akhir Juli 2026. Persiapan teknis masih terus dimatangkan agar kunjungan tersebut dapat mengakomodasi agenda internal partai maupun berbagai undangan dari masyarakat.

“Kemarin ke Lampung kan sudah, akhir bulan kami ke NTT. Jadwalnya sudah fix, Bapak akan mulai berikutnya di Kupang,” kata Bro Ron.

Ia menjelaskan antusiasme masyarakat di NTT terhadap kehadiran Jokowi disebut cukup tinggi. Karena banyaknya permintaan kunjungan, tim penyelenggara masih melakukan seleksi terhadap agenda yang akan dihadiri.

“Di timur sana suara Bapak sangat bagus. Undangan dari masyarakat juga banyak sekali, jadi kami harus memilih agenda yang akan didatangi,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa Jokowi masih menjadi figur sentral dalam berbagai kegiatan politik PSI. Bagi partai, kehadiran mantan presiden diyakini mampu meningkatkan daya tarik organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi di sejumlah daerah.

Ke depan, efektivitas strategi tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan PSI menjaga pertumbuhan keanggotaan, memperkuat struktur organisasi, serta menerjemahkan peningkatan antusiasme masyarakat menjadi kerja politik yang berkelanjutan.

Klaim bertambahnya ribuan anggota di Lampung menjadi salah satu indikator awal yang akan terus menjadi perhatian dalam perkembangan peta politik nasional menuju agenda politik berikutnya.