INBERITA.COM, Sebuah sepeda motor roda tiga milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, menjadi perhatian publik setelah tercebur ke area persawahan.
Rekaman kejadian tersebut beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi sebelum akhirnya pihak desa memberikan penjelasan.
Dalam video yang viral, kendaraan operasional bertuliskan Koperasi Desa Merah Putih terlihat berada di dasar sawah dengan kedalaman sekitar satu meter.
Sejumlah perangkat desa bersama warga kemudian bergotong royong mengangkat kendaraan tersebut hingga kembali ke jalan.
Berdasarkan keterangan pihak desa, insiden itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat motor hendak dibawa dari balai desa menuju kantor Koperasi Desa Merah Putih.
Awalnya, video yang beredar memperlihatkan tiga perangkat desa menaiki kendaraan tersebut.
Namun, Kepala Dusun 2 Desa Jetis, Febri, menjelaskan bahwa rekaman yang viral merupakan gabungan dari dua momen berbeda sehingga memunculkan kesan seolah seluruh penumpang ikut mengalami kecelakaan.
“Itu tadi dari balai desa mau dibawa ke KDMP tapi gasnya nyantol. Itu tidak ada penumpangnya, itu video pedot-pedot (putus) tapi digabungkan,” ujar Febri.
Ia menjelaskan, setelah kendaraan sempat digunakan dengan membawa beberapa penumpang, motor kemudian dikendarai sendirian untuk dikembalikan ke kantor KDMP. Saat itulah kendaraan diduga mengalami kendala pada bagian gas sehingga sulit dikendalikan dan akhirnya masuk ke sawah.
“Ganti sopir, terus itu mau dibawa dikembalikan ke KDMP, mau manasi mesin karena sudah lama tidak dipanasi. Itu tadi kebetulan yang nyopir saya, ya (nyemplung) tapi tidak luka, kendaraan juga tidak apa-apa,” katanya.
Keterangan serupa disampaikan oleh warga yang pertama kali mengunggah informasi kejadian tersebut di media sosial. Menurutnya, motor yang dikendarai perangkat desa mengalami kendala hingga meluncur ke area persawahan.
Meski sempat mengundang perhatian warga sekitar, insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka. Kendaraan juga berhasil dievakuasi secara gotong royong tanpa memerlukan alat berat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan operasional, terutama yang jarang digunakan, sebelum kembali dioperasikan.
Pemeriksaan terhadap sistem pengereman, gas, hingga komponen mesin dapat mengurangi risiko kecelakaan, terlebih saat kendaraan digunakan untuk menunjang pelayanan masyarakat.
Di sisi lain, viralnya video tersebut juga menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi di media sosial.
Rekaman yang terpotong atau digabungkan tanpa penjelasan utuh dapat memunculkan persepsi berbeda dari kronologi kejadian yang sebenarnya.







