Haaland Cetak Brace, Norwegia Tekuk Senegal 3-2 dan Amankan Tiket Fase Gugur

Erling haaland norwegia vs senegalErling haaland norwegia vs senegal
Erling Haaland mencetak dua gol saat Norwegia mengalahkan Senegal di Piala Dunia 2026.

INBERITA.COM, Norwegia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati pertandingan penuh tekanan melawan Senegal.

Dalam duel yang berlangsung sengit di New York New Jersey Stadium, Selasa (23/6/2026) pagi WIB, tim asal Skandinavia itu menang tipis 3-2 dan mengamankan tempat di fase gugur lebih cepat.

Kemenangan tersebut memiliki arti besar bagi Norwegia. Selain memastikan kelolosan, tambahan tiga poin membuat mereka memuncaki klasemen sementara Grup I dengan enam poin. Jumlah itu sama dengan yang dikumpulkan Prancis, tetapi Norwegia unggul dalam selisih gol.

Situasi ini membuat pertandingan terakhir fase grup antara Norwegia dan Prancis dipastikan menjadi duel penentuan. Pemenangnya berpeluang besar menyegel status juara grup, sementara tim yang kalah harus puas melaju sebagai runner-up.

Meski pada akhirnya meraih kemenangan, jalan Norwegia menuju fase gugur tidak berlangsung mudah. Senegal tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu memaksa lawan bermain dalam tempo tinggi.

Statistik penguasaan bola pada babak pertama memperlihatkan betapa ketatnya pertandingan. Norwegia hanya unggul tipis dengan 51 persen penguasaan bola berbanding 49 persen milik Senegal.

Kedua tim sama-sama berusaha mengambil inisiatif serangan dan tidak membiarkan lawan mengontrol jalannya laga.

Norwegia sebenarnya memiliki peluang untuk unggul lebih cepat melalui Erling Haaland. Striker andalan tersebut mendapatkan dua kesempatan emas pada babak pertama. Namun, keberuntungan belum berpihak kepadanya karena dua percobaan yang dilepaskan hanya membentur mistar gawang.

Kegagalan itu sempat membuat Senegal percaya diri. Mereka mampu menjaga organisasi permainan dan beberapa kali menyulitkan lini serang Norwegia yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman Eropa.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang tanpa gol pada babak pertama, Norwegia akhirnya menemukan celah. Menit ke-43 menjadi momen penting saat Marcus Holmgren Pedersen berhasil memecah kebuntuan.

Gol tersebut mengubah suasana pertandingan. Norwegia memasuki ruang ganti dengan keunggulan 1-0, sementara Senegal harus memikirkan cara untuk bangkit pada babak kedua.

Setelah turun minum, Norwegia tampil jauh lebih tajam. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan langsung memberi tekanan kepada lini belakang Senegal.

Hasilnya terlihat hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Martin Odegaard menunjukkan visi bermainnya dengan mengirimkan umpan matang yang mampu dimaksimalkan Haaland menjadi gol.

Penyerang yang dikenal sebagai salah satu predator paling berbahaya di dunia itu akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Keunggulan dua gol membuat Norwegia tampak berada dalam posisi nyaman. Namun Senegal tidak menyerah begitu saja.

Tim asal Afrika tersebut terus mencoba mencari celah dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-53. Ismaila Sarr menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-1 dan menghidupkan kembali harapan timnya.

Gol itu sempat membuat pertandingan kembali terbuka. Senegal mulai berani menekan lebih tinggi dan berupaya memanfaatkan momentum kebangkitan.

Namun harapan tersebut tidak bertahan lama. Hanya lima menit setelah gol Sarr, Norwegia kembali menjauh. Kesalahan di area pertahanan Senegal dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Haaland.

Bola liar yang muncul di kotak penalti langsung disambar striker tersebut menjadi gol keduanya dalam pertandingan. Brace itu sekaligus mengembalikan keunggulan dua gol Norwegia dan membuat skor berubah menjadi 3-1.

Performa Haaland kembali menjadi pembeda bagi Norwegia. Setelah sempat frustrasi akibat dua tembakannya membentur mistar pada babak pertama, ia mampu menunjukkan mentalitas kuat dengan mencetak dua gol penting ketika tim membutuhkan.

Meski tertinggal, Senegal tetap berusaha mencari jalan untuk kembali ke pertandingan. Mereka terus menyerang dan berupaya membongkar pertahanan Norwegia yang mulai bermain lebih hati-hati.

Masalah utama Senegal adalah kurang efektifnya distribusi bola di area sepertiga akhir lapangan. Beberapa kali serangan yang dibangun dengan baik terhenti akibat kesalahan umpan atau keputusan yang kurang tepat di depan gawang.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil ketika laga memasuki masa injury time. Ismaila Sarr kembali muncul sebagai pembeda dengan mencetak gol keduanya pada menit tambahan waktu.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-2 dan memunculkan harapan bagi Senegal untuk setidaknya mencuri satu poin. Dalam beberapa menit terakhir, mereka terus menggempur pertahanan Norwegia dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun waktu tidak cukup untuk menyelamatkan mereka. Norwegia mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan mengamankan kemenangan penting yang memastikan langkah ke fase gugur.

Bagi Norwegia, hasil ini menjadi bukti kematangan tim yang dibangun di sekitar generasi emas mereka.

Kombinasi kualitas Haaland di lini depan, kreativitas Odegaard di lini tengah, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang membuat mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam di Piala Dunia 2026.

Kini fokus mereka beralih ke laga terakhir melawan Prancis. Pertandingan itu bukan sekadar perebutan posisi puncak klasemen Grup I, melainkan juga ujian sesungguhnya untuk mengukur sejauh mana kekuatan Norwegia dalam persaingan menuju gelar juara dunia.