Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, Ada Temuan Kerugian Rp347 Miliar

Tiga Musim MotoGP Mandalika Rugi Ratusan Miliar, ITDC Tegaskan Perbaikan Tata KelolaTiga Musim MotoGP Mandalika Rugi Ratusan Miliar, ITDC Tegaskan Perbaikan Tata Kelola
BPK Temukan Kerugian Rp347 Miliar di MotoGP Mandalika, ITDC Buka Suara.

INBERITA.COM, Penyelenggaraan ajang balap internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika kembali menjadi sorotan setelah muncul temuan kerugian sebesar Rp347 miliar berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kerugian tersebut tercatat terjadi dalam kurun waktu tiga musim penyelenggaraan, yakni dari tahun 2022 hingga 2024.

Menanggapi temuan tersebut, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) akhirnya angkat bicara.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa seluruh kegiatan usaha yang dijalankan selama ini tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pj Vice President Corporate Secretary ITDC, I Gusti Ngurah Agung Dwipramana, menyampaikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK merupakan bagian dari mekanisme pengawasan rutin terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal ini, menurutnya, adalah proses yang wajar dalam memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Ia menekankan bahwa hasil audit yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada angka kerugian, melainkan juga mencakup sejumlah rekomendasi strategis yang bertujuan untuk memperbaiki sistem tata kelola dan memperkuat mekanisme pengendalian internal perusahaan.

“Hasil pemeriksaan tersebut pada prinsipnya memuat rekomendasi perbaikan tata kelola dan penguatan sistem pengendalian, yang saat ini sedang kami tindaklanjuti secara terstruktur, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Dwipramana dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut, ITDC memastikan bahwa seluruh rekomendasi yang diberikan oleh BPK akan menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan ke depan, khususnya dalam pengelolaan event berskala internasional seperti MotoGP Mandalika.

Perusahaan juga berkomitmen untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh guna meminimalisir potensi risiko serupa di masa mendatang.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional di sektor pariwisata, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memang memiliki dampak ekonomi yang luas, baik dari sisi promosi destinasi wisata maupun peningkatan kunjungan wisatawan.

Namun demikian, hasil audit BPK menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi agar penyelenggaraan event tersebut dapat berjalan lebih efisien dan memberikan manfaat optimal secara finansial.

Isu kerugian ratusan miliar rupiah ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait efektivitas pengelolaan anggaran dan strategi bisnis yang diterapkan.

ITDC pun menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus melakukan langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan.

Dengan adanya tindak lanjut atas rekomendasi BPK, diharapkan ke depan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan acara, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perusahaan serta perekonomian nasional secara keseluruhan.