INBERITA.COM, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kini resmi menjadi gubernur terkaya di Indonesia pada 2026, dengan harta kekayaan yang hampir menyentuh angka Rp1 triliun.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diajukan ke KPK pada 20 Februari 2025, total harta kekayaan Sherly tercatat mencapai Rp972,1 miliar, menjadikannya pemimpin daerah dengan kekayaan terbesar di antara gubernur lainnya.
Sherly, yang menggantikan posisi mendiang suaminya Benny Laos setelah terpilih sebagai Gubernur Maluku Utara periode 2025-2030, melaporkan rincian harta kekayaannya yang sangat signifikan dibandingkan dengan beberapa gubernur lainnya.
Harta kekayaan Sherly mengungguli Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangeukka, yang memiliki total kekayaan Rp623 miliar, serta Gubernur Kalimantan Selatan, Muhyidin, yang tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp414 miliar.
Harta kekayaan Sherly didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia.
Dari laporan LHKPN, diketahui bahwa ia memiliki 212 unit tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp201 miliar.
Properti-properti tersebut tersebar di sejumlah daerah, termasuk di Manado, Ternate, Ambon, Pulau Morotai, Tidore, Halmahera Timur, Makassar, Surabaya, serta Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat.
Selain tanah dan bangunan, Sherly juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan mewah. Ia tercatat memiliki lima kendaraan yang terdiri dari empat mobil dan satu sepeda motor.
Beberapa mobil mewah yang dimilikinya antara lain mobil Land Rover R Rover tahun 2019 senilai Rp3 miliar, mobil Lexus tahun 2023 senilai Rp2,5 miliar, serta Toyota Alphard yang bernilai sekitar Rp241 juta.
Selain itu, ia juga memiliki motor Kawasaki yang bernilai Rp115 juta dan sebuah mobil Hummer Jeep tahun 1900 yang diperkirakan bernilai Rp1,1 miliar.
Di luar kendaraan, harta bergerak lainnya yang dimiliki oleh Sherly juga cukup besar, tercatat mencapai Rp37,5 miliar.
Selain itu, ia memiliki surat berharga senilai Rp262 miliar dan kas serta setara kas yang mencapai Rp236,6 miliar. Harta lainnya, yang terdiri dari berbagai jenis aset lainnya, tercatat mencapai Rp234,1 miliar.
Meskipun memiliki harta yang sangat besar, Sherly juga memiliki utang sebesar Rp6,99 miliar, yang mengurangi total kekayaannya.
Berikut rinciannya:
- Tanah dan Bangunan Rp201.702.620.263
- Alat Transportasi dan Mesin Rp7.063.315.200
- Harta Bergerak Lainnya Rp37.575.000.000
- Surat Berharga Rp262.024.000.000
- Kas dan Setara Kas Rp236.594.035.945
- Harta Lainnya Rp234.150.530.855
- Sub total 979.109.502.263
- Utang Rp6.996.793.206
Dengan demikian, total harta kekayaan bersih Sherly Tjoanda berdasarkan laporan LHKPN mencapai Rp972,1 miliar.
Sherly Tjoanda, yang dilantik pada Februari 2025, menjadi gubernur wanita pertama di Provinsi Maluku Utara. Dia menggantikan posisi suaminya, Benny Laos, yang meninggal dunia pada Oktober 2024.
Kehadiran Sherly sebagai gubernur pertama perempuan di Maluku Utara tentunya menjadi sejarah penting, terutama dengan latar belakang kekayaan pribadinya yang luar biasa.
Dengan kekayaan yang terungkap melalui LHKPN ini, Sherly Tjoanda kini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena peranannya sebagai pemimpin daerah pertama wanita di Maluku Utara, tetapi juga karena kemampuannya mengelola aset pribadi yang sangat besar.
Hal ini tentu menambah kompleksitas dalam pemerintahan daerah, yang semakin terfokus pada transparansi dan akuntabilitas pejabat publik.
Pencapaian ini juga menjadi perhatian dalam konteks pengelolaan sumber daya dan pembangunan daerah, di mana Sherly Tjoanda kini memiliki posisi yang cukup kuat baik secara politis maupun ekonomis.
Dengan kekayaan yang besar, banyak yang berharap agar kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Sherly dapat memperkuat kesejahteraan rakyat Maluku Utara dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah yang kaya akan sumber daya alam.







