INBERITA.COM, Video seorang siswa sekolah dasar (SD) yang meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti uang tunai Rp15 ribu selama bulan Ramadan viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh sang bocah dalam sebuah video yang diunggah di platform TikTok dan dengan cepat menyedot perhatian publik.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun bernama Ibrahim Khafid. Dalam tayangan tersebut, terlihat seorang anak SD yang sedang mengikuti pelajaran olahraga menyampaikan harapannya kepada pemerintah terkait pelaksanaan program MBG selama bulan puasa.
Dengan gaya santai dan lugas, bocah tersebut mengutarakan permintaannya agar bantuan makanan yang biasa diterima setiap hari dapat diganti dalam bentuk uang tunai selama Ramadan.
“Untuk pemerintah yang terkait, kami mohon MBG-nya pas puasa diganti dengan uang Rp15.000,” kata sang bocah, dikutip Selasa (17/2/2026).
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Anak tersebut menjelaskan bahwa uang sebesar Rp15 ribu akan digunakan untuk membeli takjil saat berbuka puasa.
Sisa uangnya, menurut dia, akan ditabung untuk kebutuhan lain menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Untuk kami membeli takjil dan uang sisanya akan kami sisihkan untuk menabung. Kan enak jadinya kalau punya baju baru dari pemerintah pas Lebaran, kan keren,” ucap dia.
Pernyataan polos tersebut sontak menjadi sorotan publik. Banyak warganet menilai ucapan sang bocah mencerminkan sudut pandang sederhana namun relevan dengan kebutuhan anak-anak saat Ramadan dan menjelang Lebaran.
Tak sedikit pula yang menganggap video tersebut sebagai kritik halus terhadap implementasi program bantuan.
Berdasarkan pantauan, video itu telah memperoleh 34,8 ribu tanda suka, 2.512 komentar, serta telah dibagikan sebanyak 2.073 kali oleh pengguna lainnya.
Angka tersebut menunjukkan tingginya atensi publik terhadap isu program Makan Bergizi Gratis, khususnya ketika dikaitkan dengan momentum bulan suci Ramadan.
Di kolom komentar, beragam respons bermunculan. Sebagian warganet memberikan dukungan terhadap ide sang anak, sementara lainnya menyampaikan sindiran yang ditujukan kepada pemerintah terkait pengelolaan program MBG.
Salah satu komentar yang ramai diperbincangkan datang dari akun bernama W******** yang menuliskan, “10 ribu buat beli takjil, yang 5 ribu buat beli baju keren buat adek, tapi tikusnya nanti makan kawat.”
Komentar tersebut diduga mengandung nada sindiran terkait pengelolaan anggaran program bantuan.
Meski demikian, tidak sedikit pula pengguna media sosial yang menilai bahwa pernyataan sang bocah murni merupakan keinginan sederhana seorang anak yang ingin merasakan suasana Ramadan dan Lebaran dengan lebih meriah.
Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana media sosial mampu mengangkat suara dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak, menjadi perbincangan nasional.
Isu program Makan Bergizi Gratis sendiri belakangan kerap menjadi topik diskusi publik, terutama terkait efektivitas dan pelaksanaannya di lapangan.
Video viral dari Jakarta ini pun menambah daftar panjang konten yang memicu diskusi luas mengenai kebijakan bantuan sosial.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, permintaan polos siswa SD tersebut berhasil menarik perhatian dan menjadi bahan refleksi tentang bagaimana program pemerintah dirasakan langsung oleh penerimanya, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.







