INBERITA.COM, Perayaan gelar juara La Liga Barcelona musim ini berubah menjadi sorotan besar setelah aksi Lamine Yamal viral di media sosial.
Wonderkid Barcelona tersebut terlihat mengibarkan bendera Palestina dan mengenakan kaus bernada sindiran kepada rival abadi mereka, Real Madrid, saat parade juara berlangsung.
Meski tidak tampil dalam laga El Clasico terakhir musim ini akibat cedera hamstring, Lamine Yamal tetap menjadi pusat perhatian dalam pesta kemenangan Barcelona usai memastikan gelar La Liga lewat kemenangan 2-0 atas Real Madrid.
Bintang muda berusia 18 tahun itu tampil aktif sepanjang parade bus terbuka yang dipenuhi ribuan suporter Barcelona di jalanan kota. Kehadirannya langsung memancing antusiasme besar para fans, terutama setelah beberapa aksinya ramai dibicarakan di media sosial.
Sebelum parade dimulai, Yamal terlebih dahulu menjadi bahan perbincangan setelah mengunggah video perayaan gol Ferran Torres ke gawang Real Madrid. Dalam unggahan tersebut, Yamal menuliskan caption “omong kosong”.
Banyak pendukung Barcelona menilai unggahan itu merupakan sindiran kepada gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, yang sebelumnya sempat menggunakan kalimat serupa pada awal musim.
Namun perhatian publik semakin besar ketika Yamal terlihat mengibarkan bendera Palestina di atas bus parade Barcelona.
Momen tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memancing beragam reaksi dari penggemar sepak bola dunia.
Di tengah lautan bendera Barcelona dan Senyera khas Catalunya, aksi Yamal membawa bendera Palestina menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dalam parade juara tersebut.
Dukungan terhadap Palestina memang belakangan semakin sering terlihat di sepak bola Spanyol, baik dari suporter di tribun maupun sejumlah pemain yang secara terbuka menunjukkan solidaritas mereka.
Tak berhenti sampai di situ, Yamal kembali mencuri perhatian karena mengenakan kaus bertuliskan “Syukurlah aku bukan seorang Madridista”.
Kalimat tersebut langsung dianggap sebagai sindiran terbuka kepada Real Madrid dan para pendukungnya.
Aksi itu pun membuat rivalitas Barcelona dan Madrid kembali memanas, terlebih Yamal memang beberapa kali menjadi sorotan musim ini karena komentar-komentarnya terkait Los Blancos.
Banyak fans Barcelona di media sosial mendukung aksi Yamal dan menganggapnya sebagai bentuk ekspresi emosional setelah tim mereka berhasil mengalahkan Madrid dalam perebutan gelar musim ini.
Di sisi lain, aksi tersebut juga memicu kritik dari sebagian penggemar sepak bola yang menilai pernyataan bernada sindiran seperti itu berpotensi memperkeruh rivalitas kedua klub.
Atmosfer panas diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga musim depan saat Barcelona kembali bertandang ke Santiago Bernabeu. Nama Lamine Yamal diprediksi akan menjadi salah satu pemain yang paling disorot dalam rivalitas El Clasico berikutnya.
Musim ini, Yamal memang berkembang menjadi salah satu ikon baru Barcelona. Meski usianya masih sangat muda, pengaruhnya di dalam maupun luar lapangan terus membesar.
Selain performanya yang konsisten bersama tim utama Barcelona, berbagai aksi dan unggahannya di media sosial juga kerap viral dan memancing perhatian publik internasional.
Menariknya, Yamal bukan satu-satunya pemain di kompetisi Spanyol yang belakangan menunjukkan dukungan kepada Palestina.
Pemain Rayo Vallecano yang dipinjam dari Villarreal, Ilias Akhomach, juga sempat melakukan hal serupa dalam sebuah perayaan kemenangan timnya.
Akhomach diketahui mengambil bendera Palestina dari tribun penonton saat merayakan kemenangan klubnya di ajang Liga Conference. Aksi tersebut juga sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Nama Ilias Akhomach sendiri tidak asing bagi pendukung Barcelona karena ia merupakan jebolan akademi La Masia, sama seperti Lamine Yamal.
Kedekatan latar belakang keduanya membuat aksi dukungan terhadap Palestina dari para pemain muda jebolan La Masia semakin menjadi perhatian publik sepak bola Spanyol.
Di tengah popularitasnya yang terus meningkat, Lamine Yamal kini bukan hanya menjadi simbol generasi baru Barcelona di atas lapangan, tetapi juga figur yang kerap menciptakan momen viral di luar pertandingan.
Parade juara La Liga Barcelona musim ini pun akhirnya bukan hanya dikenang karena pesta kemenangan klub, melainkan juga karena aksi Lamine Yamal yang sukses mencuri perhatian dunia sepak bola.







