Usai Antar PM Singapura, Prabowo Terima Kedatangan PM India Narendra Modi di Halim

Prabowo sambut narendra modi halimPrabowo sambut narendra modi halim
Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma.

INBERITA.COM, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Kunjungan kenegaraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis Indonesia dan India melalui sejumlah kerja sama di berbagai bidang.

Pesawat kepresidenan yang membawa PM Modi mendarat di Lanud Halim sekitar pukul 17.36 WIB. Prabowo telah menunggu di bawah tangga pesawat untuk menyambut tamunya.

Keduanya kemudian berjabat tangan dan berpelukan hangat sebelum berjalan bersama melewati pasukan jajar kehormatan.

Prosesi penyambutan berlangsung meriah. Dentuman meriam kehormatan mengiringi kedatangan PM India, sementara sejumlah pesawat tempur melintas di atas kawasan Lanud Halim sebagai bagian dari penghormatan kenegaraan.

Prabowo kemudian memperkenalkan jajaran pejabat Indonesia yang turut hadir menyambut Modi, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Sebelum meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan resmi, Narendra Modi sempat menyaksikan penampilan tarian tradisional None Kemayoran bersama Presiden Prabowo. Keduanya terlihat beberapa saat menikmati pertunjukan sebelum melanjutkan agenda berikutnya.

Kunjungan PM Modi ke Indonesia dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada Selasa (7/7/2026), Presiden Prabowo akan menerima Modi dalam upacara penyambutan resmi di Istana Merdeka yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral kedua pemimpin.

Pemerintah Indonesia dan India telah menyiapkan sedikitnya tujuh nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani dalam kunjungan tersebut.

Kesepakatan itu mencakup sejumlah sektor prioritas, mulai dari pertahanan, kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan teknologi.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan kunjungan Narendra Modi merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke India pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, pertemuan kedua pemimpin menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun.

“Akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani. Namun intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan, dan ini merupakan suatu langkah dalam rangka mempererat persaudaraan dan persahabatan antara Indonesia dan India,” ujar Sugiono.

Ia menjelaskan bahwa tujuh kerja sama yang disiapkan akan berfokus pada sektor-sektor strategis yang dinilai mampu memperkuat hubungan kedua negara.

“Prioritas di berbagai bidang, ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi,” katanya.

Selain agenda di Jakarta, Narendra Modi juga dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu lokasi yang akan dikunjungi adalah Candi Prambanan.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan kerja sama Indonesia dan India dalam bidang pelestarian warisan budaya, khususnya rencana restorasi atau pemugaran Candi Prambanan yang sebelumnya telah menjadi bagian dari pembahasan kedua negara.

Kedatangan PM Modi berlangsung setelah Presiden Prabowo menuntaskan agenda diplomatik bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada hari yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Singapura menyepakati 26 kerja sama strategis di berbagai sektor, menandai padatnya agenda diplomasi Indonesia dalam memperkuat kemitraan dengan negara-negara sahabat di kawasan maupun dunia.