INBERITA.COM, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Korban terbaru yang ditemukan merupakan seorang pria dewasa berkebangsaan Spanyol.
Jasad korban ditemukan pada Ahad, 4 Januari 2026, tidak jauh dari lokasi titik tenggelamnya kapal wisata tersebut. Penemuan jenazah ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Henry Novika Chandra.
Ia menjelaskan bahwa saat ditemukan, posisi korban dalam kondisi terapung di perairan Selat Padar.
“Kami menemukan di perairan Selat Padar, saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Komodo untuk pemeriksaan, identifikasi, serta visum et repertum,” ujar Henry.
Menurut Henry, proses identifikasi terhadap jenazah akan dilakukan secara menyeluruh oleh tim identifikasi kepolisian. Tim akan mencocokkan data ante-mortem dan post-mortem guna memastikan identitas korban secara resmi.
Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban serta mendukung kelengkapan administrasi penanganan kasus kecelakaan laut tersebut.
Dengan ditemukannya jenazah pria dewasa WNA Spanyol ini, jumlah korban meninggal dunia akibat tenggelamnya KM Putri Sakinah yang berhasil ditemukan bertambah menjadi dua orang. Sebelumnya, satu jenazah berjenis kelamin perempuan telah lebih dahulu ditemukan oleh warga lokal pada Senin, 29 Desember 2025.
Penemuan jenazah perempuan tersebut menjadi petunjuk awal bagi tim SAR gabungan dalam memetakan area pencarian lanjutan di sekitar Selat Padar. Hingga saat ini, dari total empat orang yang dilaporkan hilang akibat insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah, dua orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Seluruh korban yang dilaporkan hilang diketahui merupakan satu keluarga asal Spanyol yang tengah melakukan perjalanan wisata di kawasan Taman Nasional Komodo.
Adapun empat korban yang dilaporkan hilang dalam peristiwa ini terdiri dari Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, serta Martinez Ortuno Enriquejavier.
Pihak berwenang terus berupaya memastikan identitas jenazah yang baru ditemukan dengan mencocokkan data keluarga tersebut, sekaligus melanjutkan pencarian terhadap dua anggota keluarga lainnya yang hingga kini belum ditemukan.
KM Putri Sakinah diketahui mengangkut total 11 orang dalam perjalanan wisata menuju Pulau Kalong. Setelah dari Pulau Kalong, kapal tersebut melanjutkan pelayaran ke Pulau Padar dan dijadwalkan tiba pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026.
Namun, dalam perjalanan menuju Pulau Padar, kapal mengalami gangguan mesin yang menyebabkan mesin mati di tengah laut. Kondisi tersebut membuat KM Putri Sakinah kehilangan kendali.
Dalam situasi cuaca dan arus laut yang tidak dapat dihadapi oleh kapal, KM Putri Sakinah akhirnya tenggelam di perairan Selat Padar. Insiden ini langsung memicu operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait lainnya.
Dari total 11 orang yang berada di atas kapal saat kejadian, tujuh orang berhasil selamat. Mereka terdiri dari istri salah satu korban yang juga merupakan warga negara asing Spanyol, satu orang anak korban yang juga berkewarganegaraan Spanyol, tiga orang anak buah kapal, satu orang kapten kapal, serta seorang pemandu wisata.
Para korban selamat berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan sesuai prosedur keselamatan. Operasi pencarian terhadap dua korban lainnya hingga kini masih terus diupayakan oleh otoritas setempat.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area sekitar Selat Padar dengan fokus pada titik-titik yang mengikuti arah arus laut. Metode pencarian disesuaikan dengan kondisi perairan serta hasil evaluasi dari temuan-temuan sebelumnya, termasuk lokasi ditemukannya dua jenazah korban.
Pihak berwenang menegaskan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dan seluruh unsur terkait dalam penanganan kecelakaan laut, khususnya di kawasan wisata prioritas seperti Taman Nasional Komodo yang kerap menjadi tujuan wisatawan mancanegara.
Peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar ini menjadi perhatian luas, mengingat kapal tersebut membawa wisatawan asing dan terjadi di salah satu destinasi unggulan Indonesia.
Aparat berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil, sehingga memberikan kepastian bagi keluarga korban serta menuntaskan seluruh rangkaian penanganan tragedi laut yang terjadi di perairan Manggarai Barat tersebut.







