Rekayasa Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut Menyambut Puncak Arus Mudik 2026

Contraflow arus mudikContraflow arus mudik
Rekayasa Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek

INBERITA.COM, Rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek akan terus diberlakukan pada puncak arus mudik ini, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah dan pengelola jalan tol bekerja sama dalam mengatur lalu lintas demi menghindari kemacetan yang berpotensi terjadi, serta mendukung para pemudik untuk dapat sampai tujuan dengan aman dan lancar.

Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, mengingatkan agar seluruh pengguna jalan tetap mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang ada. Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini akan terus diterapkan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga menuju arah Trans Jawa.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar tetap memperhatikan rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas sehubungan dengan rekayasa lalu lintas yang masih diberlakukan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga arah Trans Jawa guna mendukung kelancaran arus mudik,” kata Ria Marlinda Paallo, saat diwawancarai di Bekasi, pada Rabu (18/3/2026).

Rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih berlaku pada ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju Cikampek, mulai Km 36 hingga Km 70. Langkah ini diambil karena tingginya volume kendaraan yang melintas, yang mana contraflow sudah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dini hari tadi.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan yang terjadi, serta memfasilitasi kelancaran perjalanan para pemudik.

Selain contraflow, rekayasa lalu lintas one way tahap pertama juga diterapkan mulai Km 70 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 263 di Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang.

Kebijakan ini sudah diberlakukan sejak Selasa (17/3) pukul 15.18 WIB, untuk mengurai kepadatan kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa.

Berdasarkan pengamatan pihak terkait, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara operator jalan tol dengan kepolisian dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya selama periode arus mudik Lebaran.

Semua pihak yang terlibat berkomitmen untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama perjalanan.

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari kerja sama antara operator jalan tol dengan pihak kepolisian, guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Kami terus memantau dan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi lalu lintas,” tambah Ria.

Di tengah upaya memperlancar arus mudik, Jasa Marga juga mengingatkan pengendara untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang.

Salah satu hal yang tidak boleh terlupakan adalah memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Ini untuk menghindari terjadinya hambatan ketika akan melewati gerbang tol.

Selain itu, penting juga bagi pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Sebaiknya, kendaraan diperiksa terlebih dahulu untuk mencegah gangguan teknis yang dapat membahayakan keselamatan di jalan.

Bagi pengemudi yang merasa lelah, sangat disarankan untuk beristirahat di area rehat atau rest area yang tersedia sepanjang jalan tol.

Salah satu teknologi yang dapat membantu pemudik dalam memperbarui informasi perjalanan adalah aplikasi Travoy. Ria juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengunduh aplikasi ini guna mendapatkan pembaruan terkini seputar situasi lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui.

Untuk memudahkan komunikasi dan mendapatkan informasi lebih lanjut, pengguna jalan tol juga dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam Jasa Marga di nomor 133.

Layanan ini disediakan untuk memberikan informasi lalu lintas terkini dan membantu mengatasi masalah yang terjadi di sepanjang ruas tol.

Dengan persiapan yang matang dan mematuhi semua aturan yang diberlakukan, diharapkan para pemudik dapat menjalani perjalanan dengan aman dan nyaman.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk yang ada agar arus mudik dapat berjalan lancar tanpa kendala.

Sebagai penutup, Ria kembali mengingatkan untuk selalu mematuhi arahan petugas dan mengikuti rekayasa lalu lintas yang diberlakukan sepanjang jalan tol Trans Jawa.

Hal ini akan sangat membantu dalam mengurangi potensi kemacetan serta meningkatkan keselamatan di jalan.