Kecelakaan Maut di Tol Malang–Pandaan, Toyota Hiace Tabrak Dump Truk, 2 Penumpang Tewas

Diduga Sopir Microsleep, Kecelakaan Hiace di Tol Malang–Pandaan Tewaskan 2 PenumpangDiduga Sopir Microsleep, Kecelakaan Hiace di Tol Malang–Pandaan Tewaskan 2 Penumpang
Insiden Maut di Tol Malang–Pandaan, Hiace dari Surabaya ke Malang Tabrak Truk.

INBERITA.COM, Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan dan menelan korban jiwa. Sebuah mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7769 TDB terlibat kecelakaan dengan sebuah dump truk di KM 84.700 A, wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Insiden tragis tersebut mengakibatkan dua penumpang Toyota Hiace meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sembilan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Peristiwa kecelakaan di Tol Pandaan–Malang ini terjadi pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 03.35 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, rombongan penumpang Toyota Hiace tersebut diduga merupakan warga Jakarta Timur yang tengah melakukan perjalanan menuju kawasan Malang Raya untuk berlibur.

Kendaraan minibus itu melaju dari arah Surabaya menuju Malang saat insiden terjadi.

Toyota Hiace tersebut dikemudikan oleh AI (32), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat melintas di lajur kanan Tol Pandaan–Malang, kendaraan yang membawa total 11 orang termasuk sopir itu tiba-tiba oleng ke arah kiri.

Dalam waktu singkat, mobil tersebut menabrak sudut kanan belakang dump truk bernomor polisi L 9322 UK yang berjalan searah di lajur kiri.

Dump truk tersebut dikemudikan oleh TH (47), warga Porong, Kabupaten Sidoarjo. Benturan keras tak terhindarkan karena perbedaan kecepatan dan jarak yang sudah terlalu dekat.

Akibat tabrakan tersebut, bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah. Dua penumpang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara pengemudi dan sembilan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, membenarkan kejadian kecelakaan maut di Tol Malang–Pandaan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pengemudi Toyota Hiace diduga mengalami kelelahan saat mengemudi sehingga kehilangan konsentrasi.

“Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, pengemudi Toyota Hiace diduga mengalami microsleep sehingga kendaraan bergerak ke kiri dan menabrak dump truck di depannya,” kata AKP Chelvin saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).

Menurut Chelvin, kondisi lalu lintas di lokasi kejadian saat itu terbilang lengang karena insiden terjadi pada jam rawan dini hari.

Faktor kelelahan pengemudi menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelidikan awal kasus kecelakaan tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Setelah kejadian, petugas gabungan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Malang, Patroli Jalan Raya (PJR), serta Jasa Marga langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi.

Proses evakuasi korban dilakukan segera untuk mencegah kemacetan dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Chelvin menjelaskan bahwa pengemudi Toyota Hiace dan sembilan penumpang yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke beberapa rumah sakit di wilayah Malang untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Korban luka telah mendapatkan penanganan medis di RS Prima Husada dan RS Lawang Medika, sedangkan dua korban meninggal dunia dievakuasi ke RSSA Malang,” tuturnya.

Selain melakukan evakuasi korban, petugas juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.

Olah tempat kejadian perkara dilakukan secara menyeluruh, termasuk pengukuran posisi kendaraan, kondisi jalan, serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Perkara ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Malang,” imbuh Chelvin.

Tak hanya itu, kepolisian juga mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar ruas Tol Pandaan–Malang untuk mendukung proses penyelidikan.

Rekaman tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas terkait detik-detik sebelum terjadinya tabrakan antara Toyota Hiace dan dump truk.

Kasatlantas Polres Malang turut mengingatkan seluruh pengguna jalan tol, khususnya pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

Ia menegaskan bahwa jam-jam dini hari merupakan waktu rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat menurunnya konsentrasi dan rasa kantuk.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.

Peristiwa kecelakaan di Tol Malang–Pandaan ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan pengemudi.

Pihak kepolisian berharap kejadian ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin dalam menjaga kondisi tubuh serta mematuhi aturan berkendara demi keselamatan bersama.