INBERITA.COM, Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan drama sejak pertandingan pertama. Di hadapan pendukung sendiri yang memadati stadion di Mexico City, Timnas Meksiko memulai langkah mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A, Kamis malam waktu setempat.
Pertandingan yang semula diprediksi berjalan ketat justru berubah menjadi duel penuh tensi tinggi. Selain dua gol yang tercipta, laga juga diwarnai tiga kartu merah yang membuat pembukaan turnamen terbesar dunia itu berlangsung jauh lebih panas dari perkiraan.
Sorotan utama datang dari Julian Quiñones. Penyerang Meksiko tersebut mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol pertama Piala Dunia 2026.
Gol cepat yang lahir pada menit kesembilan menjadi fondasi kemenangan El Tri sekaligus membakar semangat puluhan ribu suporter yang memenuhi stadion.
Sejak peluit awal dibunyikan, Meksiko tampil agresif. Tim asuhan Javier Aguirre langsung mengambil inisiatif menyerang dan memaksa Afrika Selatan bermain lebih banyak bertahan.
Peluang pertama sempat hadir melalui Raul Jimenez pada menit kelima, namun masih mampu diamankan kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.
Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil empat menit kemudian. Berawal dari perebutan bola yang dimenangkan Erik Lira di area tengah, Quiñones memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan untuk melepaskan penyelesaian akurat yang tidak mampu dihentikan Williams.
Gol tersebut bukan hanya membuka keunggulan Meksiko, tetapi juga menandai momen bersejarah sebagai gol pertama dalam edisi Piala Dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara.
Setelah unggul, Meksiko semakin percaya diri menguasai permainan. Quiñones beberapa kali mengancam pertahanan Afrika Selatan, sementara kombinasi serangan yang dibangun Jimenez, Brian Gutierrez, dan Roberto Alvarado membuat lini belakang lawan terus berada di bawah tekanan.
Meski demikian, Afrika Selatan bukan tanpa peluang. Menjelang akhir babak pertama, tendangan bebas Mbokazi sempat mengarah tepat ke gawang. Namun kiper Raul Rangel masih sigap mengamankan bola. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua menjadi titik balik yang menentukan jalannya pertandingan. Baru empat menit setelah jeda, Afrika Selatan harus kehilangan Yaya Sithole yang menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Brian Gutierrez.
Keputusan tersebut memaksa Bafana Bafana bermain dengan 10 orang dalam waktu yang cukup panjang. Situasi itu dimanfaatkan maksimal oleh Meksiko yang semakin leluasa mengontrol tempo pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain membuat serangan Meksiko lebih variatif. Mereka terus menekan dari kedua sisi lapangan dan berulang kali memaksa pertahanan Afrika Selatan bekerja ekstra keras.
Gol kedua akhirnya hadir pada menit ke-67. Roberto Alvarado mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang disambut sundulan Raul Jimenez. Bola meluncur deras ke gawang tanpa mampu dijangkau Williams.
Gol tersebut memiliki makna emosional bagi Jimenez. Setelah bertahun-tahun menjadi andalan lini depan Meksiko dan sempat mengalami cedera kepala serius saat bermain di Liga Inggris, ia akhirnya merasakan sensasi mencetak gol di ajang Piala Dunia.
Selebrasi penuh emosi langsung diperlihatkan penyerang berpengalaman itu di depan ribuan pendukung tuan rumah yang menyambut gol tersebut dengan sorak-sorai panjang.
Saat banyak pihak mengira pertandingan akan berakhir tenang setelah gol kedua, drama justru kembali muncul pada fase akhir laga.
Afrika Selatan kembali kehilangan pemain setelah Themba Zwane mendapat kartu merah akibat insiden dengan Roberto Alvarado. Kondisi tersebut membuat mereka harus menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Namun kartu merah tidak berhenti di kubu Afrika Selatan. Pada masa tambahan waktu, bek tengah Meksiko Cesar Montes juga diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras dalam situasi perebutan bola.
Alhasil, laga pembuka Piala Dunia 2026 ditutup dengan catatan tiga kartu merah—jumlah yang bahkan lebih banyak dibanding total gol yang tercipta sepanjang pertandingan.
Terlepas dari kontroversi keputusan wasit, kemenangan Meksiko dinilai layak. Mereka tampil lebih dominan sejak menit awal, menciptakan lebih banyak peluang, dan mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara efektif.
Hasil ini menempatkan Meksiko di posisi teratas klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin. Kemenangan tersebut juga menjadi modal penting bagi El Tri untuk menghadapi pertandingan berikutnya di fase grup.
Di sisi lain, Afrika Selatan harus segera melakukan evaluasi. Selain gagal meraih poin, mereka juga berpotensi kehilangan beberapa pemain akibat hukuman kartu yang diperoleh pada laga pembuka.
Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, tetapi pertandingan perdana sudah menyuguhkan seluruh elemen yang membuat turnamen ini selalu dinantikan: gol bersejarah, atmosfer luar biasa, emosi tinggi, dan drama yang terus bergulir hingga menit terakhir.
Meksiko berhasil mengawali perjalanan mereka dengan sempurna, sementara Afrika Selatan pulang dengan pekerjaan rumah yang tidak sedikit menjelang laga berikutnya.







