Bagaimana Agar Sakit Cacar Air Cepat Kering? Coba 5 Obat Alami ini!

Cacar air pada bayi penyebab ciri ciri dan cara mengatasinyaCacar air pada bayi penyebab ciri ciri dan cara mengatasinya

INBERITA.COM, Cacar air merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam lepuh berisi cairan yang menimbulkan rasa gatal hebat.

Umumnya caar air menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum pernah terinfeksi juga berisiko tertular.

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, cacar air tetap menimbulkan ketidaknyamanan apalagi untuk balita, dan gejalanya disertai demam dan badan gatal.

Untuk mengurangi gejala seperti rasa gatal dan mempercepat pengeringan lepuh, sejumlah obat tradisional cacar air alami dapat digunakan sebagai pengobatan rumahan.

Berikut ini beberapa obat tradisional yang ampuh mempercepat pengeringan cacar air, sekaligus meredakan rasa gatal tanpa efek samping berbahaya.

Obat Tradisional Alami tapi Ampuh untuk Cacar Air

Beberapa obat tradisional alami cacar air di bawah ini terbukti membantu mengeringkan ruam dan mengurangi rasa gatal secara efektif:

1. Soda Kue

Soda kue atau baking soda bisa membantu mengatasi lepuh yang pecah dan mengeluarkan cairan. Caranya adalah dengan merendam tubuh penderita cacar air ke dalam air hangat yang dicampur soda kue.

Langkah ini terbukti efektif untuk mempercepat proses pengeringan cacar serta meredakan iritasi kulit yang gatal. Lakukan perendaman dua hingga tiga kali sehari agar hasilnya maksimal.

Selain itu, soda kue juga bisa dijadikan sebagai pasta. Campurkan soda kue dan air hingga membentuk adonan kental, lalu oleskan langsung ke area kulit yang terasa gatal.

Diamkan hingga mengering dan bersihkan dengan lembut. Ini merupakan cara alami yang cukup populer sebagai obat luar cacar air tradisional.

2. Teh Kamomil

Teh kamomil dikenal karena efek menenangkannya, termasuk untuk kulit yang iritasi akibat cacar air. Seduh dua hingga tiga kantong teh kamomil dalam satu cangkir air panas, lalu dinginkan.

Gunakan kantong teh atau kapas untuk mengoleskan larutan teh kamomil ke area kulit yang gatal. Tidak perlu dibilas.

Setelahnya, cukup tepuk-tepuk kulit secara lembut hingga kering. Teh ini berfungsi sebagai obat alami pengurang gatal cacar air yang aman digunakan pada anak-anak maupun orang dewasa.

3. Oatmeal

Oatmeal bukan hanya baik untuk dikonsumsi, tetapi juga sangat efektif sebagai obat herbal luar untuk cacar air.

Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam oatmeal bisa membantu meredakan peradangan, gatal, dan iritasi kulit akibat infeksi varicella.

Cara penggunaannya mudah. Giling oatmeal hingga menjadi bubuk halus menggunakan blender atau food processor, lalu tambahkan ke dalam air mandi hangat.

Gunakan untuk merendam tubuh selama 15–20 menit. Lakukan secara rutin setiap hari untuk mempercepat penyembuhan cacar air secara alami.

4. Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloe vera mengandung senyawa anti-inflamasi yang sangat baik untuk meredakan iritasi kulit. Tanaman ini juga membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mempercepat proses regenerasi jaringan.

Oleskan gel lidah buaya segar langsung ke ruam cacar untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah infeksi sekunder.

Selain digunakan secara topikal, mengonsumsi jus lidah buaya juga bermanfaat untuk mendukung penyembuhan dari dalam. Ini menjadikan lidah buaya sebagai obat tradisional menyembuhkan cacar air dari dalam dan luar.

5. Minyak Nimba

Minyak nimba atau neem oil dikenal luas di dunia pengobatan tradisional karena sifat antiradang, antijamur, dan antivirusnya.

Penggunaannya untuk cacar air bertujuan meredakan rasa gatal, mengurangi bengkak, serta mempercepat proses pengeringan lepuh.

Cukup teteskan beberapa tetes minyak nimba ke kapas bersih, lalu oleskan langsung ke ruam cacar secara lembut. Gunakan dua hingga tiga kali sehari sebagai obat luar cacar air tradisional berbasis minyak alami.

Gejala Cacar Air yang Harus Diwaspadai

Ruam merah berisi cairan biasanya muncul sekitar 10–21 hari setelah seseorang terpapar virus varicella-zoster.

Ruam ini bisa berlangsung antara 5 hingga 10 hari, dan biasanya menyebar dari wajah ke tubuh, lengan, serta kaki.

Gejala lain yang sering muncul 1–2 hari sebelum ruam muncul antara lain:

  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan dan rasa tidak enak badan secara umum

Cara Mencegah Penyebaran Cacar Air

Karena cacar air sangat mudah menular, penting untuk mencegah penyebarannya terutama di lingkungan keluarga, sekolah, atau tempat kerja.

Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  • Tetap di rumah: Penderita cacar air sebaiknya tidak keluar rumah atau beraktivitas di tempat umum hingga seluruh lepuh mengering dan mengelupas.
  • Hindari kontak dengan orang lain: Terutama dengan individu yang belum pernah terkena cacar atau belum mendapatkan vaksin.
  • Cuci tangan secara rutin: Kebersihan tangan sangat penting untuk menghindari penyebaran virus. Gunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah menyentuh ruam atau benda terkontaminasi.
  • Gunakan pakaian longgar: Pakaian longgar membantu mencegah iritasi pada lepuh dan meminimalkan risiko infeksi sekunder.

Menggunakan obat tradisional cacar air yang aman dan alami merupakan pilihan cerdas untuk mempercepat proses penyembuhan, mengurangi rasa gatal, serta menjaga kenyamanan pasien selama masa isolasi.

Meski demikian, jika gejala semakin parah atau berlangsung lebih lama dari 10 hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. (xpr)