INBERITA.COM, Timnas Spanyol kembali menunjukkan kelasnya di panggung sepak bola dunia. La Roja memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan itu lahir melalui gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan penyelesaian Pedro Porro di babak kedua, tepatnya menit ke-58. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah Prancis yang sebelumnya banyak dijagokan melaju ke partai puncak.
Perjalanan Spanyol menuju final tidak sepenuhnya mulus. Penampilan mereka di fase grup sempat memunculkan keraguan setelah gagal tampil dominan. Namun, memasuki fase gugur, performa tim racikan Luis de la Fuente berubah drastis.
La Roja secara beruntun menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar, Belgia di perempat final, dan kini mengatasi Prancis dengan permainan yang disiplin serta efektif.
Tren positif itu menjadi bukti kemampuan Spanyol meningkatkan performa ketika memasuki pertandingan hidup-mati.
Keberhasilan menembus final juga diwarnai pencapaian individu Mikel Oyarzabal. Gol penalti ke gawang Prancis menjadi gol ke-30 sang penyerang bersama tim nasional.
Catatan tersebut membuat pemain Real Sociedad itu masuk dalam daftar enam pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Spanyol.
Hingga kini, daftar tersebut masih dipimpin David Villa dengan 59 gol, disusul Raul (44), Fernando Torres (38), Alvaro Morata (37), David Silva (35), dan Oyarzabal (30).
Produktivitas Oyarzabal juga sedang berada pada level terbaiknya. Dalam 20 pertandingan internasional terakhir, penyerang berusia 29 tahun itu telah mengoleksi 18 gol dan menjadi salah satu andalan utama di lini depan La Roja.
Selain tajam dalam menyerang, kekuatan utama Spanyol justru terlihat di sektor pertahanan. Kemenangan atas Prancis membuat mereka mencatatkan enam clean sheet dari tujuh pertandingan sepanjang turnamen.
Sepanjang Piala Dunia 2026, gawang Spanyol hanya dua kali kebobolan. Rekor tersebut membuat mereka berpeluang menyamai pencapaian tim-tim juara dunia dengan pertahanan terbaik sepanjang sejarah.
Sebelumnya, Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol saat menjadi juara pada 2010 sama-sama menutup turnamen dengan hanya kebobolan dua gol. Jika mampu mempertahankan catatan itu hingga partai final, La Roja akan kembali mengukir rekor bersejarah.
Keberhasilan mengalahkan Prancis juga mengantar Spanyol kembali tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak meraih gelar juara pada edisi 2010.
Di bawah arahan Luis de la Fuente, mereka kini tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk merebut trofi dunia kedua dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Pada laga final, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris.
Dengan kombinasi lini belakang yang kokoh serta ketajaman para pemain depan, La Roja datang ke partai puncak dengan modal yang sangat kuat untuk kembali menjadi kampiun dunia.







