Sehari Usai Lebaran, Kebakaran Besar Hanguskan 31 Rumah Warga Sumbawa NTB

Puluhan Rumah di Sumbawa Terbakar, Kebakaran Hebat Melanda Desa Kalimango Kecamatan AlasPuluhan Rumah di Sumbawa Terbakar, Kebakaran Hebat Melanda Desa Kalimango Kecamatan Alas
Kebakaran Hebat di Sumbawa, 31 Rumah di Desa Kalimango Hangus Terbakar Sehari Usai Lebaran.

INBERITA.COM, Sehari setelah perayaan Lebaran, musibah kebakaran besar melanda permukiman warga di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa kebakaran Sumbawa ini terjadi di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, pada Minggu (22/3/2026) dini hari dan menghanguskan puluhan rumah warga hingga rata dengan tanah.

Kebakaran hebat tersebut membuat warga panik lantaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, sebanyak 31 rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam insiden tersebut.

“Sekitar 31 rumah terbakar dan rata dengan tanah,” ujar salah seorang warga pada wartawan, Junaidi Agang.

Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 00.30 Wita dari salah satu rumah milik warga bernama H Nur.

Dalam hitungan menit, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah lain di kawasan padat permukiman tersebut.

Kondisi ini diperparah oleh banyaknya bangunan yang berdempetan serta didominasi material kayu yang mudah terbakar.

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya.

Namun, kobaran api yang sudah terlanjur besar membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju api yang terus merambat.

Menurut Junaidi, keterbatasan sarana dan prasarana pemadam kebakaran menjadi salah satu faktor yang membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Ditambah lagi, sebagian besar rumah warga di lokasi kejadian dibangun dengan material kayu sehingga mempercepat proses penyebaran api.

“Api baru bisa dipadamkan setelah tiga jam terjadinya kebakaran, tidak ada Mobil Dinas Damkar yang datang karena jaraknya jauh sekitar 75 kilometer,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat api baru berhasil dipadamkan sekitar tiga jam setelah kejadian berlangsung.

Upaya pemadaman akhirnya dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat, sebelum kemudian dibantu oleh mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Alas.

Peristiwa kebakaran Sumbawa di Desa Kalimango ini meninggalkan kerusakan besar. Puluhan kepala keluarga dilaporkan kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka dalam waktu singkat.

Hingga saat ini, warga masih berupaya menyelamatkan barang-barang yang tersisa di antara puing-puing bangunan yang terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Aparat dan pihak terkait masih melakukan pendataan serta penelusuran awal untuk mengetahui sumber api yang memicu kebakaran besar itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sumbawa, Sahabuddin, yang dihubungi Awak media, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Kalimango tersebut.

Musibah ini menjadi perhatian serius mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan, terutama karena terjadi di tengah padatnya permukiman warga dengan akses pemadaman yang terbatas.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun upaya pemulihan pascakebakaran.

Peristiwa kebakaran Sumbawa ini juga menambah daftar panjang insiden kebakaran permukiman di wilayah NTB yang kerap terjadi akibat kombinasi faktor material bangunan, kepadatan rumah, serta keterbatasan akses pemadam kebakaran di daerah terpencil.