Purbaya Buka Suara Soal Penyebab Dicopot dari Menkeu: Perombakan 300 Pegawai Pajak Jadi Salah Satu Faktor

Purbaya buka suara tentang masalah pegawai pajakPurbaya buka suara tentang masalah pegawai pajak
Sehari setelah meninggalkan kursi bendahara negara, Purbaya memberikan sejumlah jawaban mengenai situasi yang mengiringi berakhirnya masa jabatannya, termasuk isu perombakan sekitar 300 pegawai pajak.

INBERITA.COM, Pergantian Menteri Keuangan yang terkesan mendadak akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Purbaya Yudhi Sadewa.

Sehari setelah meninggalkan kursi bendahara negara, Purbaya memberikan sejumlah jawaban mengenai situasi yang mengiringi berakhirnya masa jabatannya, termasuk isu perombakan sekitar 300 pegawai pajak.

Purbaya menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam prosesi serah terima jabatan di Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Pergantian tersebut menutup masa kerja Purbaya yang berlangsung sekitar satu tahun.

Yang menarik, Purbaya tidak memberikan penjelasan panjang ketika ditanya mengenai alasan dirinya diganti. Namun, ia mengakui bahwa persoalan sekitar 300 pegawai pajak menjadi salah satu faktor.

Ketika ditanya apakah pergantian dirinya berkaitan dengan persoalan tersebut, Purbaya menjawab singkat.

“Karena itu. Sebagian ya,” kata Purbaya kepada wartawan.

Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa persoalan internal di sektor perpajakan memang masuk dalam rangkaian hal yang berkaitan dengan pergantian dirinya. Meski begitu, Purbaya tidak menyebut persoalan tersebut sebagai satu-satunya alasan.

Ketika kembali ditanya apakah ada faktor lain, Purbaya tidak memberikan uraian secara terperinci. Ia justru menegaskan bahwa keputusan pergantian menteri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

“Itu kan hak prerogatif Presiden. Kita ikutin aja bagaimana kebijakan,” ujarnya.

Purbaya juga mengatakan dirinya mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan Presiden.

“Enggak ada. Kita ngikutin semua kebijakan Presiden. Amanlah itu,” katanya.

Isu 300 pegawai pajak sebelumnya menjadi perhatian setelah adanya perombakan di lingkungan Kementerian Keuangan. Kebijakan tersebut menyangkut sejumlah pegawai dan pejabat yang sebelumnya telah dilantik.

Setelah Purbaya tidak lagi menjadi Menteri Keuangan, keputusan mengenai keberlanjutan kebijakan tersebut berada di tangan Suahasil Nazara. Purbaya menyebut kebijakan yang sudah ditetapkan semestinya tetap berlaku, tetapi menteri baru memiliki kewenangan untuk melakukan perubahan.

“Harusnya berlaku, tapi kan dia bisa rubah lagi ya. Suka-suka menteri lah,” ujar Purbaya.

Persoalan ini menjadi salah satu pekerjaan rumah awal bagi Suahasil setelah mengambil alih posisi Menteri Keuangan.

Selain mengelola kebijakan fiskal, menteri baru juga harus memastikan transisi di internal kementerian berjalan tanpa mengganggu pekerjaan pelayanan publik dan penerimaan negara.

Purbaya sendiri mengaku tidak mengetahui sejak jauh hari bahwa dirinya akan digantikan. Ia mengatakan keputusan tersebut diketahui ketika sedang mengikuti rapat.

“Benar pas lagi rapat,” katanya.

Sebelum pergantian diumumkan, Purbaya juga sempat bertemu dan berdiskusi dengan Presiden Prabowo sebelum kepala negara bertolak ke India. Namun, menurut Purbaya, pembicaraan itu membahas persoalan lain.

“Sebelum Pak Presiden ke India ada diskusi. Tapi masalah lain didiskusikan,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya gesekan dengan Presiden atau jajaran pemerintahan, Purbaya membantahnya.

“Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada,” kata Purbaya.

Ia kemudian menyinggung masa kerjanya sebagai Menteri Keuangan yang telah berlangsung sekitar satu tahun. Menurutnya, periode tersebut mungkin sudah dianggap cukup.

“Yang jelas ya itu negatif yang beliau sudah mutuskan. Sudah setahun kan sudah cukup,” ujarnya.

Purbaya juga menyebut capaian ekonomi yang menurutnya patut dicatat selama menjabat. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi sempat meningkat hingga mencapai 5,61 persen sebelum kembali menghadasi, Purbaya belum mengungkap detail persoalan yang dimaksud. Pernyataan mengenai 300 pegawai pajak baru sebapi gangguan.

“Paling enggak kan lumayan. Kita sudah naikin pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Meski pertanyaan mengenai alasan pergantian masih menyisakan ruang interpretasi, Purbaya belum mengungkap detail persoalan yang dimaksud. Pernyataan mengenai 300 pegawai pajak baru sebatas menyebut sebagian faktor, sementara keputusan akhir tetap berada pada Presiden.

Kini, tanggung jawab Kementerian Keuangan berada di tangan Suahasil Nazara. Termasuk di dalamnya menentukan apakah kebijakan terkait ratusan pegawai pajak akan dipertahankan, disesuaikan, atau diubah.

Sementara Purbaya memilih meninggalkan hiruk-pikuk pemerintahan dengan rencana yang jauh lebih sederhana. Saat ditanya apa yang akan dilakukan setelah tak lagi menjadi Menteri Keuangan, ia menjawab santai.

“Habis ini mau pulang mancing belakang rumah,” kata Purbaya.

Ia bahkan menambahkan bahwa dirinya memiliki kolam di belakang rumah. Di tengah pertanyaan besar mengenai pergantian Menteri Keuangan, jawaban tersebut menjadi penutup santai dari Purbaya setelah sekitar setahun berada di lingkar kebijakan ekonomi pemerintah.