Persiapan Sirkuit Mandalika Sambut Agenda 2026, MGPA Prioritaskan Fasilitas dan Keselamatan

INBERITA.COM, Sirkuit Pertamina Mandalika, salah satu sirkuit internasional unggulan di Indonesia, tengah menjalani proses pembenahan menjelang berbagai agenda balap dan nonbalap pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan semua kegiatan di sirkuit yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat tersebut dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sesuai standar internasional.

Mandat pembenahan ini dijalankan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui serangkaian inspeksi lintasan dan fasilitas sirkuit. Inspeksi dilakukan secara menyeluruh untuk memeriksa kondisi teknis, operasional, serta aspek keselamatan yang menjadi prioritas utama.

Menurut Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap aspek teknis, operasional, dan keamanan sirkuit.

“Inspeksi lintasan bertujuan memastikan seluruh infrastruktur sirkuit, baik lintasan balap maupun fasilitas pendukung, berada dalam kondisi optimal dan sesuai standar keselamatan,” kata Priandi.

Pengecekan ini dianggap penting tidak hanya untuk menjaga keselamatan para pengguna lintasan, tetapi juga untuk menjaga kualitas layanan bagi seluruh pihak yang memanfaatkan Pertamina Mandalika International Circuit.

Tim MGPA meninjau setiap elemen sirkuit secara menyeluruh, mulai dari lintasan utama hingga fasilitas operasional penunjang kegiatan balap maupun nonbalap. Dalam pemeriksaan lintasan balap, tim fokus pada kondisi permukaan aspal dan kebersihan lintasan untuk memastikan semuanya memenuhi standar keselamatan internasional.

Area runoff asphalt juga menjadi perhatian khusus, di mana tim memastikan tidak terdapat material yang berpotensi membahayakan keselamatan pembalap. Elemen-elemen keselamatan lain seperti tyre barrier, gravel runoff, dan grass runoff turut diperiksa untuk memastikan seluruh fungsi pengaman bekerja optimal saat terjadi insiden di lintasan, Sabtu (10/1/2026).

Tak hanya aspek fisik lintasan, inspeksi juga meliputi evaluasi sistem teknologi balap yang berperan penting dalam keselamatan dan pengaturan balapan. Perangkat teknologi tersebut mencakup race electronic, LED flag, dan gantry.

Priandhi menekankan, perangkat ini memiliki peran krusial dalam mendukung keselamatan, pengaturan balapan, serta komunikasi di lintasan. Selain lintasan, MGPA juga meninjau area pitlane, pit building, garasi, Paddock General Office (PGO), serta Teams Office.

Dalam pemeriksaan ini, aspek kebersihan, kerapian, dan fungsi bangunan menjadi perhatian agar aktivitas tim, pembalap, dan penyelenggara bisa berjalan lancar. Akses pendukung seperti paddock access, gate access, dan utilitas kawasan sirkuit turut diperiksa untuk memastikan mobilitas dan operasional di sirkuit tidak terganggu.

Proses inspeksi tidak hanya menyasar kondisi fisik, tetapi juga prosedur operasional standar atau SOP yang diterapkan di sirkuit. Priandhi menyatakan bahwa pengecekan SOP sangat penting untuk menjaga konsistensi pengelolaan sirkuit, meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia, serta memastikan standar keselamatan diterapkan secara disiplin.

“Peninjauan SOP penting untuk menjaga konsistensi pengelolaan sirkuit, meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia, serta menerapkan standar keselamatan secara disiplin,” ungkapnya.

Kesiapan Sirkuit Mandalika menjelang agenda 2026 ini menjadi sorotan karena sirkuit ini merupakan salah satu venue balap kelas dunia di Indonesia, yang sering dijadikan tuan rumah event internasional seperti MotoGP.

Dengan inspeksi menyeluruh dari MGPA, diharapkan semua fasilitas dan infrastruktur sirkuit berada dalam kondisi prima, sehingga mampu menghadirkan pengalaman balap yang aman dan berkualitas tinggi bagi pembalap dan penonton.

Selain itu, pembenahan ini juga mencakup aspek nonbalap yang kerap menggunakan fasilitas sirkuit, mulai dari kegiatan promosi, wisata otomotif, hingga event komunitas. Hal ini menunjukkan komitmen MGPA untuk menjadikan Sirkuit Mandalika tidak hanya sebagai arena balap, tetapi juga pusat kegiatan otomotif dan hiburan yang mendukung pariwisata lokal di Nusa Tenggara Barat.

Seiring dengan persiapan ini, pihak MGPA juga memastikan bahwa standar keselamatan dan operasional di setiap titik sirkuit mengikuti ketentuan internasional. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan kenyamanan, dan menjaga reputasi Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit yang aman dan profesional.

Dengan semua upaya tersebut, Sirkuit Mandalika siap menyambut agenda 2026 dengan kesiapan penuh. Mulai dari lintasan balap yang mulus dan aman, fasilitas pendukung yang tertata rapi, hingga sistem operasional yang terstandarisasi, semua ditujukan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pembalap, tim, dan pengunjung.

Priandhi menambahkan, inspeksi ini juga berfungsi sebagai evaluasi berkelanjutan agar setiap perbaikan dapat dilakukan sebelum event besar digelar. Dengan begitu, setiap aspek teknis, operasional, dan keselamatan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan standar internasional.

Upaya pembenahan dan inspeksi ini menunjukkan keseriusan MGPA dalam menghadirkan sirkuit yang tidak hanya memenuhi standar balap dunia, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan pariwisata dan industri otomotif di Indonesia. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi balap internasional yang profesional dan aman.

Dengan persiapan matang, baik dari segi infrastruktur, fasilitas pendukung, maupun SOP operasional, Sirkuit Mandalika diharapkan menjadi contoh pengelolaan sirkuit internasional yang mampu memberikan pengalaman berkelas dunia, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi dan pariwisata lokal di Nusa Tenggara Barat.