INBERITA.COM, Minggu (25/1/2026), status Bendung Katulampa, yang terletak di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, telah mencapai siaga 4.
Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi ketinggian air di sungai Ciliwung cukup tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir di beberapa wilayah di sekitar Bogor dan Jabodetabek.
Menurut informasi yang diterima TribunnewsBogor.com, pada pukul 07.00 WIB, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa tercatat mencapai 60 cm.
Meskipun tidak berada di level tertinggi, kondisi ini tetap membutuhkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah aliran sungai Ciliwung.
Selain itu, debit air yang tercatat di Bendung Katulampa pagi ini mencapai 2.248 liter per detik. Angka ini menunjukkan besarnya volume air yang mengalir melalui bendungan, yang jika terus meningkat dapat mengancam sejumlah wilayah di hulu dan hilir sungai Ciliwung.
Saat ini, kondisi di sekitar Bendung Katulampa terlihat mendung, yang menunjukkan potensi hujan lanjutan di wilayah tersebut.
Dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, peningkatan ketinggian air di sungai-sungai di sekitarnya juga diperkirakan dapat meningkat. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya banjir yang meluas ke beberapa wilayah yang lebih rendah.
Sebagai respons terhadap situasi ini, warga diminta untuk tetap waspada dan memantau perkembangan kondisi secara berkala.
Pemerintah setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau dan mengkoordinasikan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak banjir.
Untuk masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan status Bendung Katulampa secara langsung, ada beberapa cara mudah untuk memantau ketinggian air dan status siaga. Berikut adalah dua laman yang dapat digunakan oleh warga:
- Website Posko Banjir DKI Jakarta Bagi warga yang ingin memantau kondisi ketinggian air di beberapa sungai di wilayah Jabodetabek, Anda bisa membuka website Posko Banjir DKI Jakarta di https://poskobanjir.dsdadki.web.id/. Laman ini memberikan informasi terkait status siaga tiap 5 hingga 10 menit sekali. Caranya cukup mudah:
- Buka link tersebut
- Klik bagian “Status Siaga” untuk melihat kondisi ketinggian air di sungai
- Waspada jika status menunjukkan tulisan “Waspada” atau “Siaga”, karena ini menandakan adanya potensi ancaman banjir.
- Website BPBD Jakarta Alternatif lainnya, Anda juga dapat memantau kondisi ketinggian air melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta di https://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel. Laman ini memantau beberapa sungai di wilayah Jabodetabek dan menunjukkan status siaga menggunakan sistem warna:
- Siaga I (Merah): Status paling berbahaya, potensi banjir tinggi
- Siaga II (Oranye): Perlu perhatian khusus, banjir kemungkinan terjadi
- Siaga III (Kuning): Waspada, namun potensi banjir relatif rendah
Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan curah hujan yang tinggi, masyarakat di sepanjang aliran sungai Ciliwung, terutama di daerah hilir seperti Kabupaten Bogor dan sekitarnya, diminta untuk selalu memperhatikan perkembangan terkini. Kecepatan angin dan curah hujan yang meningkat juga dapat berpotensi memperburuk keadaan.
Warga Diharapkan Tetap Siaga dan Mengikuti Petunjuk dari Pihak Berwenang
BMKG bersama BPBD terus melakukan pemantauan intensif di lapangan dan akan segera memberikan informasi terbaru jika ada perubahan signifikan terkait kondisi air di Bendung Katulampa maupun sungai-sungai lainnya. Warga diminta untuk mengikuti instruksi dari pihak berwenang dan menghindari daerah rawan banjir.
Status siaga 4 di Bendung Katulampa pagi ini menunjukkan bahwa kondisi air di sungai Ciliwung cukup tinggi dan dapat berpotensi menimbulkan banjir.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memantau informasi terkini melalui website resmi seperti Posko Banjir DKI Jakarta dan BPBD Jakarta.
Dengan kewaspadaan dan pemantauan yang tepat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir.







