INBERITA.COM, Manajer artis senior Vera Zanobia atau yang akrab disapa Mak Vera menjadi sorotan publik setelah mengungkap adanya piutang bernilai hampir Rp1 miliar yang disebut belum dibayarkan oleh salah satu stasiun televisi.
Keluhan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya dan langsung menarik perhatian warganet karena menyangkut nominal yang besar serta telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Rabu (22/7/2026), Mak Vera mengaku sudah cukup lama menunggu penyelesaian pembayaran yang menurutnya terhenti sejak 2019.
Ia berharap pihak terkait menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban tersebut tanpa harus berujung ke proses hukum.
“Tolong itikad baiknya dari salah satu TV yang pernah bekerja sama dengan saya Vera Zanobia selaku direktur utama di PT saya,” tulis Mak Vera.
Menurut pengakuannya, nilai piutang yang belum diterima mencapai Rp948 juta ditambah Rp13 juta, sehingga totalnya sekitar Rp961 juta.
Ia menjelaskan pembayaran sempat dilakukan secara bertahap sejak 2017, namun cicilan tersebut berhenti pada Juli 2019.
“TV tersebut belum membayar Rp948.000.000 ditambah Rp13.000.000. Dari tahun 2017 pembayaran dicicil sampai berhenti di bulan Juli 2019,” ungkapnya.
Mak Vera menilai persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi keuangannya, tetapi juga mencoreng reputasinya sebagai manajer artis.
Selama bertahun-tahun, ia mengaku harus menanggung berbagai tudingan karena pembayaran kepada para artis yang dikelolanya belum dapat diselesaikan akibat dana dari pihak televisi belum diterima.
Ia bahkan mengklaim pernah menggunakan dana pribadi untuk menjaga agar para artis di bawah naungannya tetap memiliki pekerjaan.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar sejumlah program yang telah dirancang tetap berjalan meski pembayaran dari pihak televisi belum kunjung diterima.
“Sampai saya dituduh pakai uang artis saya padahal dari TV tersebut belum membayarkan kepada saya. Bukti sudah saya pegang semua,” tulisnya.
Mak Vera juga mengaku rela menjual sejumlah aset pribadi demi membiayai produksi program yang melibatkan artis-artis binaannya. Ia berharap persoalan tersebut segera diselesaikan agar nama baiknya dapat dipulihkan.
“Program TV itu saya buat untuk artis-artis yang dulu saya kelola biar mereka punya kerjaan. Saya pakai uang pribadi saya sampai jual aset-aset saya buat mereka terlihat punya kerjaan. Kembalikan nama baik dan uang saya,” lanjutnya.
Merasa kesabarannya telah habis setelah menunggu selama beberapa tahun, Mak Vera menyatakan siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum apabila tidak ada respons positif dari pihak yang bersangkutan.
“Tolong itikad baiknya saya tunggu, kalau tidak ada niat baik mohon maaf saya ke jalur hukum,” tegasnya.
Hingga kini, Mak Vera belum mengungkap identitas stasiun televisi yang dimaksud. Belum ada pula pernyataan resmi dari pihak yang disebut dalam unggahan tersebut sehingga klaim tersebut masih merupakan pengakuan sepihak.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya kepastian pembayaran dalam industri hiburan. Hubungan kerja antara rumah produksi, stasiun televisi, manajemen artis, hingga para talent umumnya melibatkan kontrak dengan nilai yang tidak sedikit.
Ketika pembayaran mengalami keterlambatan, dampaknya bisa menjalar ke banyak pihak, termasuk artis, kru produksi, hingga perusahaan manajemen.
Mak Vera sendiri merupakan salah satu manajer artis yang cukup dikenal di industri hiburan Tanah Air. Namanya melejit saat mendampingi perjalanan karier mendiang Olga Syahputra, yang kemudian menjadi salah satu presenter dan komedian paling populer di Indonesia.
Namun, perjalanan hidupnya jauh dari kata mudah. Dalam sejumlah kesempatan, Vera pernah menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga sederhana.
Sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, ia telah membantu orang tuanya berdagang untuk menambah penghasilan keluarga.
Ia mengawali usahanya dengan menjajakan daging dari rumah ke rumah. Pengalaman tersebut diakuinya menjadi bekal penting dalam membangun kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi, yang kemudian sangat berguna ketika memasuki dunia hiburan.
Kariernya berubah ketika mendapat kesempatan bekerja sebagai kru produksi film. Dari sana, ia bertemu banyak figur publik dan akhirnya dipercaya menjadi asisten artis senior Ulfa Dwiyanti. Pengalaman itu membuka jalan baginya untuk memahami dunia manajemen artis secara profesional.
Setelah memutuskan berdiri sendiri, Mak Vera dipercaya menangani sejumlah penyanyi dan selebritas, termasuk grup vokal G4UL, Saipul Jamil, Dewi Perssik, hingga akhirnya dikenal luas sebagai sosok yang berada di balik kesuksesan Olga Syahputra.
Selama bertahun-tahun, Mak Vera dikenal sebagai manajer yang aktif membangun karier artis-artis yang berada di bawah naungannya.
Karena itu, pengakuannya mengenai piutang yang belum dibayarkan menjadi perhatian publik, terutama karena ia mengaitkannya dengan perjuangan mempertahankan pekerjaan bagi para artis yang pernah dikelolanya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak stasiun televisi yang dimaksud Mak Vera. Publik pun masih menunggu kejelasan penyelesaian persoalan tersebut, termasuk apakah sengketa ini akan berakhir melalui jalur musyawarah atau berlanjut ke proses hukum.







