INBERITA.COM, Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia yang kosong pasca perpisahan dengan Patrick Kluivert pada pertengahan Oktober 2025 tampaknya mulai menarik perhatian sejumlah nama besar di dunia sepak bola.
Salah satu yang mencuri sorotan adalah pelatih asal Italia sekaligus legenda AC Milan, Roberto Donadoni, yang disebut tertarik untuk menukangi skuad Garuda.
Kabar mengenai ketertarikan Donadoni ini pertama kali mencuat dari unggahan pengamat sepak bola nasional, Mohammed Ali Mahrus, melalui akun X pribadinya, @AlionelMessi_.
Dalam unggahan tersebut, Mahrus menyebut bahwa seorang agen telah menghubungi PSSI dan menawarkan tiga nama pelatih berpengalaman tak lama setelah federasi mengumumkan perpisahan dengan Patrick Kluivert.
“Saya dikirimi chat oleh ‘orang penting’. Beberapa hari setelah PSSI berpisah dengan Patrick Kluivert ada satu agen yang menawarkan beberapa pelatih pengalaman yang menurut sang agen tertarik melatih Timnas Indonesia. Antara lain: Roberto Donadoni, Juan Carlos Osorio, Oscar Garcia,” tulis Mohammed Ali Mahrus.
Tiga nama tersebut — Roberto Donadoni, Juan Carlos Osorio, dan Oscar Garcia — memang memiliki reputasi mentereng di dunia kepelatihan dan sama-sama sedang tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.
Di antara ketiganya, nama Donadoni menjadi sorotan utama mengingat statusnya sebagai mantan pelatih Timnas Italia dan sosok penting dalam era kejayaan AC Milan pada akhir 1980-an hingga 1990-an.
Donadoni terakhir kali melatih klub Shenzhen FC di Liga Super China pada Agustus 2020. Setelah periode tersebut, pria kelahiran Cisano Bergamasco ini tercatat belum kembali menangani tim mana pun selama sekitar lima tahun.
Meski demikian, reputasi dan lisensi UEFA Pro Licence yang dimilikinya menjadikan Donadoni tetap dipandang sebagai pelatih berpengalaman yang memiliki kredibilitas tinggi.
Bagi pecinta sepak bola Eropa, nama Roberto Donadoni tentu bukan sosok asing. Ia lahir di Italia pada 9 September 1963 dan dikenal sebagai salah satu winger legendaris AC Milan.
Bersama Rossoneri, Donadoni menjadi bagian dari generasi emas yang dilatih oleh Arrigo Sacchi dan kemudian Fabio Capello, di mana Milan mendominasi sepak bola Eropa dengan gaya bermain kolektif dan taktis.
Setelah gantung sepatu, Donadoni memulai karier kepelatihannya pada tahun 2001 bersama Lecco, klub kecil di Italia.
Dari sanalah perjalanannya di dunia kepelatihan dimulai, berganti-ganti menukangi klub-klub Serie A seperti Livorno, Genoa, Napoli, Cagliari, Parma, dan Bologna.
Namun, puncak kariernya datang pada tahun 2006 ketika ia dipercaya menggantikan Marcello Lippi sebagai pelatih Timnas Italia.
Meski memegang jabatan yang berat—meneruskan warisan juara dunia 2006—Donadoni berhasil membawa Gli Azzurri menembus perempat final Euro 2008, sebelum tersingkir lewat adu penalti melawan Spanyol.
Walaupun belum pernah mempersembahkan trofi sebagai pelatih kepala, prestasinya di Parma cukup mencuri perhatian.
Pada musim 2013–2014, ia membawa tim tersebut finis di posisi keenam Serie A, capaian yang tergolong impresif bagi klub dengan sumber daya terbatas.
Donadoni dikenal sebagai pelatih yang memiliki kepribadian tenang namun disiplin tinggi. Ia kerap menekankan pentingnya permainan kolektif, keseimbangan antar lini, serta pertahanan yang rapat.
Dalam wawancara-wawancara terdahulu, Donadoni juga sering menekankan filosofi “kerja tim di atas individualitas”, sebuah prinsip yang selaras dengan karakter permainan yang tengah dibangun Timnas Indonesia di bawah era baru PSSI.
Saat menangani Shenzhen FC di Liga Super China, Donadoni mencatatkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan delapan kekalahan dari 14 pertandingan.
Meskipun hasilnya tidak spektakuler, pengalaman melatih di luar Eropa memberikan Donadoni wawasan baru tentang kultur sepak bola Asia—faktor yang bisa menjadi nilai tambah bila benar-benar bergabung dengan skuad Garuda.
Berikut profil lengkap Roberto Donadoni:
- Nama: Roberto Donadoni
- Tempat Lahir: Cisano Bergamasco, Italia
- Tanggal Lahir: 9 September 1963 (62 tahun)
- Kewarganegaraan: Italia
- Lisensi Pelatih: UEFA Pro Licence
- Status: Tanpa Klub
Klub yang Pernah Dilatih:
- Lecco (2001–2002)
- AS Livorno (2002–2003, 2005–2006)
- Genoa (2003)
- Timnas Italia (2006–2008)
- Cagliari (2010–2011)
- Parma (2012–2015)
- Bologna (2015–2018)
- Shenzhen FC (2019–2020)
Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai ketertarikan terhadap Donadoni, rumor ini memunculkan antusiasme tinggi di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Banyak yang menilai pengalaman dan disiplin khas Italia bisa menjadi kombinasi menarik untuk meningkatkan performa Timnas Indonesia, terlebih dengan banyaknya pemain muda potensial yang mulai berkiprah di level internasional.
Di sisi lain, sejumlah pengamat juga menilai bahwa mendatangkan pelatih kaliber Eropa seperti Donadoni tentu membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek—mulai dari dukungan federasi, infrastruktur, hingga kesinambungan program pembinaan pemain.
Namun, jika benar terealisasi, kehadiran Donadoni bisa menjadi langkah besar bagi PSSI untuk membawa Timnas Indonesia ke level permainan yang lebih kompetitif di Asia.
Kabar mengenai minat Roberto Donadoni ini memang belum dikonfirmasi secara resmi, tetapi spekulasi terus berkembang di media sosial dan komunitas penggemar sepak bola Tanah Air.
Jika benar pelatih berpengalaman ini menaruh minat, bukan tidak mungkin Indonesia akan kembali mencatat sejarah baru dengan memiliki pelatih Eropa yang pernah memimpin tim sekelas Gli Azzurri. (xpr)







