INBERITA.COM, Musibah kebakaran kembali terjadi di jalur pelayaran nasional. Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026), memicu operasi penyelamatan besar-besaran di tengah laut.
Insiden tersebut tidak hanya mengancam keselamatan ratusan penumpang, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada puluhan kendaraan yang diangkut kapal.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan pelayaran, terutama untuk kapal yang membawa penumpang sekaligus muatan kendaraan dalam jumlah besar.
Berdasarkan data sementara, kapal mengangkut sekitar 250 orang serta berbagai jenis kendaraan. Muatan yang terdampak kebakaran meliputi sekitar 140 truk, 25 mobil, 15 sepeda motor, serta satu unit alat berat.
Sejak menerima laporan kebakaran, operasi penyelamatan segera dilakukan dengan melibatkan Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Pada tahap awal evakuasi, puluhan penumpang masih bertahan di atas kapal karena proses penyelamatan dilakukan secara bertahap mengingat kondisi darurat di laut.
Hingga pembaruan pukul 17.00 WIB, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa sebanyak 227 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban dievakuasi menggunakan berbagai kapal yang berada di sekitar lokasi, termasuk kapal niaga dan kapal tunda yang turut membantu proses penyelamatan.
Data sementara menunjukkan proses evakuasi dilakukan oleh beberapa kapal, di antaranya:
- Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal.
- TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 orang serta mengevakuasi satu korban meninggal.
- Transco Arafura menyelamatkan 17 penumpang.
- Meratus Project 3 mengevakuasi 13 penumpang selamat dan satu korban meninggal.
- Prakarsa Mas membawa tujuh penumpang selamat.
- SC Aila XVII mengevakuasi tujuh orang selamat.
- Selaras Mas menyelamatkan tujuh penumpang.
- British Mentor mengevakuasi dua penumpang selamat.
- Sementara Icon Daniel mengevakuasi satu korban meninggal dunia.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Otoritas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai titik awal munculnya api maupun dugaan sumber kebakaran.
Selain fokus pada penyelamatan korban, perhatian juga tertuju pada kerugian material yang diperkirakan sangat besar mengingat banyaknya kendaraan logistik yang ikut terbakar.
Gangguan terhadap distribusi barang juga berpotensi terjadi apabila sebagian besar truk yang berada di dalam kapal mengalami kerusakan.
Peristiwa ini diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan pelayaran, termasuk kesiapan sistem pemadam kebakaran di kapal, prosedur evakuasi penumpang, serta pengawasan terhadap pengangkutan kendaraan dan barang.
Otoritas pelayaran bersama tim SAR masih melanjutkan penanganan di lokasi kejadian. Identitas para korban meninggal dunia serta hasil investigasi penyebab kebakaran akan diumumkan setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai dilakukan.







