Isu Pergantian Kapolri Mencuat, Siapa Saja Jenderal Bintang Tiga Polri yang Bisa Jadi Kandidat Kuat Penerus Listyo Sigit?

Isu dinamika pergantian kapolri polriIsu dinamika pergantian kapolri polri
Isu pergantian Kapolri mencuat di tengah dinamika penegakan hukum dan hubungan antarpenegak hukum. Sejumlah nama jenderal bintang tiga mulai disebut dalam bursa calon pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

INBERITA.COM, Isu pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian publik.

Spekulasi mengenai pergantian Kapolri muncul di tengah dinamika penanganan sejumlah perkara hukum besar, termasuk perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Rumor tersebut semakin berkembang setelah muncul kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto disebut telah menyiapkan Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri.

Namun, hingga kini belum ada kepastian resmi mengenai perubahan posisi Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan belum menerima surat terkait pergantian Kapolri. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan tidak ada informasi resmi mengenai rencana pergantian dalam waktu dekat.

“Kinerja Kapolri bagus. Isu terkait penggantian Kapolri berhembus di mana-mana karena beliau sudah menjabat 5 tahun. Karena sudah menjabat lama, ada orang yang tidak suka. Maklumin saja,” kata Sahroni.

Meski belum ada keputusan politik, bursa nama calon pengganti Kapolri mulai ramai diperbincangkan. Sejumlah perwira tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) dinilai memiliki rekam jejak dan pengalaman strategis untuk menduduki jabatan tertinggi di institusi kepolisian.

Berikut sejumlah nama yang disebut berpotensi masuk dalam bursa calon Kapolri:

1. Komjen Dedi Prasetyo

Dedi Prasetyo saat ini menjabat sebagai Wakil Kapolri. Posisi tersebut membuat namanya menjadi salah satu figur yang paling sering dikaitkan dengan suksesi kepemimpinan Polri.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 itu memiliki pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, mulai dari Inspektur Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, Asisten Kapolri Bidang SDM, Kepala Divisi Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah.

Sebagai orang nomor dua di tubuh Polri, Dedi memiliki jalur karier yang dianggap kuat karena memahami langsung koordinasi internal institusi.

2. Komjen Karyoto

Karyoto saat ini menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Sebelumnya, ia pernah memimpin Polda Metro Jaya pada periode 2023-2025.

Perwira lulusan Akpol 1990 ini juga pernah menjabat Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengalamannya menangani wilayah strategis seperti Jakarta menjadi salah satu modal dalam bursa calon Kapolri.

3. Komjen Syahar Diantoro

Nama Syahar Diantoro juga masuk dalam daftar kandidat potensial. Ia saat ini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Lulusan Akpol 1991 tersebut sebelumnya pernah dipercaya menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri serta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Pengalaman di bidang penegakan hukum dan pengawasan internal membuatnya memiliki posisi strategis dalam struktur kepolisian.

4. Komjen Wahyu Widada

Wahyu Widada kini menduduki jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Sebelumnya, ia pernah menjabat Kepala Bareskrim Polri dan Kepala Baintelkam Polri.

Perwira lulusan Akpol 1991 itu juga memiliki pengalaman sebagai Kapolda Aceh, Kapolda Gorontalo, hingga Wakapolda Riau.

5. Komjen Fadil Imran

Fadil Imran saat ini menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Stamaops). Ia dikenal sebagai salah satu perwira senior yang memiliki pengalaman memimpin wilayah besar.

Sebelumnya, Fadil pernah menjabat Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Timur. Ia juga satu angkatan dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Akpol 1991.

6. Komjen Yuda Gustawan

Yuda Gustawan menjabat Kepala Baintelkam Polri sejak 2025. Ia memiliki pengalaman sebagai Wakil Kepala Baintelkam dan Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik.

Lulusan Akpol 1993 ini menjadi salah satu figur dari generasi lebih muda yang berada dalam jajaran perwira tinggi strategis.

7. Komjen Ramdani Hidayat

Ramdani merupakan Komandan Korps Brimob Polri. Ia sebelumnya menjabat Wakil Komandan Korbrimob dan pernah bertugas sebagai Wakapolda Papua.

Pengalaman di satuan elite kepolisian menjadi salah satu latar belakang yang membuat namanya diperhitungkan.

8. Komjen Wahyu Hadiningrat

Wahyu Hadiningrat saat ini menjabat Staf Ahli Manajemen dan Perencanaan Polri. Ia memiliki pengalaman sebagai Wakil Kepala Bareskrim serta Wakapolda Metro Jaya.

Kariernya di sejumlah posisi strategis membuat namanya tetap masuk dalam daftar perwira senior potensial.

9. Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak

Ridwan saat ini memimpin Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Ia sebelumnya pernah menjadi Kapolda Sumatera Utara dan Kapolda Sulawesi Utara.

Pengalaman memimpin wilayah serta tugas di lembaga strategis menjadi nilai tambah dalam perjalanan kariernya.

10. Komjen Asep Edi Suheri

Asep Edi Suheri menjadi nama terbaru dalam jajaran jenderal bintang tiga setelah menjabat Kapolda Metro Jaya. Perubahan struktur jabatan Kapolda Metro Jaya yang kini dipimpin perwira berpangkat Komjen membuat posisinya semakin strategis.

Selain nama-nama dari internal Polri, terdapat pula sejumlah jenderal polisi yang bertugas di luar struktur utama Polri dan memiliki pengalaman strategis, seperti Komjen Suyudi Ario Seto yang memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Albertus Rachmad Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN), serta Komjen Marthinus Hukom yang sebelumnya menjabat Kepala BNN.

Meski bursa kandidat mulai ramai, keputusan akhir mengenai pergantian Kapolri tetap berada di tangan Presiden dan harus melalui mekanisme konstitusional dengan melibatkan DPR.

Untuk saat ini, belum ada kepastian apakah isu pergantian tersebut akan berlanjut menjadi keputusan resmi atau hanya menjadi dinamika politik dan institusional menjelang evaluasi kepemimpinan Polri berikutnya.