INBERITA.COM, Intel kembali memperkenalkan inovasi terbaru di dunia grafis terintegrasi dengan peluncuran Intel Arc B390. Berbasis arsitektur Xe3, iGPU ini menjadi bagian dari keluarga prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang menggunakan kode nama Panther Lake.
Dengan klaim performa yang mengesankan, Intel Arc B390 kini tercatat sebagai iGPU tercepat yang pernah dirilis oleh perusahaan ini, menandakan kemajuan besar dalam teknologi grafis terintegrasi.
Dalam laporan resmi yang dipublikasikan Intel, hasil pengujian menunjukkan bahwa Intel Arc B390 tidak hanya melampaui generasi iGPU sebelumnya, seperti Intel Arc 140V berbasis Lunar Lake, namun juga berhasil mengungguli solusi grafis terintegrasi dari kompetitor besar seperti AMD dan Qualcomm.
Keunggulan ini bukan hanya terjadi pada generasi sebelumnya, tetapi juga pada kinerja gaming yang lebih baik dibandingkan dengan iGPU dari kedua perusahaan tersebut.
Yang lebih menarik lagi, dalam beberapa skenario tertentu, Intel Arc B390 bahkan mampu menandingi kinerja kartu grafis diskrit kelas entry-level, yaitu NVIDIA GeForce RTX 4050 Laptop GPU.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa Intel Arc B390 telah membuat lonjakan besar dalam kemampuan grafis terintegrasi, membawa pengalaman gaming yang lebih baik ke perangkat dengan harga lebih terjangkau.
Intel Arc B390 dibekali dengan 12 Xe3 cores, sebuah peningkatan sekitar 50% dibandingkan dengan iGPU tercepat sebelumnya dari Intel, yaitu Arc 140V berbasis Lunar Lake.
Intel mengklaim bahwa performa grafis pada Arc B390 meningkat sebesar 77% dibandingkan dengan Arc 140V dan 76% lebih cepat jika dibandingkan dengan Arc 140T berbasis Xe+ di platform Arrow Lake.
Pengujian performa dilakukan pada resolusi 1080p dengan 2x upscaling pada judul game yang mendukung teknologi ini. Hasilnya menunjukkan lonjakan performa yang signifikan di antara generasi iGPU Intel. Ini adalah bukti bahwa Intel Arc B390 mampu memberikan peningkatan yang jelas pada performa gaming di perangkat dengan grafis terintegrasi.
Intel juga melakukan perbandingan dengan AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang menggunakan iGPU Radeon 890M. Hasilnya, Intel Arc B390 mengungguli AMD Ryzen dalam performa gaming pada pengujian native 1080p.
Dengan performa rata-rata yang 82% lebih cepat pada berbagai judul game, Intel Arc B390 memperlihatkan keunggulan yang nyata, meskipun prosesor Intel beroperasi pada power lebih rendah, yaitu 45W dibandingkan 53W pada sistem AMD.
Tak hanya dengan AMD, Intel juga membandingkan Arc B390 dengan iGPU Adreno yang digunakan pada prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite 84-100.
Pada TDP 50W, Arc B390 menunjukkan performa yang jauh lebih superior, bahkan mencapai 2,6 kali lipat lebih cepat dalam pengujian gaming rata-rata.
Perbandingan lebih lanjut juga dilakukan antara Intel Arc B390 iGPU dan NVIDIA GeForce RTX 4050 Laptop GPU, sebuah GPU diskrit entry-level yang cukup populer.
Dalam pengujian yang menggunakan TDP 45W untuk Intel Arc B390 dan TDP 60W untuk RTX 4050 Laptop GPU, hasil menunjukkan bahwa Intel Arc B390 mampu mengalahkan RTX 4050 dalam pengujian yang sama.
Secara rata-rata, performa Intel Arc B390 tercatat sekitar 10% lebih cepat dibandingkan dengan RTX 4050, yang menjadikannya pilihan menarik untuk laptop dengan grafis terintegrasi.
Salah satu fitur unggulan dari Intel Arc B390 adalah dukungan untuk teknologi Multi-Frame Generation (MFG). Intel mengklaim bahwa Arc B-series merupakan satu-satunya iGPU di pasaran yang mendukung MFG hingga mode 4x.
Teknologi ini memungkinkan peningkatan frame rate yang signifikan pada game yang mendukungnya, seperti Battlefield 6 dan Cyberpunk 2077.
Dalam pengujian yang dilakukan, Intel Arc B390 dengan XeSS 3 Multi-Frame Generation menunjukkan peningkatan performa yang mengesankan, bahkan mengungguli Radeon 890M serta NVIDIA RTX 4050 Laptop GPU pada beberapa skenario tertentu.
Di beberapa konfigurasi, Intel mencatat bahwa pengalaman gaming bisa menjadi hingga 4x lebih lancar dibandingkan dengan kompetitor.
Intel menegaskan bahwa pengembangan Intel Arc B390 adalah bagian dari komitmen jangka panjang mereka di dunia grafis. Intel bertujuan untuk menghadirkan performa dan efisiensi yang lebih baik di berbagai form factor tanpa mengandalkan GPU diskrit kelas bawah.
Dengan pengenalan arsitektur Xe3, Intel berharap dapat melanjutkan pengembangan teknologi grafis terintegrasi yang lebih bertenaga, menghadirkan pengalaman gaming yang lebih baik untuk berbagai kalangan pengguna.
Ke depan, arsitektur ini diharapkan membuka jalan untuk produk-produk grafis terintegrasi yang lebih efisien dan bertenaga, mengurangi ketergantungan pada GPU diskrit di pasar laptop dan desktop entry-level.
Dengan kinerja yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan kompetitor, dukungan teknologi canggih seperti Multi-Frame Generation, serta kemampuannya menyaingi kartu grafis diskrit entry-level seperti NVIDIA RTX 4050, Intel Arc B390 telah membuka era baru dalam grafis terintegrasi.
Bagi para gamer dan pengguna laptop yang mencari performa grafis tinggi tanpa perlu mengorbankan daya, Intel Arc B390 bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. (*)







