Gawat! Dua Kiper Andalan Timnas Indonesia Terancam Absen Jelang Duel Lawan Arab Saudi dan Irak

Emil audero dan maarten paes kiper andalan timnasEmil audero dan maarten paes kiper andalan timnas

INBERITA.COM, Kabar kurang menggembirakan menghantam skuad Timnas Indonesia jelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dua penjaga gawang utama Garuda, Emil Audero dan Maarten Paes, dikabarkan dalam kondisi yang belum ideal untuk diturunkan dalam dua laga krusial menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober dan Irak pada 11 Oktober 2025.

Emil Audero mengalami cedera otot secara mendadak saat melakukan pemanasan jelang pertandingan giornata kelima Serie A 2025/2026 antara Como 1907 melawan Cremonese, Sabtu (27/9/2025), di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

Meski sempat masuk daftar susunan pemain, kiper kelahiran Mataram tersebut akhirnya ditarik dan digantikan oleh Marco Silvestri setelah mengeluhkan nyeri otot fleksor.

Pertandingan itu sendiri berakhir imbang 1-1, namun fokus publik justru tertuju pada kondisi fisik sang kiper.

“Menurut laporan awal, pemain bertahan tersebut melaporkan adanya nyeri otot di fleksor, suatu kondisi yang memaksanya untuk absen beberapa menit sebelum kick-off,” tulis Calcio Cremonese, Minggu (28/9/2025).

Meski pihak Cremonese belum merilis pernyataan resmi, laporan dari sumber internal klub menyebut cedera Emil tidak tergolong parah.

Namun, diagnosis awal tetap menyatakan perlunya tes lanjutan dan observasi lebih mendalam, termasuk pemeriksaan instrumental yang hasilnya baru akan keluar dalam beberapa hari ke depan.

Emil audero

“Baru setelah itu, staf medis Cremonese dapat memperkirakan durasi istirahat secara tepat dan menyusun program pemulihan,” lanjut Calcio Cremonese.

Jika hasil evaluasi menyatakan Emil harus absen selama 20 hari, maka ia hampir dipastikan akan melewatkan dua laga penting Timnas Indonesia di kualifikasi zona Asia tersebut. Padahal, performa Emil tengah berada di puncak.

Dalam empat penampilan terakhir bersama Garuda dan Cremonese, ia mencatatkan empat clean sheet beruntun, termasuk saat menahan imbang Lebanon 0-0 dan membantai Taiwan 6-0 di ajang internasional.

“Namun, risiko cedera tersebut membahayakan kehadiran Audero di laga perebutan gelar juara berikutnya, yang dijadwalkan Sabtu, 4 Oktober di San Siro melawan Inter,” tulis Calcio Cremonese lagi.

Rekam jejak mantan kiper Juventus dan Inter Milan itu menjadi salah satu alasan pelatih Patrick Kluivert terus mengandalkannya sebagai starter dalam empat laga terakhir Timnas Indonesia, termasuk melawan China, Jepang, Chinese Taipei, dan Lebanon.

Emil telah menjadi benteng terakhir yang tangguh dan krusial dalam menjaga asa Indonesia lolos ke putaran berikutnya. Namun kini, kehadirannya menghadapi Arab Saudi dan Irak masih diragukan.

Jika pemulihan memakan waktu hingga tiga pekan, maka Emil Audero harus absen dari dua hingga tiga pertandingan Serie A bersama Cremonese dan kemungkinan besar juga dari skuad Garuda.

Sementara itu, kabar dari penjaga gawang naturalisasi lainnya, Maarten Paes, juga tak sepenuhnya menggembirakan.

Kiper FC Dallas itu memang sudah memasuki tahap akhir pemulihan cedera, namun belum berada dalam kondisi bugar 100 persen.

Kebugaran fisik dan kesiapan mentalnya untuk kembali bertanding di level internasional masih menjadi tanda tanya besar.

Meski begitu, pelatih Patrick Kluivert tetap memasukkan Maarten Paes sebagai opsi utama bila Emil Audero tak dapat tampil.

Maarten paes

Situasi ini menempatkan Kluivert dalam dilema strategis: tetap menanti kepastian Emil atau memberikan kepercayaan penuh kepada Paes yang belum sepenuhnya pulih.

“Banyak hal akan bergantung pada evaluasi pemulihan yang dijalani sang pemain di awal pekan,” tulis Calcio Cremonese, mengacu pada kondisi Emil Audero.

Dengan waktu yang semakin mendekati jadwal pertandingan, Timnas Indonesia tidak punya banyak ruang untuk menunggu.

Ketidakhadiran dua kiper utama sekaligus tentu akan menjadi tantangan besar, apalagi lawan yang dihadapi memiliki kekuatan jauh di atas rata-rata.

Meski dibayangi krisis penjaga gawang, optimisme tetap dijaga oleh pihak Timnas. Kualitas kiper lokal dan pelapis lainnya diyakini cukup untuk menjaga stabilitas tim bila diperlukan.

Namun, kehilangan Emil Audero yang tengah berada dalam performa puncaknya jelas akan menjadi kehilangan besar.

Dalam 360 menit terakhir bersama Cremonese di Serie A musim ini, Emil hanya kebobolan empat gol dan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Catatan ini menjadikan posisinya sangat vital dalam struktur pertahanan tim, baik di level klub maupun internasional.

Kini, harapan publik sepak bola Indonesia bertumpu pada hasil evaluasi medis Cremonese dalam beberapa hari ke depan. Jika cederanya tergolong ringan, Emil bisa saja pulih dalam dua pekan dan tetap berangkat ke Jeddah bersama skuad Garuda.

Namun jika tidak, Patrick Kluivert harus segera menyusun strategi darurat dan menentukan siapa yang akan dipercaya menjaga gawang Indonesia dalam dua laga krusial yang menentukan nasib di jalan menuju Piala Dunia 2026. (xpr)