Dua Anggota DPRD Riau Terlibat Adu Mulut Nyaris Baku Hantam saat Rapat, Ini Profilnya

Anggota dprd riau nyaris baku hantamAnggota dprd riau nyaris baku hantam
Perdebatan Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet saat rapat Banggar DPRD Riau menjadi perhatian publik.

INBERITA.COM, Insiden memanas yang terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau membuat dua nama politikus Partai Golkar menjadi sorotan publik.

Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet terlibat adu mulut hingga saling menantang duel dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kamis (16/7/2026).

Ketegangan yang bermula di ruang rapat itu kemudian merembet ke luar gedung. Sejumlah pendukung kedua kubu dilaporkan ikut terlibat kericuhan hingga menyebabkan seorang petugas keamanan DPRD mengalami luka saat berusaha melerai.

Terlepas dari insiden tersebut, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet merupakan dua politikus senior yang telah lama berkiprah di panggung politik Riau.

Parisman Ihwan dikenal sebagai kader Partai Golkar yang memiliki perjalanan hidup dari keluarga sederhana. Ia merupakan putra seorang sopir Bus Gagak Hitam.

Setelah ayahnya meninggal dunia, Parisman tumbuh dalam kondisi ekonomi yang terbatas bersama saudara-saudaranya, sementara ibunya menjadi tulang punggung keluarga.

Sebelum terjun ke politik, Parisman menekuni dunia usaha. Setelah menikah dengan seorang dokter pada 1998, ia kembali ke Pekanbaru pada 2005 dan mengembangkan bisnis di sektor konstruksi.

Karier politiknya dimulai ketika bergabung dengan Partai Golkar pada 2017. Dua tahun berselang, ia terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Kota Pekanbaru pada Pemilu 2019.

Di periode pertamanya sebagai legislator, Parisman dipercaya memimpin Komisi IV DPRD Riau. Pada Pemilu 2024, ia kembali memperoleh mandat dari masyarakat dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau periode 2024–2029.

Di internal partai, Parisman juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Riau serta Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil I Partai Golkar.

Namanya sempat masuk bursa calon Ketua DPD Golkar Riau pada Musyawarah Daerah XI tahun 2025 sebelum akhirnya posisi tersebut diraih Yulisman.

Sementara itu, Indra Gunawan Eet merupakan salah satu politikus dengan pengalaman panjang di lembaga legislatif. Kariernya dimulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dan bertahan selama tiga periode berturut-turut sejak 2004 hingga 2019.

Pengalaman tersebut membawanya ke DPRD Provinsi Riau pada periode 2019–2024. Dalam masa jabatan itu, Eet dipercaya menjabat Ketua DPRD Provinsi Riau.

Pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Riau untuk periode kedua di tingkat provinsi.

Selain aktif di dunia politik, Eet juga memiliki latar belakang akademik yang cukup lengkap.

Ia menempuh pendidikan di STM Muhammadiyah Pekanbaru, kemudian meraih gelar sarjana di Universitas Lancang Kuning dan magister di Universitas Islam Riau. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan doktor (PhD) di Selangor University, Malaysia.

Di luar parlemen, Eet aktif memimpin berbagai organisasi, di antaranya KNPI Kabupaten Bengkalis, HIPMI, AMPG, BAPERA Provinsi Riau, hingga sejumlah organisasi olahraga dan kepemudaan.

Kericuhan yang melibatkan kedua politikus senior tersebut menjadi perhatian luas karena terjadi dalam forum resmi pembahasan anggaran daerah.

Perdebatan yang awalnya berlangsung secara verbal berkembang menjadi aksi saling menunjuk dan memukul meja sebelum akhirnya memicu ketegangan di luar ruang rapat.

Akibat insiden itu, seorang petugas keamanan DPRD Riau dilaporkan mengalami luka di bagian kepala saat mencoba meredam bentrokan yang melibatkan pendukung kedua belah pihak.

Peristiwa tersebut kini menjadi sorotan publik sekaligus memunculkan perhatian terhadap dinamika politik di DPRD Provinsi Riau.