Dedi Mulyadi Respon Santai Pandji Pragiwaksono yang Sebutnya “Gubernur Artis YouTube”

Dedi mulyadi tanggapi sentilan pandjiDedi mulyadi tanggapi sentilan pandji
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Jawab Sindiran Pandji Pragiwaksono dengan Santai

INBERITA.COM, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons yang tak terduga setelah namanya disebutkan dalam pertunjukan stand-up comedy spesial Pandji Pragiwaksono yang tayang di Netflix.

Dalam penampilannya yang berjudul “Mens Rea,” Pandji menyentil kebiasaan masyarakat Sunda yang suka memilih pemimpin dari kalangan artis, dengan menyebut Dedi Mulyadi sebagai “Gubernur Artis YouTube.”

Dalam stand-up comedy yang tayang sejak 27 Desember 2025, Pandji Pragiwaksono memang dikenal dengan gaya satir dan tajamnya. Salah satu bahan lawakannya adalah fenomena kepala daerah yang berasal dari kalangan artis, termasuk Dedi Mulyadi.

Pandji, yang sering menyelipkan kritik sosial dalam pertunjukannya, menyebutkan Dedi Mulyadi sebagai contoh kepala daerah yang populer lewat YouTube.

“Orang Sunda senang banget milih artis. Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil Gubernur mereka Dede Yusuf, artis TV. Sekarang Gubernurnya Dedi Mulyadi, artis YouTube,” ujar Pandji, diikuti dengan tawa penonton.

Meski langsung menyebutkan nama Dedi Mulyadi, Pandji sadar bahwa pernyataannya akan menimbulkan reaksi. Usai menyebutkan nama KDM (Dedi Mulyadi), suasana pun riuh dengan tawa penonton, dan Pandji menanggapi dengan santai.

“Banyak yang enggak suka, banyak yang enggak suka. Santai aja atuh kawan,” tambah Pandji sambil tertawa.

Tak seperti yang banyak diharapkan, Dedi Mulyadi justru merespons sindiran tersebut dengan santai dan penuh sportivitas. Melalui akun Instagram-nya, KDM malah mengaku mengidolakan Pandji.

“Bang Pandji, terima kasih ya, saya penggemar Anda loh. Anda ini keren, setiap pernyataan-pernyataannya itu menggelitik, korektif, dan edukatif,” tulis Dedi Mulyadi.

Meskipun menerima sindiran terkait posisinya sebagai “Gubernur Artis YouTube,” Dedi Mulyadi dengan bijak mengoreksi pernyataan Pandji.

Menurut Dedi, ada sedikit kekeliruan terkait informasi yang disampaikan Pandji tentang artis-artis yang menjadi pejabat di Jawa Barat.

“Tapi sayang sekali bang Pandji, pak Deddy Mizwar dan pak Dede Yusuf waktu nyalonin jadi Gubernur malah enggak kepilih. Pak Deddy Mizwar waktu itu pasangannya saya loh calon wakil gubernur, pak Dede Yusuf pasangannya dengan pak Lex juga enggak terpilih,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa meski para artis ini memiliki keterampilan yang mumpuni dalam politik dan pemerintahan.

Sebagai contoh, Dede Yusuf yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat selama dua periode, dan kini menjadi anggota DPR RI, menunjukkan kepiawaiannya dalam bidang politik.

Dalam tanggapannya, Dedi Mulyadi tidak hanya sekadar membela dirinya, tetapi juga memuji para artis yang pernah menjadi pejabat di Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa meskipun mereka dikenal sebagai artis, kemampuan mereka dalam berpolitik dan berpikir strategis dalam pembangunan tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Walaupun dia artis, saya ngaku, jujur, pak Dede Yusuf itu punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik. Dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI juga kerangka berpikir pembangunannya juga keren. Untuk itu, banyak yang artis juga punya kemampuan,” puji Dedi Mulyadi.

Tidak hanya berhenti pada klarifikasi, Dedi Mulyadi juga mengajak Pandji untuk berkunjung langsung ke Jawa Barat dan melihat sendiri bagaimana ia memimpin provinsi ini.

“Gimana kalau Kang Pandji datang ke Jawa Barat, keliling, lewatin tuh jalan provinsi, keliling ke daerah di seluruh Jabar, saya ngebangunnya benar atau enggak, apakah saya ini hanya Gubernur konten atau Gubernur kenyataan, ya kita sama-sama lihat hasil di lapangan,” ajak Dedi Mulyadi.

Dedi juga menegaskan bahwa ia tidak merasa tersinggung dengan kritik yang diberikan oleh Pandji.

Menurutnya, Indonesia adalah negara demokrasi, di mana setiap orang bebas untuk mengungkapkan pendapat dan kritik mereka secara terbuka. Ia bahkan mempersilakan Pandji untuk terus berkarya dan memberikan kritik-kritik yang membangun.

Pandji Pragiwaksono yang dikenal dengan kritik-kritiknya yang tajam, turut memberikan respons positif terhadap klarifikasi yang disampaikan oleh Dedi Mulyadi.

Di kolom komentar Instagram, Pandji menulis, “Salam kenal Kang Dedi. Alhamdulillah ini jadi jembatan perkenalan kita ya,” menandakan bahwa meski ada perbedaan pandangan, ia menghargai tanggapan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat tersebut.

Mens Rea adalah karya stand-up comedy spesial Pandji Pragiwaksono yang tayang di Netflix. Pertunjukan ini mengusung tema satir tentang isu sosial, hukum, dan politik Indonesia.

Dengan durasi hampir dua jam, Mens Rea berhasil menarik perhatian penonton dengan humor yang tajam, namun juga mengajak orang berpikir kritis mengenai berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat.

Show ini menduduki posisi #1 di Top 10 Acara Netflix Indonesia segera setelah tayang, dan menjadi viral di kalangan netizen. Pandji tak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan kritik dengan cara yang menggelitik, membuat penontonnya tertawa sekaligus merenung. (*)