Daftar Korban dan Kronologi Kecelakaan Minibus Rombongan Guru Asal Jakarta di Tol Ungaran

Kecelakaan rombongan guru asal jakartaKecelakaan rombongan guru asal jakarta
Minibus Tabrak Truk di Tol Ungaran, Satu Orang Meninggal Dunia

INBERITA.COM, Kecelakaan maut terjadi di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa pagi (6/1/2026), yang melibatkan sebuah minibus yang mengangkut rombongan guru asal Jakarta.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.20 WIB di Tol Jalur A KM 426.400.

Minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan guru tersebut sedang melaju dari arah Kota Semarang menuju Bawen.

Menurut keterangan Lingga, sopir kendaraan tersebut, Totot Andriyanto (56), diduga kehilangan konsentrasi saat mengemudi, sehingga menabrak truk crane yang berada di depannya dan melaju searah.

“Karena jarak terlalu dekat, kendaraan tidak sempat menghindar hingga terjadilah kecelakaan,” jelas AKP Lingga kepada wartawan.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang Hiace, Terodius Heru Sucahya (57), yang merupakan kepala sekolah asal Koja, Jakarta Utara, meninggal dunia.

Korban dilaporkan mengalami luka berat di bagian kepala dan saat ini berada di kamar jenazah RSUD.

Selain korban meninggal, enam penumpang lainnya yang juga merupakan guru mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Mereka yang terluka adalah:

  1. Ignasius Suharno (45), guru asal Kalibawang, Kulonprogo, yang mengalami luka sobek di bagian belakang kepala.
  2. Antonius Yuwono Trisunu (42), guru asal Koja, Jakarta Utara, yang mengeluh nyeri pada dada sebelah kiri.
  3. Brigita Putri Milo Deru (36), guru asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang mengalami luka sobek di mulut dan hidung yang mengeluarkan darah.
  4. Silva Ditya (46), guru asal Koja, Jakarta Utara, yang mengalami nyeri gerak pada tangan kiri serta luka sobek di pipi kiri.
  5. Sundari (56), guru asal Koja, Jakarta Utara, yang mengalami nyeri gerak pada tangan kiri.
  6. Imanuel Kotan (35), guru asal Koja, Jakarta Utara, yang merasakan nyeri pada dada.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan yang merenggut satu nyawa tersebut.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi insiden tersebut.

Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalan tol yang sering dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Polisi mengimbau para pengemudi untuk selalu memperhatikan jarak aman antar kendaraan dan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi di jalan.

Sementara itu, pihak keluarga korban yang meninggal dunia serta korban luka-luka telah mendapat dukungan dari pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. (**)