Bus Wisata Bawa 25 Penumpang Terguling ke Parit di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Tewas

Bus pariwisata oleng di tol semarang soloBus pariwisata oleng di tol semarang solo
Kondisi bus pariwisata yang terguling di Tol Semarang-Solo KM 454 setelah mengalami kecelakaan. Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus wisata di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

INBERITA.COM, Perjalanan rombongan wisata di jalur Tol Semarang-Solo berakhir tragis setelah sebuah bus yang mengangkut puluhan penumpang mengalami kecelakaan fatal di KM 454, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6/2026).

Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Bus pariwisata bernomor polisi H 7481 OQ itu membawa sekitar 25 penumpang yang tengah melakukan perjalanan menuju wilayah Klaten.

Kendaraan dikemudikan oleh Oktavian Budi saat insiden nahas itu terjadi di ruas jalan tol arah Semarang menuju Solo.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika bus melaju dalam kondisi normal sebelum akhirnya diduga pengemudi kehilangan konsentrasi.

Dalam hitungan detik, kendaraan mulai oleng hingga keluar dari jalur utama dan masuk ke saluran drainase di sisi jalan tol.

“Di tempat kejadian di KM 454 hilang konsentrasi kemudian masuk got jalan tol,” ujar Humas Polres Semarang, AKP Budi.

Setelah keluar dari jalur, bus tidak sempat dikendalikan kembali hingga akhirnya terguling. Benturan keras membuat sejumlah penumpang terpental dan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di hampir seluruh bagian bodi.

Dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita. Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Penumpang lain yang selamat juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka stabil.

Suasana di lokasi kejadian sempat mengalami kepadatan karena proses evakuasi korban dan kendaraan berlangsung cukup lama.

Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol bekerja sama untuk mengamankan area kecelakaan serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan derek untuk mengangkat bus yang terguling di dalam saluran drainase. Sementara itu, jenazah korban dan penumpang luka segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi, namun investigasi teknis terhadap kondisi kendaraan juga masih dilakukan.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di ruas jalan tol yang melibatkan kendaraan wisata, sekaligus menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan perjalanan, termasuk kondisi fisik pengemudi dan kesiapan kendaraan sebelum beroperasi di jalur jarak jauh.