INBERITA.COM, Menjelang periode Mudik Lebaran 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memengaruhi sejumlah wilayah di Indonesia.
Peringatan ini disampaikan sebagai bagian dari proyeksi cuaca sepekan ke depan, di mana kondisi atmosfer global, regional, dan lokal berkontribusi pada peningkatan aktivitas cuaca ekstrem.
Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik selama Lebaran.
BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca Indonesia dalam beberapa pekan ke depan melibatkan beberapa fenomena cuaca global yang signifikan.
Pertama, fenomena MJO (Madden-Julian Oscillation) diprediksi akan bergerak ke fase 6 dan 7 di wilayah Pasifik Barat dalam waktu dekat.
Hal ini akan menyebabkan konsentrasi pembentukan awan hujan yang lebih dominan di wilayah Indonesia bagian timur, seperti Maluku, Papua, dan sekitarnya.
Kedua, Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan akan aktif di beberapa wilayah, termasuk Sumatera, Kalimantan bagian utara, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya.
Gelombang-gelombang atmosfer ini dapat meningkatkan aktivitas konvektif, yang berpotensi menyebabkan hujan lebat.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 95W yang saat ini masih terpantau berada di Samudera Pasifik Utara Papua diperkirakan akan terus bergerak ke arah timur laut, menjauhi Indonesia.
Meski demikian, bibit siklon ini masih menginduksi pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi yang akan memperkuat potensi pertumbuhan awan hujan.
“Daerah konvergensi dan konfluensi ini akan memperbesar potensi pembentukan awan hujan di sekitarnya, terutama di wilayah Indonesia bagian timur dan selatan,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya yang dikutip pada Selasa (10/3/2026).
BMKG memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah selama periode 10-12 Maret 2026.
Beberapa daerah yang harus waspada meliputi:
- Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung
- Jawa dan Bali: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
- Sulawesi dan Maluku: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku
- Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan
Selain itu, BMKG juga menyatakan bahwa angin kencang dapat melanda beberapa wilayah, terutama di Banten, Jawa Timur, Maluku, dan Sulawesi Selatan.
Untuk wilayah yang lebih berisiko tinggi, BMKG mengeluarkan peringatan siaga hujan lebat hingga sangat lebat. Di antaranya adalah:
- DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan.
Daerah-daerah ini diperkirakan akan mengalami hujan lebat yang berpotensi menyebabkan gangguan pada aktivitas mudik dan transportasi, terutama pada puncak arus mudik Lebaran.
Untuk periode 13 hingga 16 Maret 2026, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang masih berlanjut di sejumlah wilayah, seperti:
- Sumatera: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kep. Bangka Belitung
- Jawa dan Bali: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan: Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan
- Sulawesi dan Maluku: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku
- Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan
Selain itu, potensi hujan lebat dan angin kencang masih bisa terjadi di wilayah-wilayah tersebut, terutama yang terpapar oleh gelombang atmosfer dan fenomena siklon tropis.
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran, BMKG mengimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik:
- Periksa Cuaca Secara Berkala: Gunakan aplikasi cuaca atau situs resmi BMKG untuk mendapatkan informasi cuaca terkini, khususnya di jalur mudik.
- Antisipasi Perjalanan: Perhatikan kemungkinan keterlambatan atau gangguan perjalanan akibat cuaca buruk, dan siapkan alternatif jalur atau waktu keberangkatan.
- Perlengkapan Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama untuk menghadapi kondisi hujan deras dan angin kencang.
- Waspada di Daerah Rawah Banjir: Hindari melewati jalur yang rawan banjir atau longsor yang dapat terjadi akibat hujan lebat.
BMKG juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat timbul akibat hujan lebat, seperti banjir dan tanah longsor.
Jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan darurat serta menjaga keselamatan diri saat melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Dengan mengetahui prediksi cuaca dan tips yang diberikan, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi cuaca ekstrem selama mudik Lebaran 2026.
Selamat mudik, dan semoga perjalanan Anda aman dan lancar!







