Aksi Bapak-bapak Petani di Jombang Pulang Naik Drone Sejauh 1,5 Km Viral, Harga Dronenya Nggak Kaleng-kaleng!

Aksi viral pulang ditarik droneAksi viral pulang ditarik drone
Seorang petani di Jombang menjadi viral usai membagikan momen pulang dari kebun menggunakan drone berukuran besar.

INBERITA.COM, Sebuah video yang memperlihatkan seorang petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pulang dari kebun menggunakan drone berukuran besar mendadak menjadi perhatian warganet.

Rekaman tersebut viral di media sosial setelah memperlihatkan sang petani diterbangkan melintasi area perkebunan hingga menuju rumahnya.

Video itu diunggah melalui akun TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com1 dan dalam waktu singkat menyebar luas di berbagai platform. Hingga kini, tayangan tersebut telah disaksikan lebih dari 3,1 juta kali serta memunculkan ribuan komentar dari pengguna media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, pria paruh baya itu tampak bergantung pada bagian bawah drone berukuran besar. Perangkat tersebut kemudian mengangkatnya ke udara dan terbang dengan stabil melewati kawasan perkebunan.

Berdasarkan keterangan yang disertakan dalam unggahan, perjalanan dari kebun menuju rumah diperkirakan menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer.

Pemandangan yang tidak biasa itu langsung mengundang beragam respons.

Sebagian warganet mengaku kagum melihat kemampuan drone mengangkat beban manusia, sementara yang lain mempertanyakan faktor keselamatan karena penggunaan drone untuk mengangkut orang memiliki risiko yang tidak kecil.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti jenis drone yang digunakan dalam video tersebut.

Namun, di industri teknologi memang telah tersedia drone angkut berkapasitas besar yang dirancang untuk membawa muatan berat dalam kegiatan logistik maupun distribusi di wilayah dengan medan sulit.

Salah satu perangkat yang banyak diperbincangkan adalah DJI FlyCart 100 (FC100). Drone logistik ini memiliki kapasitas angkut hingga 100 kilogram dan dikembangkan untuk mendukung pengiriman barang di area yang sulit dijangkau kendaraan darat.

Perangkat tersebut dibekali berbagai fitur keselamatan, mulai dari sistem LiDAR, sensor penghindar rintangan, hingga parasut darurat yang dirancang untuk meningkatkan keamanan selama penerbangan.

DJI mengembangkan FlyCart 100 sebagai penerus FlyCart 30 yang sebelumnya digunakan untuk mendukung pengiriman logistik di berbagai wilayah ekstrem, termasuk kawasan pegunungan.

Dalam konfigurasi baterai ganda, drone ini diklaim mampu membawa muatan hingga 65 kilogram dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer.

Sementara pada konfigurasi baterai tunggal darurat, kapasitas angkutnya dapat mencapai 80 kilogram dengan jangkauan sekitar 6 kilometer.

Di sejumlah toko daring Indonesia, harga perangkat tersebut berada di kisaran Rp500 juta hingga Rp600 juta, tergantung paket dan perlengkapan yang disertakan.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa drone logistik seperti FlyCart 100 dirancang untuk mengangkut barang, bukan manusia.

Penggunaan drone untuk membawa penumpang harus memenuhi ketentuan keselamatan dan regulasi penerbangan yang berlaku, sehingga aksi seperti yang terlihat dalam video viral tersebut tidak dapat disamakan dengan penggunaan operasional yang direkomendasikan oleh produsennya.