Wonosobo Gelar Festival Balon Udara, Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata Baru

Festival balon udara wonosoboFestival balon udara wonosobo
Wonosobo Gelar Festival Balon Udara di 9 Kecamatan

INBERITA.COM, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kembali menggelar festival balon udara yang kini berlangsung di 23 lokasi yang tersebar di sembilan kecamatan.

Gelaran ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Mudik 2026, sebuah acara tahunan yang dirancang untuk meningkatkan kunjungan wisata, melestarikan tradisi budaya lokal, serta mendorong kreativitas masyarakat pedesaan.

Festival balon udara ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana event tersebut hanya digelar di belasan lokasi saja.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menjelaskan bahwa gelaran tahun ini menunjukkan adanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, komunitas balon udara, dan masyarakat setempat.

“Jumlah lokasi penerbangan balon udara kali ini meningkat signifikan, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi bukti kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan budaya serta mengembangkan sektor pariwisata,” ungkap Fahmi di Wonosobo, Senin (23/3/2026).

Festival ini dilaksanakan di 23 titik di Kabupaten Wonosobo, meliputi berbagai desa dan kecamatan yang memiliki potensi pariwisata alam yang menarik.

Penerbangan balon udara tradisional menjadi daya tarik utama dalam event tersebut, memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan alam Wonosobo dari ketinggian.

Selain menjadi ajang promosi pariwisata, festival balon udara ini juga mengedepankan aspek keselamatan. Semua balon udara yang diterbangkan telah ditambatkan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan nasional untuk menghindari risiko kecelakaan.

Ini penting agar tradisi balon udara tetap bisa dilaksanakan tanpa mengganggu aktivitas penerbangan lainnya.

“Kami memastikan bahwa penerbangan balon udara ini dilakukan dengan mematuhi aturan keselamatan yang berlaku, agar masyarakat bisa menikmati kegiatan ini dengan nyaman dan aman,” kata Fahmi.

Ia juga menambahkan bahwa gelaran festival ini bukan hanya sekadar melestarikan budaya, namun juga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan untuk mengunjungi Wonosobo.

Penerbangan balon udara ini menjadi simbol kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan wisata unggulan.

Festival balon udara 2026 akan berlangsung selama sepekan, dimulai dari 22 hingga 29 Maret 2026, dengan puncak acara yang digelar di Alun-alun Wonosobo.

Beberapa lokasi penerbangan balon udara bahkan mengadakan penerbangan lebih dari satu hari untuk memberikan kesempatan bagi wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

Selain menikmati penerbangan balon udara, para wisatawan juga dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata menarik lainnya di Wonosobo, seperti kawasan Dieng yang terkenal dengan wisata alamnya.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap, festival ini tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Dieng, tetapi juga menarik perhatian wisatawan untuk menjelajahi desa-desa lain dengan panorama alam yang menakjubkan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menargetkan untuk mendatangkan lebih dari tiga juta wisatawan pada tahun 2026.

Fahmi Hidayat berharap, Festival Balon Udara ini menjadi salah satu daya tarik utama yang dapat menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Wonosobo, sekaligus mendorong mereka untuk menjelajahi destinasi lain yang tidak kalah indahnya.

“Kami berharap, festival ini bisa menjadi ajang untuk mempromosikan Wonosobo lebih luas, baik kepada wisatawan lokal maupun internasional. Dengan semakin banyaknya lokasi yang terlibat, kami berharap jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat setiap tahunnya,” tambah Fahmi.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana untuk memperkenalkan lebih banyak acara serupa di tahun-tahun mendatang, dengan tujuan memperkuat industri pariwisata di Wonosobo yang dikenal kaya akan keindahan alam dan budaya lokalnya.

Festival Balon Udara 2026 di Wonosobo bukan hanya sekadar kegiatan budaya, tetapi juga upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Dengan peningkatan jumlah lokasi dan penerbangan yang lebih banyak, acara ini memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Wonosobo dari sudut pandang yang berbeda.

Harapan pemerintah adalah agar festival ini menjadi daya tarik wisata yang semakin besar, serta mendorong wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi alam yang ada di Wonosobo, selain Dieng.