INBERITA.COM, Shopee dan Meta memperluas kolaborasi mereka dengan menghadirkan program afiliasi di Instagram bagi kreator konten.
Melalui kemitraan ini, kreator yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh penghasilan dari rekomendasi produk Shopee yang dibagikan melalui Reels maupun Feed Instagram.
Peluncuran program tersebut mencakup delapan pasar, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan, dan Brasil.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari kerja sama kedua perusahaan setelah sebelumnya menghadirkan program afiliasi Shopee di Facebook pada 2025.
Berdasarkan data perusahaan, hingga Maret 2026 lebih dari lima juta kreator di berbagai negara telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan Program Afiliasi Shopee.
Menariknya, sekitar separuh dari jumlah tersebut merupakan kreator yang baru bergabung ke ekosistem afiliasi.
Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee, Peggy Zhu, mengatakan pengembangan kemitraan ke Instagram merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pertumbuhan ekonomi kreator sekaligus memberikan pengalaman belanja yang lebih mudah bagi pengguna media sosial.
“Kemitraan afiliasi di Instagram memberikan lebih banyak peluang bagi kreator untuk memperoleh penghasilan dari konten Reels dan Feed, sekaligus membantu pembeli menemukan serta membeli produk Shopee dengan lebih mudah,” ujar Peggy Zhu.
Melalui fitur baru ini, kreator dapat menghubungkan akun profesional Instagram dengan akun afiliasi Shopee.
Setelah terhubung, mereka bisa memilih produk yang ingin dipromosikan, menyematkan beberapa produk dalam satu unggahan, dan memperoleh komisi dari setiap transaksi yang memenuhi syarat melalui tautan afiliasi.
Model ini dinilai memperpendek perjalanan konsumen dari menemukan rekomendasi hingga melakukan pembelian. Bagi kreator, proses monetisasi juga menjadi lebih terintegrasi dengan aktivitas pembuatan konten yang sudah rutin dilakukan.
Kreator konten asal Indonesia, Ekida (@ekidarehanf), menilai fitur tersebut membuat proses berbagi rekomendasi produk menjadi lebih praktis karena dapat dilakukan langsung melalui konten Instagram.
“Saya bisa langsung menambahkan produk Shopee ke Reels sehingga audiens lebih mudah menemukan produk yang saya rekomendasikan. Ini juga membuka peluang penghasilan dari konten yang memang sudah rutin saya buat,” katanya.
Tidak hanya menguntungkan kreator, program ini juga memberikan peluang baru bagi penjual dan pemilik merek yang berjualan di Shopee. Produk mereka berpotensi menjangkau audiens yang lebih luas melalui konten kreator yang dinilai lebih autentik dan dekat dengan pengikutnya.
Sebagai bagian dari pengembangan kolaborasi, Shopee dan Meta juga mulai menguji Affiliate Ads, sebuah solusi yang memungkinkan brand memperluas distribusi konten afiliasi kreator melalui platform periklanan Meta.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran sekaligus memperbesar potensi penjualan.
Managing Director Meta Singapore, Nicole Tan, mengatakan kehadiran program afiliasi di Instagram dirancang untuk membantu kreator mengembangkan konten sekaligus membuka peluang monetisasi yang lebih luas di dalam ekosistem Meta.
Kolaborasi ini mencerminkan semakin kuatnya tren social commerce di Asia Tenggara, di mana media sosial tidak lagi hanya menjadi sarana membangun komunitas, tetapi juga berkembang sebagai kanal utama promosi dan transaksi digital.
Bagi kreator, integrasi antara konten dan afiliasi memberikan kesempatan untuk mengubah interaksi dengan audiens menjadi sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan, sementara bagi pelaku usaha, pendekatan ini membuka akses ke pemasaran yang lebih personal dan berbasis kepercayaan.







