Serangan Drone Ukraina Menghancurkan Infrastruktur Logistik Ritel di Makhachkala Dagestan Rusia, Korban Anak Meninggal

Dron ukraina sasar ritel di rusiaDron ukraina sasar ritel di rusia
Konflik Rusia-Ukraina: Infrastruktur Logistik Jadi Sasaran Empuk. Asap tebal membumbung dari gudang Ozon di Dagestan setelah serangan drone Ukraina.

INBERITA.COM, Serangan drone yang dilancarkan Ukraina malam itu menimpa empat gudang utama milik Ozon, raksasa e-commerce Rusia. Kebakaran besar terjadi di fasilitas logistik di Krasnodar, Dagestan, Stavropol, dan Adygea, menyebabkan kerugian material yang tak terhitung.

Laporan awak media internasional menyebut serangan itu terjadi sepanjang malam hingga dini hari. Di Makhachkala, Dagestan, pusat logistik Ozon terbakar setelah drone menghantam sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

Sementara itu, kebakaran serupa juga melanda gudang di Krasnodar, sekitar 700 kilometer dari lokasi serangan di Dagestan. Kementerian Pertahanan Rusia mencatat tiga anak berusia 13, 15, dan 16 tahun tewas dalam serangan tersebut.

Maria Lvova-Belova, Komisaris Hak Anak Rusia, mengonfirmasi enam anak lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka. Kondisi ini memicu keprihatinan publik atas dampak serangan terhadap warga sipil.

Pekerja Ozon di wilayah Adygeysk dan Nevinnomyssk terpaksa dievakuasi menyusul ancaman serangan lanjutan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan drone menyerang gudang di Orenburg, sementara rekaman lain memperlihatkan asap tebal membumbung dari fasilitas Ozon di Dagestan. Video-video tersebut telah diverifikasi oleh awak media internasional.

Dampak serangan tidak hanya terasa di lapangan, tapi juga di pasar modal. Saham Ozon anjlok hingga 12 persen di Bursa Moskow pada Senin pagi.

Saham AFK Sistema, pemegang saham utama Ozon, juga turun hampir 13 persen. Pasar bereaksi terhadap ketidakpastian akibat kerusakan infrastruktur kritis ini.

Kremlin menyatakan pemerintah Rusia tengah berkoordinasi dengan Ozon untuk menyusun strategi dukungan.

Langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak ekonomi dan operasional yang lebih luas. Namun, belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan.

Serangan ini terjadi hanya sehari setelah fasilitas Ozon di Samara juga diserang. Perusahaan melaporkan beberapa pekerjanya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Kondisi ini menunjukkan peningkatan intensitas serangan terhadap infrastruktur logistik Rusia.

Ukraina membenarkan serangan terhadap Ozon dan Wildberries, peritel daring terbesar Rusia.

Mereka mengklaim kedua perusahaan tersebut memasok komponen untuk kebutuhan militer Rusia, meski Moskow membantah tuduhan tersebut. Ukraina menyebut serangan ini sebagai upaya untuk melemahkan logistik musuh.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Ukraina telah membuka “kotak Pandora” dengan menyerang target ekonomi.

Ia mengancam akan membalas dengan menyerang sektor ekonomi sensitif milik Ukraina. Ancaman ini menegaskan eskalasi konflik yang semakin meluas ke bidang ekonomi.

Sejak invasi skala penuh pada 2022, Rusia telah menargetkan infrastruktur sipil Ukraina. Serangan terbaru juga menghantam gudang dan terminal kargo Ukraina, menyebabkan gangguan signifikan pada rantai pasok. Kedua belah pihak terus menyangkal sengaja menargetkan warga sipil.

Setelah serangan terhadap fasilitas Ozon di Samara, Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan serangan sistematis terhadap pusat penyimpanan barang telah mempersulit logistik Rusia.

Mereka menilai serangan ini berdampak negatif terhadap perekonomian Rusia secara keseluruhan. Kondisi ini menunjukkan perang tidak hanya berlangsung di medan tempur, tapi juga di sektor ekonomi.

Serangan terhadap infrastruktur logistik Rusia ini menambah daftar panjang kerugian yang diderita akibat konflik berkepanjangan.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tapi juga masyarakat luas yang bergantung pada layanan e-commerce. Kondisi ini memicu pertanyaan tentang kelangsungan bisnis di tengah ketegangan yang terus meningkat.

Sementara itu, masyarakat internasional terus memantau perkembangan situasi. Mereka mendesak kedua belah pihak untuk menghindari serangan terhadap fasilitas sipil yang dapat membahayakan warga tak berdosa. Upaya diplomasi diharapkan dapat membawa solusi untuk menghentikan eskalasi konflik yang semakin meluas.

Kerusakan infrastruktur dan korban jiwa akibat serangan ini menjadi pengingat akan dampak buruk perang terhadap kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Rusia dan Ukraina sama-sama merasakan beban ekonomi dan sosial akibat konflik yang tak kunjung usai. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari komunitas internasional untuk segera mengakhiri pertikaian.