INBERITA.COM, Masa depan Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi berada di ujung tanduk setelah bintang Portugal itu menjalani aksi mogok bermain di Al Nassr.
Ketidakhadirannya dalam dua laga beruntun, termasuk kemenangan 2-0 atas Al Ittihad pada Sabtu (7/2/2026), memicu spekulasi bahwa Ronaldo bisa segera meninggalkan klub dan kompetisi.
Penyebab utama ketidakpuasan Ronaldo adalah kebijakan Public Investment Fund (PIF) yang dianggap lebih memihak rival Al Nassr, seperti Al Hilal.
“Transfer gratis Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal dianggap merugikan Al Nassr, terutama dalam perburuan gelar juara,” tulis laporan yang mengulas situasi tersebut.
Ronaldo menilai kebijakan ini tidak adil, apalagi PIF merupakan pemegang saham mayoritas sejumlah klub besar Arab Saudi, termasuk Al Hilal, Al Nassr, Al Ahli, dan Al Ittihad.
Aksi mogok bermain Ronaldo berdampak signifikan bagi Liga Arab Saudi. Media internasional besar, termasuk FOX Sports, disebut-sebut menarik diri dari liputan akibat konflik ini.
Dampaknya, minat global terhadap siaran digital liga mengalami penurunan. Beberapa sumber memperkirakan kerugian mencapai Rp40 triliun (sekitar 2,4 miliar USD).
Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, peluang Ronaldo hengkang ke Eropa kembali terbuka lebar.
“Efek domino dari aksi Ronaldo ini sangat merugikan Liga Arab Saudi,” kata pengamat sepak bola, menekankan bagaimana absennya superstar global dapat mengganggu citra dan pendapatan liga.
Sementara itu, Liga Arab Saudi dikabarkan sudah menyiapkan rencana antisipasi jika Ronaldo benar-benar pergi. Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, menjadi target utama untuk menggantikan posisi ikon global tersebut.
Berdasarkan laporan Mirror, Salah akan ditawari status sebagai “wajah baru” Liga Arab Saudi dengan gaji fantastis.
Jika menerima tawaran, Salah diperkirakan bakal meraih bayaran hingga tiga kali lipat dari gajinya saat ini di Liverpool, yaitu sekitar 400.000 pounds per pekan (sekitar Rp9,1 miliar) atau 1,2 juta pounds per bulan (sekitar Rp27 miliar).
Rumor ini muncul di tengah ketegangan Salah dengan pelatih Liverpool, Arne Slot, termasuk insiden dicadangkan dan kritiknya terhadap perlakuan klub.
Meski sebelumnya Salah sempat menyatakan komitmen untuk bertahan setelah meraih gelar musim lalu, Liga Arab Saudi telah lama mengincarnya sejak musim panas sebelumnya.
Bila transfer ini terwujud, kedatangan Salah diyakini mampu menjaga daya tarik global liga dan mengembalikan minat sponsor serta mitra siaran internasional.
Selain Salah, Bruno Fernandes juga disebut sebagai opsi alternatif bagi Al Nassr dan Liga Arab Saudi, meski prioritas utama tetap pada pemain asal Mesir itu.
Situasi ini menegaskan bagaimana dinamika perekrutan pemain bintang dapat berdampak luas, tidak hanya pada klub tapi juga pada citra dan keuangan sebuah liga.
Dengan absennya Ronaldo dan kemungkinan kedatangan Salah, Liga Arab Saudi berada di persimpangan penting untuk mempertahankan reputasinya sebagai kompetisi yang menarik secara global.







