INBERITA.COM, Peluncuran seri terbaru dari POCO akhirnya mendapat kepastian setelah berbulan-bulan hanya beredar dalam bentuk rumor.
Perusahaan yang dikenal dengan lini ponsel berperforma tinggi itu mengonfirmasi bahwa POCO F8 Series akan diperkenalkan secara global pada 26 November 2025 di Bali, pukul 16.00 WITA. Konfirmasi tersebut sekaligus menandai langkah berbeda dari POCO yang biasanya melakukan peluncuran global di luar Indonesia.
Kendati POCO belum membeberkan daftar perangkat yang akan tampil, informasi yang beredar kuat menyebut POCO F8 Pro dan POCO F8 Ultra sebagai bintang utama dalam acara tersebut.
Keduanya disebut sebagai versi global dari Redmi K90 dan Redmi K90 Pro Max, perangkat yang sebelumnya diluncurkan secara eksklusif di Tiongkok.
Rebrand model seperti ini memang bukan hal baru bagi POCO, namun pemilihan Indonesia—lebih tepatnya Bali—sebagai panggung global menjadi catatan menarik.
Salah satu perangkat yang paling ditunggu adalah POCO F8 Pro, yang diyakini membawa spesifikasi flagship dengan harga yang lebih ramah, sejalan dengan positioning POCO selama ini.
POCO F8 Pro merupakan rebrand dari Redmi K90 yang mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite, sebuah SoC kelas atas yang ditujukan untuk performa tinggi, termasuk untuk gaming dan penggunaan berat lainnya.
Kombinasi tersebut diperkuat oleh opsi memori hingga 16GB LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.0 mencapai 1TB, konfigurasi yang biasanya hanya ditemui pada ponsel kelas premium.
Pada bagian layar, perangkat ini disebut menggunakan panel LTPO OLED 6,59 inci dengan resolusi 2K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits.
Spesifikasi ini memberi gambaran bahwa POCO F8 Pro dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual yang mulus dan terang, baik di luar ruangan maupun dalam penggunaan intensif.
Soal kamera, Redmi K90 yang menjadi basis POCO F8 Pro memiliki tiga sensor di bagian belakang. Kamera utama 50MP Light Hunter 800 lengkap dengan OIS, kamera ultrawide 8MP, dan kamera periskop telefoto 50MP dengan 2.5x optical zoom.
Kamera depan 20MP disiapkan untuk kebutuhan selfie. Meski demikian, POCO belum memastikan apakah konfigurasi ini akan sepenuhnya identik pada F8 Pro versi global.
Bagian baterai menjadi salah satu aspek yang mengalami perubahan. Jika Redmi K90 dibekali baterai 7.100mAh dengan pengisian daya kabel 100W, informasi yang beredar menyebutkan bahwa POCO F8 Pro global akan sedikit menurunkan kapasitas menjadi 6.210mAh.
Pergeseran ini kemungkinan berhubungan dengan penyesuaian desain atau regulasi pasar global, meskipun POCO belum memberikan penjelasan resmi. Terlepas dari itu, perangkat ini tetap digadang-gadang sebagai “flagship killer” yang menawarkan paket performa tinggi dengan harga yang lebih agresif dibanding model flagship konvensional.
Di sisi lain, POCO F8 Ultra diposisikan sebagai model paling premium dalam lini ini. Perangkat yang merupakan rebrand dari Redmi K90 Pro Max itu disebut membawa chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, generasi terbaru dari lini chipset Snapdragon.
POCO F8 Ultra juga disebut akan menawarkan pengalaman audio yang ditingkatkan melalui speaker yang dituning oleh Bose, lengkap dengan woofer independen yang ditempatkan di dekat modul kamera belakang—sebuah pendekatan desain yang jarang ditemui di pasar ponsel.
Layarnya disebut berukuran 6,9 inci, lebih besar dibanding F8 Pro. Dipadukan dengan baterai 6.500mAh yang mendukung 50W wireless charging, F8 Ultra mengarah pada segmen pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang sekaligus kemudahan pengisian nirkabel.
Kapasitas baterai ini lebih kecil daripada Redmi K90 Pro Max yang memiliki 7.560mAh, namun penyesuaian tersebut kembali belum dijelaskan secara resmi.
Konfigurasi kamera belakang F8 Ultra juga tampil lebih tangguh. Perangkat ini dilengkapi kamera utama 50MP Light Fusion 950 dengan OIS, kamera telefoto periskop 50MP dengan 5x optical zoom, dan kamera ultrawide 50MP.
Dengan tiga kamera beresolusi tinggi, POCO tampaknya ingin menawarkan pengalaman fotografi yang lebih matang di kelas flagship.
Fitur yang disebut akan hadir pada F8 Ultra semakin menegaskan posisinya sebagai model paling premium di lini F8.
Mulai dari sensor fingerprint ultrasonik, USB-C dengan dukungan DisplayPort, hingga rating IP68, semuanya menambah daftar keunggulan yang biasanya menjadi standar ponsel kelas atas.
Nantinya, fitur-fitur ini bisa menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang menginginkan perangkat serbaguna, kuat, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Kehadiran POCO F8 Series—baik Pro maupun Ultra—memberi sinyal bahwa POCO semakin serius memperkuat posisinya di pasar global.
Ditambah dengan pemilihan Bali sebagai lokasi launching, peluncuran ini berpotensi menjadi momentum strategis untuk menarik perhatian pasar Indonesia yang terkenal sebagai basis pengguna aktif dan komunitas kuat bagi POCO.
Sampai sekarang, POCO belum memberikan detail harga dan spesifikasi final. Namun dari gambaran awal, seri F8 tampak disiapkan untuk menjadi penantang kuat di segmen kelas menengah atas hingga flagship.
Menjelang tanggal peluncuran, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada bagaimana POCO mengemas fitur-fitur tersebut untuk pasar global, termasuk Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah acara penting ini. (xpr)







