INBERITA.COM, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, tidak bisa menahan emosinya saat berbicara tentang bantuan kemanusiaan yang diberikan Indonesia untuk Palestina.
Dalam pertemuan dengan kiai, ulama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, dan pengurus pondok pesantren di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026), Prabowo terlihat meneteskan air mata ketika membahas peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam mengorganisir bantuan untuk rakyat Palestina.
Momen emosional ini tercatat dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI pada Jumat (6/3/2025).
Dalam video tersebut, suara Prabowo tampak bergetar saat ia memberikan penghargaan tinggi kepada Baznas yang telah berperan besar dalam pengiriman bantuan kemanusiaan bagi Palestina.
“Bantuan Anda Sangat Dirasakan oleh Palestina” ucapnya.
Di tengah pertemuan tersebut, Prabowo sempat terdiam sejenak dan mengusap air matanya sebelum melanjutkan pidatonya. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Baznas, yang dianggapnya telah mewakili seluruh bangsa Indonesia dalam memberikan bantuan kepada Palestina.
“Luar biasa, terima kasih Baznas. Anda mewakili bangsa Indonesia, Anda mewakili umat Islam di Indonesia,” ucap Prabowo, Kamis (5/3/2026), dengan suara yang tampak bergetar penuh haru.
Presiden juga menegaskan bahwa bantuan yang dihimpun dan disalurkan melalui Baznas benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Palestina yang tengah menghadapi penderitaan besar akibat situasi yang semakin sulit.
“Bantuan Anda sangat dirasakan. Saya berterima kasih atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia atas bantuan saudara Baznas yang mengorganisirnya. Luar biasa, terima kasih,” ungkap Prabowo, dengan suara yang masih bergetar, di hadapan para tokoh agama dan masyarakat yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia turut mendukung sepenuhnya pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina. Ia menyebutkan, Indonesia telah menyiapkan berbagai sarana, termasuk pesawat Hercules, untuk memastikan bantuan dapat sampai ke tangan yang membutuhkan.
“Kita siapkan Hercules, kita siapkan payung. Banyak bahan-bahan yang diterjunkan adalah bahan-bahan melalui Baznas. Terima kasih,” ujar Prabowo, menegaskan dukungan penuh pemerintah dalam pengiriman bantuan.
Setelah menyampaikan kalimat tersebut, Prabowo mengusap air mata yang mengalir di pipinya dengan handuk kecil yang diletakkan di depannya.
Momen ini semakin menambah kesan emosional dalam pertemuan tersebut, yang membuat suasana di ruangan menjadi hening dan penuh haru.
Acara silaturahmi yang dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam dari berbagai daerah ini tidak hanya menjadi momen emosional bagi Prabowo, tetapi juga sebuah refleksi dan penguatan komitmen kemanusiaan Indonesia di tengah krisis yang sedang melanda Palestina.
Pertemuan ini memperkuat pesan bahwa Indonesia, melalui pemerintah dan masyarakat, selalu siap membantu saudara-saudara di Palestina. Komitmen Indonesia untuk mendukung kemanusiaan dan perdamaian di Palestina tetap kuat, meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia terus berusaha memainkan peran aktif dalam membantu meringankan beban kemanusiaan yang dialami oleh rakyat Palestina.
Prabowo menegaskan bahwa solidaritas umat Islam di Indonesia terhadap Palestina sangat kuat, dan Baznas memainkan peran penting dalam mewujudkan bantuan tersebut.
Momen emosional yang terjadi dalam pertemuan tersebut mengundang tepuk tangan dari hadirin, yang merasa terharu melihat empati yang mendalam dari Presiden Prabowo terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Suasana di ruangan itu menjadi begitu penuh haru, mencerminkan kesatuan dan semangat kemanusiaan yang melingkupi acara tersebut.
Dengan bantuan kemanusiaan yang telah dikirimkan dan komitmen yang terus diperkuat oleh Indonesia, harapan untuk Palestina semakin besar. Indonesia terus menjadi salah satu negara yang berdiri teguh di samping Palestina, memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk masa depan yang lebih baik bagi rakyatnya.