INBERITA.COM, Pemerintah resmi membuka peluang kerja besar-besaran melalui skema pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbasis perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) untuk ditempatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekosistem pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Total formasi yang dibuka mencapai 35.476 tenaga kerja. Jumlah tersebut disiapkan untuk menopang operasional Kopdes Merah Putih yang berada di berbagai wilayah Indonesia.
Rekrutmen ini melibatkan entitas yang berada di bawah Agrinas Pangan Nusantara dan PT Agrinas Jaladri Nusantara sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang terintegrasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa dari total kebutuhan tenaga kerja tersebut, sekitar 30.000 orang akan ditempatkan sebagai manajer koperasi desa atau kelurahan Merah Putih.
Mereka nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah Agrinas Pangan Nusantara.
“Setelah dua tahun di BUMN, mereka akan ikut di koperasi desa Merah Putih,” ujar Zulkifli dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).
Para tenaga kerja yang direkrut akan dikontrak melalui skema PKWT dengan masa kerja awal selama dua tahun.
Skema ini dirancang sebagai tahap awal pembinaan sebelum nantinya mereka terlibat langsung dalam pengelolaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam perannya sebagai manajer Kopdes Merah Putih, para tenaga kerja ini akan bertanggung jawab mengelola operasional harian koperasi.
Tidak hanya itu, mereka juga dituntut mampu meningkatkan efektivitas kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui berbagai inovasi dan strategi pengelolaan yang adaptif.
Program ini dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi berbasis desa, terutama dalam sektor pangan yang selama ini menjadi perhatian utama nasional.
Dengan melibatkan tenaga profesional yang direkrut secara terbuka, diharapkan pengelolaan koperasi desa dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Meski peluang kerja yang ditawarkan cukup besar, pemerintah belum mengungkapkan secara rinci besaran gaji yang akan diterima oleh peserta yang lolos seleksi.
Namun, Zulkifli Hasan memberikan gambaran bahwa nominal gaji akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masing-masing pelamar.
Jika mengacu pada standar umum, gaji manajer Kopdes Merah Putih diperkirakan minimal setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) di daerah penempatan.
Hal ini mengingat UMR menjadi acuan utama dalam penentuan upah pekerja di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor biaya hidup dan kondisi ekonomi di masing-masing wilayah.
Sebagai gambaran, UMR tertinggi di Indonesia saat ini tercatat berada di Kota Bekasi dengan nominal Rp5.690.752. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen atau Rp347.322 dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, UMR terendah secara nasional berada di Kabupaten Banjarnegara dengan angka Rp2.170.475,32.
Perbedaan UMR ini menunjukkan bahwa potensi gaji yang diterima oleh manajer Kopdes Merah Putih juga akan bervariasi tergantung lokasi penempatan.
Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi para pelamar dalam memilih wilayah kerja yang diinginkan.
Pendaftaran rekrutmen Kopdes Merah Putih telah dibuka sejak Rabu, 15 April 2026, dan akan berlangsung hingga 24 April 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi panitia seleksi nasional.
Seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan berada di bawah koordinasi Badan Pengelola BUMN.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan profesional untuk menjaring kandidat terbaik.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar cukup terbuka. Kandidat minimal merupakan lulusan D3, D4, hingga S1 dari berbagai jurusan.
Selain itu, batas usia maksimal yang ditetapkan adalah 35 tahun dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.
Kriteria ini menunjukkan bahwa peluang terbuka luas bagi lulusan perguruan tinggi dari berbagai latar belakang untuk ikut serta dalam program ini. Dengan jumlah formasi yang besar, kesempatan untuk lolos seleksi juga relatif lebih tinggi dibandingkan rekrutmen pada umumnya.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat lengkap dan tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi yang telah disediakan oleh panitia seleksi nasional.
Pelamar disarankan untuk mempersiapkan dokumen dan memenuhi seluruh persyaratan agar dapat mengikuti proses seleksi dengan lancar.
Pemerintah juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam proses rekrutmen ini. Masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program rekrutmen Kopdes Merah Putih.
Dengan skala rekrutmen yang besar dan tujuan strategis yang diusung, program ini menjadi salah satu peluang kerja paling menarik di tahun 2026, khususnya bagi generasi muda yang ingin berkarier di sektor BUMN sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa.