Kronologi Tabrakan Kereta Api Harina dan Truk Trailer di Kaligawe Semarang, Lokomotif Rusak, Arus Kereta Tertunda 3 Jam

Kondisi truk yang tertabrak kereta di kaligawe semarangKondisi truk yang tertabrak kereta di kaligawe semarang

INBERITA.COM, Kereta Api (KA) Harina yang melaju dari Bandung menuju Surabaya Pasarturi mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan sebuah truk trailer di Jalan Kaligawe Raya, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Selasa sore, 21 Oktober 2025.

Insiden ini langsung menjadi perbincangan di media sosial setelah terekam video amatir yang menunjukkan detik-detik tabrakan yang cukup keras.

Peristiwa berawal saat sebuah truk trailer berwarna merah berhenti di tengah jalur kereta api. Menurut informasi yang diterima dari detikJateng, video amatir yang beredar menunjukkan truk tersebut berputar 180 derajat setelah dihantam kereta.

Pada saat itu, sebuah rangkaian kereta api yang ditarik lokomotif jenis CC 206 mendekat, dan meski klakson panjang sudah dibunyikan, tabrakan tak terhindarkan.

Akibatnya, truk tersebut terpelanting dan menabrak gerbong di belakang lokomotif. Suara keras dari rem kereta yang berdecit menambah suasana mencekam saat insiden berlangsung.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16:37 WIB, saat KA No. 100 Harina yang tengah melaju dari Bandung menuju Surabaya Pasarturi menabrak truk yang berhenti di perlintasan sebidang terjaga JPL No. 5 Kaligawe, antara Stasiun Semarang Tawang dan Alastua.

Akibat tabrakan ini, kereta api terhenti di lokasi dan menutup akses jalan raya. Setelah kejadian tersebut, kondisi lokomotif dan kereta pembangkit KA Harina dilaporkan mengalami kerusakan.

Franoto juga menjelaskan bahwa meski masinis telah membunyikan klakson berulang kali, kecelakaan tetap tak bisa dihindari karena truk masih berada di atas rel. KAI pun menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

Beruntung, meski tabrakan keras, sopir truk yang diketahui bernama Riyah (27) dilaporkan selamat. Kasubnit Gakkum I Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra Pakili, menyatakan bahwa tidak ada korban luka dalam kejadian ini.

Pengemudi truk yang berasal dari arah barat (Raden Patah) sempat diberi peringatan oleh seorang saksi, Subhan, yang berada di lokasi kejadian.

Subhan mengaku sempat meminta sopir truk untuk turun karena kereta sudah hampir datang, yang akhirnya membuat sopir berhasil keluar dari truk dan selamat.

Setelah kecelakaan, KA Harina sempat berhenti di lokasi kejadian. Kereta baru bisa ditarik menuju Stasiun Semarang Tawang sekitar pukul 18:10 WIB.

Petugas di stasiun melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kereta untuk memastikan aspek keselamatan sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk memastikan kondisi kereta tetap prima, KAI Daop 4 melakukan penggantian lokomotif dan kereta pembangkit yang rusak akibat tabrakan tersebut.

KA Harina baru diberangkatkan kembali dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20:08 WIB setelah mengalami keterlambatan sekitar 218 menit.

Franoto menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang KA Harina atas keterlambatan yang terjadi dan memastikan pelayanan tetap diberikan dengan baik, baik itu dalam bentuk informasi yang jelas maupun layanan recovery di stasiun dan di dalam kereta.

Sementara itu, truk yang tertabrak berhasil dievakuasi sekitar pukul 20:42 WIB. Selama proses evakuasi dan penanganan, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat dialihkan untuk memudahkan proses perbaikan dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kecelakaan ini menambah catatan kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api yang kerap menjadi sorotan. Peristiwa tersebut juga mengingatkan akan pentingnya keselamatan di area lintasan kereta api, serta ketertiban dalam menggunakan jalan raya yang berbagi jalur dengan rel kereta.

KAI, sebagai operator, terus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan patuh terhadap rambu-rambu yang ada di sekitar perlintasan kereta api. (xpr)