INBERITA.COM, Penurunan kabel udara di kawasan Jalan Buah Batu, Kota Bandung, terus dikebut hingga batas akhir hari ini, Senin (15/12/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh area benar-benar steril dari tiang dan kabel yang selama ini memenuhi kawasan tersebut.
Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Jawa Barat, Yudiana, menegaskan bahwa seluruh kabel yang ada di wilayah Buah Batu telah dipotong sesuai kesepakatan bersama seluruh operator telekomunikasi.
“Sesuai kesepakatan, semua kabel yang ada di sini kita potong. Dari pemerintah juga sudah ada surat bahwa tanggal 15 Desember 2025 area Buah Batu harus clear dari kabel dan tiang,” ujar Yudiana saat diwawancarai Awak media.
Proses penataan kabel dan pencabutan tiang ini dilakukan secara bertahap sejak Jumat lalu.
Hingga hari ini, lebih dari 200 tiang telah dicabut, dan tim lapangan terus memaksimalkan pekerjaan agar minimal satu ruas jalan bisa benar-benar bersih dari kabel dan tiang yang menggantung.
“Dari Jumat kita sudah potong, sudah ada 200 tiang lebih kita cabut. Hari ini kita maksimalkan supaya satu ruas bisa clear. Mudah-mudahan dalam minggu ini semua area Buah Batu sudah clear,” jelas Yudiana.
Program penataan kabel ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah dan operator berkomitmen menata ruang publik dengan tertib.
Yudiana menegaskan, langkah ini membuktikan bahwa penurunan kabel bukan sekadar seremoni belaka.
“Ini membuktikan ke netizen, ini bukan hanya seremonial. Bukti nyatanya, tanggal 15 ini kita potong semua kabel dan tiang,” tegasnya.
Upaya penataan kabel di Buah Batu diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pemandangan kota yang lebih rapi, keselamatan pengguna jalan, hingga peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi yang lebih aman.
Dengan area yang bersih dari tiang dan kabel yang menjuntai, risiko kecelakaan akibat kabel putus atau tiang roboh juga dapat diminimalkan.
APJATEL menyatakan bahwa setelah penataan di Buah Batu rampung, langkah serupa akan dilakukan di ruas jalan lain sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) yang berlaku.
Beberapa lokasi yang masuk dalam rencana penataan berikutnya antara lain Jalan Muhammad Toha dan kawasan Cibaduyut.
Semua kegiatan akan dilakukan dengan koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penataan berjalan efektif dan sesuai regulasi.
Penataan kabel dan tiang di kawasan perkotaan memang menjadi isu penting bagi Pemerintah Kota Bandung.
Selama ini, banyak kawasan yang terlihat penuh kabel berserakan dan tiang yang menumpuk, yang tidak hanya mengurangi estetika kota, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan.
Program seperti yang dilakukan APJATEL di Buah Batu menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama antara pemerintah dan operator dapat menghasilkan ruang publik yang lebih tertata dan aman bagi warga.
Selain aspek keamanan dan estetika, penataan kabel ini juga diharapkan mendukung perkembangan ekonomi digital.
Dengan jaringan telekomunikasi yang lebih rapi dan infrastruktur yang lebih efisien, layanan internet dan komunikasi di kawasan tersebut dapat berjalan lebih lancar, mendukung aktivitas bisnis, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Yudiana menekankan bahwa keberhasilan penataan di Buah Batu akan menjadi model bagi kawasan lain di Kota Bandung dan wilayah Jawa Barat.
Dengan target area “clear” dari kabel dan tiang sesuai tenggat waktu, APJATEL ingin menunjukkan bahwa penataan kabel bukan sekadar proyek formalitas, tetapi hasil nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara jaringan.
Hingga hari ini, proses penurunan kabel udara di Buah Batu terus dipantau secara ketat. Tim lapangan bekerja siang-malam untuk memastikan seluruh kabel dipotong dan tiang dicabut dengan aman.
Pekerjaan ini menjadi fokus utama karena kawasan ini merupakan salah satu jalur strategis di Bandung yang ramai dilalui kendaraan dan pejalan kaki.
Dengan selesainya penataan kabel dan tiang di Buah Batu, warga kota dapat menikmati lingkungan perkotaan yang lebih rapi, aman, dan nyaman.
APJATEL berharap langkah ini juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap tertibnya penggunaan ruang publik serta meminimalkan risiko gangguan infrastruktur telekomunikasi di masa depan.
Penataan kabel udara di Buah Batu menjadi bukti konkret bahwa upaya memperindah kota dan menata ruang publik bukan sekadar janji, melainkan aksi nyata yang dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat.
Dengan target yang jelas dan koordinasi yang intensif, APJATEL dan pemerintah optimis program ini dapat sukses, sekaligus menjadi inspirasi bagi penataan wilayah lain di Jawa Barat.







