BRI Buka Pendaftaran Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025, Peluang Emas bagi UMKM untuk Tumbuh Lebih Besar

Bri buka pendaftaran program pengusaha muda brilian 2025Bri buka pendaftaran program pengusaha muda brilian 2025

INBERITA.COM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025. Program ini terbuka bagi para pengusaha muda yang telah menjalankan usahanya dan ingin mengakselerasi pertumbuhan bisnis secara lebih terarah. Pendaftaran dibuka hingga 24 September 2025 melalui situs resmi www.pengusahamudabrilian.com

Program Pengusaha Muda BRILiaN merupakan inisiatif strategis BRI untuk mendorong lahirnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggul di berbagai wilayah Indonesia.

Dirancang khusus untuk pelaku usaha yang aktif, program ini menjadi wadah bagi pengembangan bisnis berbasis pendampingan, pelatihan, dan perluasan jejaring.

Program ini terbuka bagi lima kategori usaha yang tengah berkembang pesat dan memiliki potensi besar di pasar lokal maupun global, yaitu Fashion & Wastra, Healthcare/Wellness, Home Décor & Craft, Accessories & Beauty, serta Food & Beverage.

Melalui seleksi terbuka, BRI akan menjaring pelaku usaha yang siap mengikuti pendampingan bisnis secara intensif, dengan tujuan meningkatkan skala dan kualitas bisnis mereka.

Seluruh peserta yang terpilih akan mengikuti serangkaian kegiatan pengembangan bisnis yang mencakup mentoring, pelatihan intensif, serta koneksi ke jejaring nasional yang melibatkan pelaku industri dan komunitas wirausaha. Rangkaian ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk mendorong bisnis peserta naik kelas dan semakin kompetitif.

Sebagai puncak dari rangkaian program, para finalis terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti Bootcamp, Demo Day, dan Awarding Pengusaha Muda BRILiaN 2025. Kegiatan ini akan menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan potensi usaha mereka di hadapan para ahli dan pemangku kepentingan industri.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S, menegaskan pentingnya peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Ia menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BRI dalam membina pengusaha muda secara berkelanjutan.

“Pengusaha muda adalah katalis penting dalam mendorong munculnya kekuatan ekonomi baru di berbagai daerah. BRI menghadirkan Program Pengusaha Muda BRILiaN sebagai sarana pembinaan yang membuka akses terhadap penguatan kapasitas usaha dan perluasan jangkauan pasar,” tegas Alexander.

Ia menambahkan, melalui program ini, BRI berharap dapat mendorong pelaku usaha muda untuk terhubung lebih erat dengan ekosistem bisnis yang dimiliki BRI. Harapannya, koneksi ini dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan di masa depan.

Untuk mengikuti Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025, calon peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan. Dari sisi peserta, syarat utama meliputi status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia antara 18 hingga 40 tahun, serta memiliki usaha yang telah berjalan minimal dua tahun.

Peserta juga harus berperan sebagai Founder, Co-Founder, atau Direktur yang terlibat langsung dalam operasional usaha, bukan sebagai karyawan ataupun pemegang saham pasif.

Selain itu, peserta diwajibkan memiliki rekening BRI. Jika belum memilikinya, proses pembukaan rekening dapat dilakukan selama program berlangsung. Program ini tidak berlaku bagi mereka yang telah menjadi pemenang Program Pengusaha Muda BRILiaN pada tahun 2020, 2022, 2023, dan 2024.

Dalam hal kinerja bisnis, rata-rata omzet usaha selama 12 bulan terakhir harus berada di kisaran Rp166 juta hingga Rp1,25 miliar per bulan. Peserta juga tidak boleh sedang mengikuti program sejenis selama proses pendaftaran hingga pelaksanaan Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025.

Dari sisi legalitas bisnis, usaha peserta wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), serta sudah berbadan hukum. Jika badan hukum masih dalam proses, peserta diperkenankan melampirkan dokumen bukti pengurusan. Produk atau jasa yang ditawarkan harus bersifat inovatif dan menjawab kebutuhan pasar, bukan berupa bisnis franchise atau reseller.

Untuk kategori usaha tertentu, seperti Food & Beverage, peserta wajib memiliki sertifikasi halal—yang dapat diurus selama program berlangsung. Sementara untuk sektor Healthcare/Wellness, izin edar dari BPOM menjadi syarat penting dan juga dapat diproses sejalan dengan pelaksanaan program.

Wilayah operasional usaha peserta juga menjadi pertimbangan penting. Program ini hanya terbuka bagi pelaku usaha yang beroperasi di delapan wilayah utama, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Makassar, dan Palembang.

Peserta yang terpilih wajib menandatangani pakta integritas.

Pakta ini mencakup komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program, pernyataan tidak pernah terjerat kasus hukum, tidak sedang mengikuti atau pernah memenangkan program serupa, serta kesediaan untuk dipublikasikan sebagai peserta Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia program ini.

Pendaftaran Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025 dilakukan secara resmi dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

Dengan kehadiran program ini, BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Program ini diharapkan menjadi katalisator lahirnya pengusaha-pengusaha muda tangguh yang mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional.(fdr)