INBERITA.COM, Asus mengejutkan penggemarnya dengan pengumuman bahwa mereka tidak akan meluncurkan model smartphone baru pada tahun 2026.
Keputusan ini mencakup penghentian produksi generasi berikutnya dari lini ponsel flagship mereka, termasuk ROG Phone yang selama ini menjadi idola para gamer, serta Zenfone yang juga mendapat perhatian luas di pasar smartphone.
Dengan langkah ini, Asus akan melewatkan peluncuran ponsel baru untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Kabar ini pertama kali mencuat setelah distributor resmi Asus di Taiwan melaporkan bahwa mereka tidak lagi menerima pasokan ponsel baru sejak Desember 2025.
Hal ini memicu spekulasi yang akhirnya dikonfirmasi oleh perusahaan. Asus menyatakan secara resmi bahwa tidak ada rencana untuk meluncurkan produk smartphone baru sepanjang tahun 2026.
Pernyataan ini tentu saja mengejutkan, mengingat Asus ROG Phone dan Zenfone merupakan produk unggulan yang sudah dikenal luas di pasar global.
Seri ROG Phone, misalnya, dikenal sebagai ponsel gaming premium yang dilengkapi dengan spesifikasi gahar serta fitur-fitur khusus untuk gamer, menjadikannya sangat dinanti-nanti. Namun, pada 2026, seri ini tidak akan memiliki penerus, seperti yang diharapkan banyak pihak, seperti ROG Phone 10.
Seri Zenfone, yang juga cukup populer di kalangan pengguna ponsel Android, sempat mencuri perhatian dengan model seperti Zenfone 12 Ultra pada 2025. Zenfone 13 yang diperkirakan akan meluncur di 2026 kini juga batal dirilis, mengecewakan banyak penggemar.
Walaupun pengumuman ini membawa kekecewaan bagi banyak penggemar, Asus memberikan penjelasan yang sedikit menghibur.
Perusahaan menegaskan bahwa meskipun mereka tidak merilis model baru di 2026, dukungan untuk produk yang ada—termasuk pembaruan perangkat lunak, layanan purna jual, dan garansi—akan tetap berlangsung.
Hal ini memberikan rasa lega bagi pemilik perangkat Zenfone dan ROG Phone yang sudah ada, karena mereka tidak perlu khawatir akan kehilangan akses ke layanan dan dukungan teknis. Beberapa analis menghubungkan keputusan Asus dengan tekanan pasar yang semakin ketat.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan besar seperti Samsung dan Xiaomi telah mendominasi pasar smartphone dengan volume penjualan yang tinggi dan margin keuntungan yang besar, membuatnya semakin sulit bagi pemain sekunder seperti Asus untuk bersaing.
Reaksi penggemar terhadap keputusan ini sangat beragam. Di berbagai forum teknologi dan komunitas ponsel, beberapa penggemar menyatakan kekecewaannya dan khawatir bahwa langkah ini menandakan akhir era Asus di pasar smartphone.
Mereka merasa bahwa perusahaan tidak lagi mampu bersaing dengan pemain-pemain besar yang mendominasi pasar.
Namun, ada pula yang melihat keputusan ini sebagai kesempatan bagi Asus untuk berfokus pada lini produk lain, seperti laptop dan perangkat gaming. Asus memang sudah dikenal dengan berbagai produk laptop gaming ROG dan perangkat komputer lainnya yang sukses di pasaran.
Oleh karena itu, beberapa pihak berpendapat bahwa keputusan untuk tidak meluncurkan ponsel baru bisa jadi langkah strategis agar Asus dapat lebih fokus pada sektor-sektor lain yang telah terbukti lebih menguntungkan.
Beberapa laporan spekulatif juga mencatat bahwa keputusan untuk tidak merilis smartphone baru pada 2026 bisa jadi merupakan jeda strategis.
Langkah ini memungkinkan Asus untuk melakukan evaluasi ulang terhadap arah bisnis mereka di sektor smartphone dan mempersiapkan peluncuran perangkat yang lebih matang di masa mendatang.
Meski demikian, tidak ada kepastian mengenai hal ini, dan penggemar masih menunggu kabar lebih lanjut dari perusahaan. Bagi pengguna setia, keputusan Asus ini berarti penundaan upgrade ponsel yang mereka harapkan.
Banyak penggemar yang sebelumnya berencana untuk membeli Zenfone terbaru atau ROG Phone generasi selanjutnya kini harus menunda rencana tersebut dan mempertimbangkan opsi lain dari kompetitor.
Sementara itu, beberapa pengguna juga mengalihkan perhatian mereka ke produk-produk dari Xiaomi, Samsung, atau OnePlus, yang telah siap meluncurkan perangkat terbaru mereka pada 2026.
Walaupun Asus tidak keluar sepenuhnya dari pasar smartphone, keputusan untuk melewatkan peluncuran smartphone baru pada 2026 tetap menjadi pukulan bagi ekosistem Android.
Terutama bagi mereka yang mengandalkan inovasi dari ponsel gaming dan flagship Android yang memiliki keunggulan di luar mainstream.
ROG Phone dan Zenfone telah menjadi pilihan populer di kalangan pengguna yang menginginkan perangkat dengan performa tinggi dan fitur-fitur eksklusif, tetapi sekarang, mereka harus menunggu lebih lama atau beralih ke merek lain.
Keputusan Asus ini juga bisa mempengaruhi kompetisi di pasar smartphone Android, yang saat ini semakin ketat.
Langkah ini bisa berarti bahwa Asus sedang mengatur ulang strategi mereka agar bisa kembali lebih kuat di masa depan, atau bisa jadi bahwa perusahaan memilih untuk fokus pada produk dan lini bisnis lain yang lebih menguntungkan.
Dengan keputusan ini, penggemar dan pengamat industri tentu saja akan terus memantau apakah langkah ini hanya sementara atau apakah itu menandakan perubahan besar dalam strategi mobile Asus.
Sementara beberapa pihak melihat ini sebagai jeda, tidak menutup kemungkinan bahwa Asus akan meluncurkan produk yang lebih revolusioner di masa mendatang, namun dengan pendekatan yang lebih matang dan terfokus pada segmen pasar tertentu.
Keputusan Asus untuk tidak meluncurkan smartphone baru pada 2026 memunculkan berbagai reaksi, baik positif maupun negatif. Penggemar ponsel gaming dan pengguna Zenfone yang mengharapkan pembaruan model kecewa dengan langkah ini.
Namun, ini juga membuka peluang bagi Asus untuk memikirkan kembali arah bisnis smartphone mereka dan berfokus pada sektor lain seperti perangkat gaming dan laptop.