INBERITA.COM, XLSMART resmi memperoleh tambahan spektrum frekuensi pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz setelah mengikuti proses seleksi pemerintah.
Tambahan sumber daya frekuensi ini menjadi langkah strategis bagi perusahaan hasil penggabungan XL Axiata dan Smartfren untuk memperkuat layanan 4G sekaligus mempercepat pengembangan jaringan 5G di berbagai wilayah Indonesia.
Ketersediaan spektrum baru dinilai menjadi faktor penting di tengah pertumbuhan konsumsi data yang terus meningkat setiap tahun.
Selain memperluas jangkauan layanan, tambahan frekuensi juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jaringan agar pengalaman pelanggan tetap optimal meski trafik internet semakin padat.
Presiden Direktur dan CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah menjadi tanggung jawab besar bagi perusahaan untuk menghadirkan layanan telekomunikasi yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar bagi XLSMART. Alokasi spektrum baru akan kami manfaatkan untuk menghadirkan jaringan yang semakin luas, andal, dan berkualitas sehingga pelaku usaha, sekolah, hingga layanan publik di seluruh Indonesia dapat menikmati pengalaman digital yang semakin baik,” ujar Rajeev dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban pembangunan jaringan yang menjadi bagian dari proses seleksi frekuensi.
Menurutnya, tambahan spektrum akan memberikan manfaat langsung kepada pelanggan melalui koneksi internet yang lebih cepat, stabil, serta menjangkau lebih banyak wilayah.
“Melalui spektrum ini, kami ingin memastikan semakin banyak pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang lebih cepat, stabil, dan menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia,” lanjutnya.
Pita frekuensi 700 MHz memiliki karakteristik teknis yang sangat cocok untuk memperluas cakupan layanan.
Frekuensi rendah ini mampu menjangkau area yang lebih luas dengan kemampuan penetrasi sinyal yang lebih baik ke dalam bangunan maupun wilayah yang memiliki kondisi geografis menantang.
Karena keunggulan tersebut, pemanfaatan 700 MHz diproyeksikan menjadi tulang punggung perluasan layanan di daerah pedesaan, kawasan terpencil, hingga wilayah yang selama ini belum memperoleh kualitas jaringan optimal. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerataan akses digital yang terus didorong pemerintah.
Sementara itu, spektrum 2,6 GHz memiliki fungsi berbeda. Frekuensi ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas jaringan di wilayah dengan kepadatan pengguna yang tinggi, seperti kawasan perkotaan, pusat bisnis, area industri, maupun lokasi dengan aktivitas digital yang intensif.
Dengan tambahan kapasitas tersebut, pelanggan diharapkan dapat menikmati kecepatan internet yang lebih tinggi, latensi yang lebih rendah, serta kualitas layanan yang lebih konsisten, terutama saat jaringan digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna.
Keberadaan pita 2,6 GHz juga menjadi modal penting dalam pengembangan layanan 5G. Teknologi generasi kelima membutuhkan kapasitas jaringan yang lebih besar untuk mendukung berbagai layanan digital, mulai dari komputasi awan, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, hingga transformasi digital di sektor industri.
Selain memberikan manfaat bagi pelanggan individu, peningkatan kualitas jaringan diyakini akan mendukung aktivitas pelaku usaha, UMKM, institusi pendidikan, layanan kesehatan, hingga sektor pemerintahan yang kini semakin bergantung pada konektivitas digital.
Bagi dunia usaha, akses internet yang lebih stabil berpotensi meningkatkan produktivitas operasional dan mempercepat adopsi teknologi digital.
Sementara bagi masyarakat, kualitas jaringan yang lebih baik membuka peluang lebih luas untuk mengakses layanan pendidikan, bekerja secara daring, maupun memanfaatkan berbagai layanan digital lainnya.
Tambahan spektrum ini juga menjadi bagian penting dalam proses integrasi pascamerger XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSMART.
Integrasi jaringan membutuhkan kapasitas frekuensi yang memadai agar proses penyatuan infrastruktur dapat berjalan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan kepada pelanggan.
Dengan dukungan spektrum baru, perusahaan memiliki ruang yang lebih besar untuk melakukan optimalisasi jaringan nasional sehingga pelanggan dari kedua operator dapat merasakan kualitas layanan yang semakin merata dan konsisten.
Secara finansial, XLSMART memperoleh blok pita frekuensi 700 MHz selebar 30 MHz (2×15 MHz) dengan nilai sebesar Rp1,060 triliun. Selain itu, perusahaan juga mendapatkan alokasi spektrum 80 MHz pada pita 2,6 GHz senilai Rp545,8 miliar.
Investasi tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan operator terhadap spektrum sebagai fondasi utama pengembangan layanan telekomunikasi di masa depan.
Seiring meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis video, layanan cloud, hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan, kebutuhan kapasitas jaringan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Melalui tambahan frekuensi ini, XLSMART berharap mampu menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan trafik data sekaligus mempercepat transformasi digital nasional.
Perusahaan juga menargetkan agar manfaat jaringan berkecepatan tinggi tidak hanya dirasakan masyarakat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses internet.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi XLSMART dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi yang semakin kompetitif, di mana kualitas jaringan, cakupan layanan, dan kesiapan menghadirkan teknologi 5G menjadi faktor utama dalam memenangkan kepercayaan pelanggan.







