Warga Jakarta Bisa Naik KRL, MRT dan TransJakarta Gratis! Cek Syarat dan Golongan Penerima Kartu Layanan Gratis dari Pemprov DKI Jakarta

INBERITA.COM, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuka pendaftaran untuk Kartu Layanan Gratis (KLG), sebuah fasilitas yang memungkinkan warga dari 15 golongan tertentu untuk menggunakan moda transportasi massal Jakarta tanpa biaya.

Program ini merupakan upaya untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi warga berpenghasilan rendah dan kelompok yang membutuhkan dukungan sosial, serta memastikan subsidi tepat sasaran.

Menurut Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, program ini adalah arahan langsung dari Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk memperluas cakupan penerima subsidi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan fasilitas ini kepada 15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan tarif gratis untuk layanan transportasi publik, seperti TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.

Adapun 15 golongan penerima KLG yang berhak menerima fasilitas ini antara lain:

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunan PNS
  2. Tenaga kontrak Pemprov DKI Jakarta
  3. Peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP)
  4. Karyawan swasta dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI
  5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)
  6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
  7. Penduduk dengan KTP Kepulauan Seribu
  8. Penerima Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) di Jabodetabek
  9. Anggota TNI dan Polri
  10. Veteran Republik Indonesia
  11. Penyandang disabilitas
  12. Penduduk lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun
  13. Pengurus masjid (marbut)
  14. Pendidik dan tenaga kependidikan PAUD
  15. Juru Pemantau Jentik (Jumantik)

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan akses transportasi di Jakarta, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.

Pendaftaran untuk mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG) dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain melalui laman resmi di klg.transjakarta.co.id, di sepuluh halte TransJakarta, atau melalui Bank DKI.

Syafrin Liputo menjelaskan bahwa Pemprov DKI juga membuka pendaftaran langsung untuk lansia di booth yang tersedia pada setiap akhir pekan di lokasi Car Free Day (CFD), khususnya di Bundaran HI.

Beberapa halte yang menyediakan pendaftaran langsung bagi penerima KLG di antaranya adalah:

  • Monas
  • CSW
  • Simpang Kuningan
  • Pulogadung
  • Koja
  • Kota
  • Cawang Sentral
  • Juanda
  • Kampung Melayu
  • Ragunan

Untuk lansia, Pemprov membuka layanan pendaftaran khusus yang difokuskan pada akhir pekan selama Car Free Day.

Pada acara ini, warga hanya perlu membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK), kemudian mengisi data, difoto, dan KLG langsung dicetak.

Proses ini relatif cepat, dengan target pencetakan hingga 200 kartu per hari. Kartu yang telah dicetak bisa diambil langsung di lokasi pendaftaran atau di kelurahan masing-masing.

Syafrin juga menegaskan bahwa pembaruan data akan dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk memastikan bahwa penerima KLG adalah mereka yang masih memenuhi syarat dan kartu digunakan sesuai identitas pemilik.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa subsidi transportasi tetap tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan fasilitas tersebut.

Antusiasme warga terhadap program Kartu Layanan Gratis ini terlihat jelas, terutama di kalangan lansia. Setiap minggunya, animo pendaftar lansia meningkat secara signifikan.

Syafrin menyebutkan bahwa pada minggu sebelumnya, sekitar 1.100 lansia mendaftar, dan pada minggu yang lebih awal, 1.700 lansia telah mendaftar.

Sutikno (62), seorang warga Tambora, Jakarta Barat, mengungkapkan bahwa ia merasa program ini sangat memudahkan, terutama karena ia sering menggunakan KRL dan TransJakarta.

Sutikno mengatakan bahwa ia merasa sangat dihargai dan mudah mendapatkan kartu karena proses pendaftaran yang cepat dan efisien.

Penerima KLG tidak hanya bisa menggunakan TransJakarta, tetapi juga dapat memanfaatkan MRT Jakarta dan LRT Jakarta secara gratis.

Program ini bertujuan untuk mengurangi beban transportasi bagi warga dari golongan kurang mampu dan mengoptimalkan penggunaan angkutan umum massal yang ramah lingkungan dan efisien.

Syafrin berharap dengan semakin banyaknya penerima KLG, jumlah pengguna transportasi publik di Jakarta akan meningkat.

Ia juga menyatakan bahwa program ini menjadi contoh positif bagi masyarakat lain untuk mulai beralih ke transportasi umum massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tiga Moda Transportasi Gratis untuk Warga yang Terdaftar

  • TransJakarta
  • MRT Jakarta
  • LRT Jakarta

Dengan program ini, diharapkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan angutan umum massal dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, yang pada gilirannya akan mengurangi kemacetan dan polusi di ibu kota.

Melalui Kartu Layanan Gratis (KLG), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan akses transportasi bagi 15 golongan masyarakat yang membutuhkan.

Program ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi warga dalam menggunakan transportasi umum, tetapi juga memastikan subsidi tepat sasaran.

Dengan pendaftaran yang mudah dan proses yang cepat, diharapkan program ini dapat mendorong lebih banyak orang beralih ke transportasi umum, yang lebih efisien dan ramah lingkungan. (xpr)