Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Menabrak Truk Saat Pulang dari Solok Selatan, Empat Orang Luka-Luka

Mobil wagub sumbar ringsekMobil wagub sumbar ringsek
Kondisi mobil yang ditumpangi Wakil Gubernur Sumbar usai mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Solok.

INBERITA.COM, Perjalanan dinas Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dari Solok Selatan menuju Padang berakhir dengan insiden kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Solok.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB itu langsung menjadi perhatian publik setelah video kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan parah beredar luas di media sosial.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika rombongan pemerintah provinsi melintasi kawasan Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin. Jalur tersebut dikenal memiliki banyak tikungan serta minim penerangan pada malam hari.

Dugaan awal, kendaraan yang ditumpangi Vasko mengalami kecelakaan tunggal setelah pengemudi gagal mengantisipasi kondisi jalan yang berbelok tajam.

Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan melaju lurus di area tikungan sehingga keluar dari kendali.

“Kecelakaan tunggal, ada tikungan dia pelurus,” ujar Iptu Rido saat dikonfirmasi awak media.

Meski kondisi mobil mengalami kerusakan cukup serius di bagian depan, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang di dalam kendaraan dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka-luka.

“Korban tidak ada yang meninggal dunia, cuma luka-luka,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat orang di dalam kendaraan saat kejadian berlangsung. Selain Wakil Gubernur Sumbar, rombongan juga terdiri dari sopir dan pihak humas pemerintah daerah yang mendampingi perjalanan dinas tersebut.

Insiden itu memunculkan perhatian publik bukan hanya karena melibatkan pejabat daerah, tetapi juga karena kondisi kendaraan yang tampak rusak berat dalam video yang beredar.

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan faktor keselamatan perjalanan dinas malam hari, terutama di jalur antarkabupaten yang dikenal rawan kecelakaan.

Kawasan Solok hingga Solok Selatan memang memiliki kontur jalan berliku dengan tanjakan dan turunan panjang. Pada malam hingga dini hari, visibilitas pengendara sering kali menurun akibat kabut dan pencahayaan yang terbatas.

Kondisi tersebut kerap menjadi perhatian pengguna jalan, terutama bagi kendaraan yang menempuh perjalanan jarak jauh setelah agenda kegiatan pemerintahan.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas Satlantas Polres Solok disebut tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan kronologi secara detail.

Vasko ruseimy kecelakaan solok

Menariknya, pihak kepolisian mengungkap bahwa tidak ada laporan resmi yang masuk sesaat setelah kecelakaan terjadi. Informasi mengenai insiden tersebut justru berkembang setelah dokumentasi kendaraan tersebar di media sosial.

“Kronologi lengkapnya masih diselidiki petugas. Saat kejadian kemarin tidak ada laporan ke pihak polisi,” ungkap Iptu Rido.

Meski begitu, aparat tetap melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan arus lalu lintas aman dan tidak menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membenarkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, Wakil Gubernur Sumbar memang sedang menjalankan agenda resmi di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi, menyebut Vasko menghadiri kegiatan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah tingkat provinsi.

Menurutnya, agenda itu berkaitan dengan kegiatan Dinas Kebudayaan dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan langsung bertolak menuju Padang sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Solok.

Peristiwa ini kembali memunculkan diskusi mengenai pentingnya standar keselamatan perjalanan pejabat daerah, terutama saat menempuh perjalanan malam dengan durasi panjang.

Pengamat transportasi menilai perjalanan dinas yang melewati jalur rawan seharusnya mempertimbangkan faktor kelelahan pengemudi, kondisi cuaca, hingga waktu tempuh yang aman.

Selain itu, kecelakaan tunggal di jalur tikungan juga menjadi pengingat mengenai pentingnya evaluasi infrastruktur jalan di daerah perbukitan Sumatera Barat. Beberapa ruas jalan antarkabupaten diketahui masih memiliki minim penerangan serta rambu peringatan yang terbatas.

Di sisi lain, publik turut menyoroti respons cepat pemerintah daerah setelah kabar kecelakaan menyebar luas. Banyak pihak berharap kondisi kesehatan Vasko Ruseimy dan seluruh rombongan segera pulih sehingga aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan normal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi tambahan dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait kondisi terbaru Wakil Gubernur pascakecelakaan.

Namun berdasarkan informasi dari kepolisian, seluruh penumpang berada dalam keadaan selamat dan mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialami.