INBERITA.COM, Vietnam mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala AFF 2026 secara beruntun setelah mengalahkan Thailand dengan agregat 4-2.
Kemenangan ini menjadi bukti kegigihan timnas Vietnam dalam mempertahankan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.
Final leg kedua yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, berlangsung sengit dengan Thailand yang sempat memimpin melalui gol bunuh diri.
Meskipun Thailand memulai dengan agresif, Vietnam berhasil bangkit dan mengunci kemenangan lewat gol-gol krusial. Dua gol bunuh diri dari pemain Thailand menjadi faktor penentu dalam pertandingan ini.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Wasit Ahmed Eisa Mohamed Darwish meniup peluit pembuka, dan kedua tim langsung saling menyerang.
Vietnam, sebagai tuan rumah, menguasai jalannya pertandingan dengan pressing ketat, sementara Thailand berusaha menahan serangan lawan dengan serangan balik cepat.
Thailand berhasil membuka skor pada menit ke-12 melalui tembakan Yotsakon Burapha yang memanfaatkan bola mati.
Vietnam yang terpancing emosi justru melakukan kesalahan akibat tekanan, sehingga Thailand memimpin 1-0 di babak pertama. Agregat sementara menjadi 2-1 untuk Vietnam.
Memasuki babak kedua, Thailand mendapatkan hadiah penalti setelah Pham Xuanh Manh melakukan pelanggaran terhadap Kakana Khamyok.
Sayangnya, tendangan penalti Kakana melambung tinggi di atas mistar gawang, gagal menyamakan agregat. Kegagalan ini semakin menekan mental pemain Thailand.
Vietnam akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-52 melalui gol bunuh diri kiper Thailand, Chatchai Bootprom.
Gol ini tercipta akibat sontekan Do Hoang Hen yang mengenai tiang gawang sebelum akhirnya masuk ke gawang sendiri. Skor menjadi 1-1, dan agregat berubah menjadi 3-2 untuk Vietnam.
Peluang emas bagi Vietnam datang pada menit ke-69 ketika Nguyen Hai Long hampir mencetak gol setelah tembakannya mengenai tiang.
Sayangnya, bola liar tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Thailand kemudian kembali unggul pada menit ke-85 melalui tembakan Wanchai Jarunongkran yang membobol gawang Le Giang Patrik.
Namun, drama belum berakhir. Pada injury time babak kedua, Wanchai mencetak gol bunuh diri yang membuat skor akhir menjadi 2-2.
Dengan agregat 4-2, Vietnam resmi menjadi juara Piala AFF 2026. Kemenangan ini menegaskan posisi Vietnam sebagai kekuatan dominan di kawasan Asia Tenggara.
Pelatih Vietnam, Park Hang-seo, mengakui bahwa timnya harus bekerja keras untuk mengatasi tekanan Thailand.
“Kami tahu Thailand adalah lawan tangguh, tetapi mental juara kami tidak boleh goyah,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Thailand, Akira Nishino, menilai bahwa kegagalan dalam memanfaatkan peluang menjadi penyebab kekalahan.
Kemenangan Vietnam ini juga menjadi catatan penting dalam sejarah Piala AFF. Dengan gelar beruntun, Vietnam membuktikan bahwa konsistensi dan kerja keras adalah kunci kesuksesan.
Para pendukung di Vietnam pun merayakan kemenangan ini dengan penuh semangat.







