Tragedi Sound Horeg di Pati, Satu Orang Tewas Tersengat Kabel Listrik

INBERITA.COM, Peristiwa tragis terjadi dalam pawai sound horeg di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kegiatan yang semula ditujukan sebagai hiburan bagi warga justru berakhir duka setelah seorang anggota tim penyedia sound meninggal dunia akibat tersengat kabel listrik.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu malam (11/4), saat sekelompok pemuda desa menggelar pawai sound horeg dengan menggunakan sebuah truk yang dilengkapi perangkat audio berdaya besar.

Kendaraan itu berkeliling menyusuri jalan desa untuk meramaikan suasana, yang diduga masih dalam rangka kegiatan halal bihalal warga setempat.

“Sepertinya halal bi halal. Pemuda desa yang menyewa,” terang warga setempat Rahmono saat dimintai keterangan.

Pawai berjalan lancar hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, saat truk melintas di dekat area masjid desa, perjalanan terhenti karena terhalang kabel listrik yang melintang di jalan dengan posisi relatif rendah.

Kondisi kabel yang dinilai semrawut membuat kendaraan dengan muatan tinggi tersebut tidak dapat melintas.

“Antara pukul 20.00-21.00. Karena kabel semrawut dan tak terlalu tinggi kan jadi tak bisa lewat,” tambahnya.

Dalam situasi tersebut, tim sound horeg berinisiatif mencari solusi agar truk tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mencoba menaikkan kabel listrik yang menghalangi. Namun nahas, tindakan tersebut justru berujung petaka.

Saat proses menaikkan kabel listrik milik PLN berlangsung, salah seorang pria dari tim sound horeg diduga tidak menyadari adanya aliran listrik aktif pada kabel tersebut.

Ia kemudian tersengat arus listrik dengan tegangan tinggi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar serius yang berujung pada kematian di lokasi kejadian.

“Meninggal. Informasinya seperti itu,” tegas Rahmono.

Peristiwa ini sontak mengejutkan warga yang berada di sekitar lokasi. Suasana yang sebelumnya meriah berubah menjadi kepanikan dan duka.

Sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi korban yang sudah parah membuat nyawanya tidak tertolong.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui secara pasti oleh warga sekitar. Rahmono menyebut bahwa korban merupakan bagian dari tim penyedia sound yang disewa oleh pemuda desa untuk kegiatan tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan, terutama yang melibatkan peralatan besar dan berisiko tinggi seperti sound horeg.

Selain itu, kondisi instalasi kabel listrik yang melintang di jalan juga menjadi sorotan, mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan jika tidak tertata dengan baik.

Peristiwa nahas ini menambah daftar kecelakaan akibat sengatan listrik yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat.

Diperlukan kewaspadaan ekstra serta koordinasi dengan pihak terkait sebelum melakukan tindakan yang bersinggungan langsung dengan jaringan listrik, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.